Thursday, 19 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Bursa Asia dibuka bervariasi karena investor menilai pernyataan Presiden Tiongkok
Tuesday, 18 February 2025 07:31 WIB | MARKET UPDATE |Indeks Saham Asia

Bursa Asia-Pasifik dibuka bervariasi pada hari Selasa, sehari setelah Presiden Tiongkok Xi Jinping mengisyaratkan dukungan kepada sektor swasta negara itu dan mendesak para pelaku bisnis untuk "menunjukkan "bakat" mereka.

S&P/ASX 200 Australia turun 0,43%, menjelang keputusan kebijakan Reserve Bank of Australia. Reuters memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,1%.

Dolar Australia menguat 0,05% menjadi 635 terhadap dolar.

Indeks acuan Jepang Nikkei 225 mengawali hari dengan kenaikan 0,28%, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,37%.

Kospi Korea Selatan sedikit lebih tinggi, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,18%.

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada posisi lebih tinggi di 22.715 yang menunjukkan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan dengan penutupan HSI di 22.616,23.

Indeks teknologi Hang Seng, yang melacak 30 perusahaan teknologi terbesar yang terdaftar di Hong Kong, berbalik arah dari kenaikan minggu lalu menjadi turun lebih dari 2% pada hari Senin setelah komentar Xi dalam simposium tertutup yang jarang terjadi.

Singapura akan mengadakan anggaran pertamanya di bawah Perdana Menteri Lawrence Wong di kemudian hari. Analis mengharapkan lebih banyak dukungan untuk rumah tangga dan bisnis karena negara-kota itu bersiap untuk pemilihan umum pada bulan November.

Pasar AS ditutup karena hari libur umum. Kontrak berjangka saham AS lebih tinggi pada Senin malam, karena rata-rata utama keluar dari minggu yang menguntungkan.

Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 106 poin, atau 0,2%. Kontrak berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 naik masing-masing 0,2% dan 0,2%.(Cay)

Sumber:CNBC

RELATED NEWS
Tested EN...
Thursday, 8 January 2026 15:26 WIB

Tested ID...

Rally Mulai Kehabisan Tenaga, Bursa Asia Ikut Loyo...
Thursday, 8 January 2026 07:47 WIB

Bursa saham Asia melemah untuk hari kedua berturut-turut, menandakan reli awal tahun yang sempat "ngebut" mulai kehilangan tenaga. Di saat yang sama, obligasi pemerintah AS (Treasuries) mempertahankan...

Saham AS Ditutup Beragam pada Hari Rabu...
Thursday, 8 January 2026 04:24 WIB

Saham AS beragam pada hari Rabu karena investor mempertimbangkan data ekonomi yang tidak merata dibandingkan dengan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Federal Reserve, dengan S&P 500 turun 0...

Pasar Eropa Resah, Isu Greenland Panaskan Sentimen...
Wednesday, 7 January 2026 15:46 WIB

Saham-saham Eropa berada di wilayah yang beragam pada Rabu pagi, seiring dengan meningkatnya kegelisahan pasar regional atas ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland. Indeks Stoxx 6...

Pasar Asia Melambat, Jepang Tertekan & Minyak Turun...
Wednesday, 7 January 2026 07:26 WIB

Pasar saham Asia sedikit melemah pada Rabu setelah mencatat awal tahun terbaik sepanjang sejarah. Pelemahan dipicu oleh turunnya saham Jepang di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Indeks Nik...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS