
Indeks Nikkei Jepang naik tipis 0,2% pada hari Rabu (23/12), mencatatkan angka 50.519,41 dan mengikuti kenaikan yang terjadi di Wall Street semalam. Kenaikan ini dipicu oleh data ekonomi AS yang baru saja dirilis, yang memberikan gambaran campuran namun tetap menunjukkan ketahanan. Meskipun ada kekhawatiran mengenai beberapa indikator, data ketenagakerjaan yang solid dan kenaikan tajam dalam laba perusahaan di AS memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan Januari mendatang.
Di antara saham yang mencatatkan performa terbaik pada indeks utama Jepang, Screen Holdings melonjak 7,4%, sementara Sumitomo Metal Mining naik 4,2%, dan Japan Post Bank juga menguat 3,1%. Kenaikan saham-saham tersebut memberikan dorongan bagi Nikkei untuk bergerak lebih tinggi di tengah sentimen positif dari pasar global.
Pergerakan pasar Jepang ini dipengaruhi oleh sentimen pasar global, yang didorong oleh keyakinan investor bahwa ekonomi AS tetap menunjukkan kekuatan meskipun ada beberapa tanda ketidakpastian. Axel Rudolph, analis senior dari IG, mengatakan dalam email bahwa meskipun data ekonomi AS memperlihatkan gambaran yang campuran, namun masih ada keyakinan bahwa ekonomi AS cukup tangguh untuk menghindari penurunan yang tajam.
Mengenai pergerakan mata uang, USD/JPY tercatat berada di 156,07, sedikit turun dibandingkan dengan angka sebelumnya, yaitu 156,23 di New York pada hari Selasa. Hal ini menunjukkan adanya sedikit koreksi dalam nilai tukar dolar terhadap yen, meskipun dolar AS tetap didukung oleh prospek kebijakan moneter yang cenderung stabil.
Perhatian pasar saat ini terfokus pada keputusan kebijakan Federal Reserve, yang diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga stabil setelah data ekonomi yang kuat dan indikator pasar tenaga kerja yang menguat. Investor berharap untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk tentang arah kebijakan moneter AS yang akan berdampak pada pasar global.
Secara keseluruhan, Nikkei mencatatkan kenaikan stabil, seiring dengan pengaruh positif dari Wall Street dan indikator ekonomi AS yang relatif kuat, sementara pasar Jepang menguat dengan didorong oleh saham-saham unggulan dan sentimen pasar yang positif.(asd)
Sumber: Bloomberg
Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...
Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...
Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...
Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...
Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...