Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Nikkei Rontok Hampir 2%, Tapi Ada Saham yang Malah Terbang Sendirian
Friday, 14 November 2025 14:27 WIB | NIKKEI |Nikkei 225

Bursa saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Jumat, dengan indeks Nikkei 225 turun 1,76% di akhir sesi. Tekanan jual terutama datang dari sektor kertas & pulp, transportasi, serta komunikasi yang kompak melemah dan menyeret indeks ke zona merah. Secara umum, sentimen di pasar Tokyo cenderung defensif, dengan lebih banyak investor memilih mengurangi risiko menjelang akhir pekan.

Meski indeks jatuh cukup dalam, beberapa saham justru tampil sangat kuat. Toppan Printing Co. menjadi bintang hari ini setelah melonjak hampir 14% ke 4.244 yen per saham. Tokyo Tatemono juga mencuri perhatian dengan kenaikan lebih dari 10% ke 3.305 yen dan bahkan menyentuh level tertinggi dalam lima tahun. Toray Industries ikut meramaikan daftar top gainers dengan penguatan sekitar 9,4% ke 1.039 yen di sesi akhir.

Di sisi lain, tekanan jual paling besar menimpa Ebara Corp. yang anjlok sekitar 13,6% ke 3.926 yen. Furukawa Electric turun hampir 9,5% ke 9.823 yen, sementara Rakuten melemah sekitar 9,4% ke 951,90 yen. Secara keseluruhan, jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibanding yang naik: sekitar 2.235 saham melemah, 1.396 saham menguat, dan 200 saham tidak berubah. Menariknya, indeks volatilitas Nikkei justru turun hampir 5% ke level 27,49, menandakan pelaku pasar belum sepenuhnya panik meski indeks terkoreksi.

Dari sisi komoditas dan valas, pergerakan juga cukup dinamis. Harga minyak WTI kontrak Desember naik sekitar 1,5% ke USD 59,58 per barel, sementara Brent kontrak Januari menguat 1,36% ke sekitar USD 63,87 per barel. Emas berjangka Desember justru turun tipis 0,4% ke USD 4.177,55 per troy ounce. Di pasar valuta, USD/JPY cenderung datar di area 154,56, sedangkan EUR/JPY sedikit menguat ke 179,90. Indeks Dolar AS beranjak tipis naik 0,03% ke 99,08, memberi sinyal bahwa pergerakan hari ini lebih didorong faktor regional Jepang dan sentimen sektor daripada guncangan besar dari sisi mata uang.(Asd)
Sumber: Bloomberg.com

RELATED NEWS
Yen Menguat, Bursa Jepang Tahan Napas...
Thursday, 12 February 2026 19:13 WIB

Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...

Nikkei Cetak Rekor, Rali Jepang Dinilai Rentan...
Wednesday, 11 February 2026 20:13 WIB

Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...

Nikkei Pecah Rekor Lagi, "Sanaenomics" Mulai Dipercaya...
Tuesday, 10 February 2026 21:02 WIB

Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...

Takaichi Menang Telak, Bursa Tokyo Langsung Ngebut...
Monday, 9 February 2026 14:35 WIB

Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...

Saham Jepang Hijau, Harapan Ekonomi Balik Tumbuh...
Friday, 6 February 2026 22:28 WIB

Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS