Thursday, 19 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nikkei Bisa Tertekan, Yen Rebound Jadi Penghalang
Tuesday, 23 December 2025 07:17 WIB | NIKKEI |Nikkei 225

Pasar saham Jepang mungkin menghadapi penurunan pada hari Selasa, mengingat ketidakpastian yang melanda prospek pendapatan domestik perusahaan Jepang. Rebound yen yang cukup modest dari penurunan sebelumnya juga berpotensi memberikan tekanan pada pasar. Sementara futures Nikkei tercatat turun 0,2% di 50320 pada SGX, kondisi ini memperlihatkan kecemasan pasar menjelang sesi perdagangan selanjutnya.

Pergerakan USD/JPY diperdagangkan pada 156,89, turun dari 157,33 yang tercatat pada penutupan pasar saham Tokyo pada hari Senin. Rebound yen ini menjadi perhatian besar, karena penguatan mata uang Jepang biasanya menambah beban pada eksportir Jepang yang bergantung pada kekuatan yen untuk mendongkrak daya saing harga produk mereka.

Investor kini berfokus pada pernyataan atau komentar dari pejabat pemerintah Jepang mengenai depresiasi yen terbaru dan apakah ada kemajuan terkait kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi. Kebijakan ekonomi yang akan diambil pemerintah sangat penting untuk mendorong pertumbuhan domestik dan memberikan keyakinan lebih bagi investor.

Pada hari Senin, Indeks Nikkei tercatat naik 1,8%, menutup pada level 50402,39. Namun, kenaikan ini dianggap hanya sementara karena ketidakpastian terkait arah kebijakan ekonomi domestik dan pergerakan mata uang Jepang.

Saham-saham yang diperdagangkan di pasar Jepang akan menghadapi tantangan di tengah rebound yen ini, dengan banyak analis memperkirakan potensi pelemahan lebih lanjut pada indeks saham Jepang dalam jangka pendek. Sementara itu, sektor yang sangat bergantung pada ekspor seperti teknologi dan otomotif kemungkinan akan terpengaruh oleh penguatan yen.

Namun, ada juga faktor positif yang mungkin membantu menopang pasar saham Jepang. Progres kebijakan ekonomi yang lebih jelas dari pemerintah dapat meningkatkan sentimen investor, terutama jika kebijakan tersebut berhasil memberikan dorongan kepada sektor-sektor domestik yang tertekan.

Dalam beberapa hari ke depan, pasar saham Jepang akan sangat bergantung pada komentar kebijakan pemerintah dan bagaimana langkah-langkah tersebut mempengaruhi nilai yen dan kinerja pendapatan perusahaan. Ini akan menjadi faktor penentu apakah Nikkei bisa mempertahankan momentum atau kembali mengalami penurunan.(asd)

Sumber: Bloomberg.com

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS