
Saham Jepang ditutup melemah pada hari Selasa, dengan Indeks Nikkei turun 1,7% menjadi 51.497,20 dan Indeks Topix turun 0,7% menjadi 3.310,14. Aksi ambil untung pada saham-saham yang sebelumnya unggul, terutama yang terkait dengan sektor kecerdasan buatan (AI), menjadi faktor utama penurunan tersebut. SoftBank Group dan Advantest mencatatkan penurunan lebih dari 5%, setelah mencatatkan kenaikan tajam tahun ini. "Saham telah naik dengan sangat cepat, jadi tidak mengherankan jika kita melihat reposisi," kata Hiroshi Namioka, kepala strategi di T&D Asset Management.
Penguatan yen terhadap dolar juga memberikan tekanan pada pasar saham Jepang, menurut Jumpei Tanaka dari Pictet Asset Management. Meskipun sebagian besar sektor mengalami penurunan, ada beberapa saham yang tampil baik, seperti Lasertec yang naik 8,3% setelah hasilnya melampaui ekspektasi, serta Tokyo Electron dan Fanuc yang juga mencatatkan kinerja positif setelah hasil yang kuat. Namun, fokus investor yang lebih tertuju pada laporan pendapatan individu membuat pasar secara keseluruhan kesulitan untuk melanjutkan momentum kenaikan minggu ini. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Saham Jepang ditutup melemah tipis pada Kamis, saat perdagangan kembali berjalan usai libur. Sikap investor cenderung hati-hati setelah pejabat tinggi urusan mata uang Jepang menegaskan pemerintah tet...
Saham - saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa hari terakhir, didorong optimisme politik setelah kemenangan telak Perdana Menteri Sanae Takaichi dan ekspektasi agenda ekonomi yan...
Indeks Nikkei kembali ditutup di rekor tertinggi, melanjutkan reli setelah capaian all time high pada sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong optimisme pasar terhadap arah kebijakan Perdana Menteri Jep...
Saham Jepang menguat tajam di Tokyo setelah kemenangan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam pemilu hari Minggu memicu ekspektasi belanja pemerintah bakal semakin besar. Optimisme itu langsung mengangk...
Saham Jepang menutup pekan di zona hijau setelah survei Reuters memberi sinyal ekonomi Jepang kemungkinan kembali tumbuh pada kuartal IV 2025. Optimisme ini ditopang investasi korporasi yang solid dan...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...