Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ada Pembicaraan lanjutan dalam Krisis Di Ukraina,.Menurut Trump
Thursday, 4 September 2025 02:11 WIB | HANGSENG |Ekonomi Global

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia berencana untuk mengadakan pembicaraan tentang perang di Ukraina dalam beberapa hari mendatang setelah pertemuan puncaknya di Alaska dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan Agustus gagal mencapai terobosan.

Trump frustrasi karena ketidakmampuannya untuk menghentikan pertempuran, yang dimulai dengan invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, setelah ia awalnya memperkirakan akan dapat mengakhiri perang dengan cepat ketika ia menjabat Januari lalu.

Trump mengatakan ia akan mengadakan pembicaraan dalam beberapa hari ke depan. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Trump diperkirakan akan berbicara melalui telepon pada hari Kamis dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy.

Kepresidenan Prancis mengatakan sebelumnya pada hari Rabu bahwa beberapa pemimpin Eropa, termasuk Zelenskiy dan Emmanuel Macron dari Prancis, akan menghubungi Trump pada Kamis sore.

Panggilan telepon itu diperkirakan akan menyusul pertemuan virtual pada hari Kamis, yang diselenggarakan oleh Prancis, yang dihadiri sekitar 30 negara untuk membahas upaya terbaru mereka dalam memberikan dukungan keamanan kepada Ukraina setelah tercapai perjanjian damai dengan Rusia. Para pemimpin Eropa juga diperkirakan akan mengecam keengganan Moskow untuk bernegosiasi.

Putin menunjukkan sedikit minat untuk mengakhiri perang setelah ia dan Trump menyuarakan optimisme tentang kemajuan yang dicapai dalam pertemuan mereka di Anchorage pada 16 Agustus.

"Saya tidak punya pesan untuk Presiden Putin," kata Trump kepada para wartawan di Gedung Putih saat bertemu dengan Presiden Polandia Karol Nawrocki.

"Dia tahu di mana posisi saya dan dia akan membuat keputusan dengan cara apa pun. Apa pun keputusannya, kami akan senang atau tidak senang, dan jika kami tidak senang, Anda akan melihat hal-hal terjadi," katanya.

Trump tidak menjelaskan apa yang ia maksud, tetapi ia telah berbicara tentang kemungkinan menjatuhkan sanksi lebih lanjut kepada Rusia.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan...
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memut...

Hang Seng Tembus Tertinggi Sejak 30 Jan...
Wednesday, 11 February 2026 20:20 WIB

Indeks Hang Seng memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Rabu (11/2). Indeks naik 0,3% atau 83,23 poin dan ditutup di 27.266,38, sekaligus menand...

Rally Tipis Hang Seng, Investor Masih Waspada...
Tuesday, 10 February 2026 21:09 WIB

Indeks Hang Seng melanjutkan penguatannya pada Selasa (10/2), naik 156 poin (0,6%) dan ditutup di 27.183. Ini jadi kenaikan dua hari beruntun, dengan mayoritas sektor ikut mengangkat pasar tanda risk ...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan...
Monday, 9 February 2026 14:40 WIB

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik da...

Hang Seng Tersungkur, Sektor Keuangan Babak Belur...
Friday, 6 February 2026 22:53 WIB

Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS