Friday, 03 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 8 January 2026 22:55 WIB

Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg Television bahwa para pejabat Fed memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut mengingat pandangannya bahwa inflasi inti kemungkinan berada di angka 2,3%. "Saya menargetkan penurunan sekitar satu setengah poin. Sebagian besar didorong oleh pandangan saya tentang inflasi," kata Miran. "Inflasi inti berada dalam kisaran target kami, dan itu...

RECENT NEWS
Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB |

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sentimen global tetap "berat" setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman tarif terkait sengketa Greenland, yang membuat pelaku pasar kembali masuk mode risk-off. Trump menyatakan akan menerapkan tarif 10% mulai 1 Februari untuk barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris, serta mengancam eskalasi menjadi 25% per 1 Juni bila tidak ada kesepakatan...

Emas Nempel Rekor, Greenland Makin Panas
Tuesday, 20 January 2026 11:34 WIB |

Harga emas masih bertahan dekat level tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa, bergerak di sekitar $4.670 per ons. Permintaan aset aman tetap kuat karena ketegangan dagang AS“Eropa kembali meningkat, membuat investor menahan diri untuk kembali agresif ke aset berisiko. Sorotan terbaru datang dari Greenland. Laporan menyebut Denmark meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut, sementara Presiden AS Donald Trump dilaporkan tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk memperkuat kontrol atas pulau itu. Situasi ini menambah rasa gelisah pasar karena risiko geopolitik...

Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB |

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi mengganggu hubungan dagang lintas Atlantik, sehingga tekanan ke dolar makin terasa. Indeks US Dollar Index (DXY) turun sekitar 0,25% dan bergerak di area 99,10 “ 99,15. Pelemahan ini terjadi saat investor mulai mengurangi eksposur ke aset berbasis dolar dan beralih ke mata uang yang dianggap lebih aman di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Pemicu utama datang dari pernyataan Donald Trump...

AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB |

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombinasi ini membuat pasangan AUD/USD cenderung stabil dan sulit turun dalam. Penguat dari Australia datang dari TD-MI Inflation Gauge yang naik menjadi 3,5% YoY pada bulan Desember, dari 3,2% sebelumnya. Secara bulanan, inflasi melonjak 1,0% MoM yang disebut jadi laju tercepat sejak Desember 2023. Data ini membuat pasar berpikir tekanan harga di Australia belum benar-benar "jinak". Dari sisi...

Kenapa Emas & Perak Tiba-Tiba Meledak?
Monday, 19 January 2026 10:31 WIB |

Emas dan perak kembali mencetak rekor baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya terkait Greenland. Situasi ini langsung mendorong investor masuk ke aset aman, sehingga permintaan logam mulia meningkat tajam. Trump menyebut tarif awal 10% akan mulai berlaku pada 1 Februari 2026, lalu naik menjadi 25% pada Juni 2026. Ancaman ini memicu kekhawatiran akan balasan dari Eropa yang bisa berkembang menjadi perang dagang besar dan kondisi seperti ini biasanya membuat emas serta perak makin diburu. Para pemimpin Eropa...

Bullon Nikkei Futures Fiscal Infation Yellen Gold Outlook GDP Inggris Bursa China Indeks FTSE 100 GDP IndeksTopix Italia, Index Hang Seng indeks SP/ASX 200 Harga Konsumen Mata Uang Eropa
FISCAL
BOJ Semakin Dekat Capai Target Inflasi 2%, Suku Bunga Naik Lagi?
Thursday, 25 December 2025 12:00 WIB

Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Kazuo Ueda, menyatakan bahwa pencapaian inflasi 2% semakin mendekat, meskipun inflasi riil masih rendah. Ueda menegaskan bahwa BOJ akan terus menaikkan suku bunga...

MONETARY
Australia Pertahankan Cash Rate Sesuai Perkiraan
Tuesday, 1 April 2025 10:51 WIB

Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan cash rate pada 4,1% selama pertemuan bulan April, mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah setelah memangkas 25 bps dalam pertemuan bulan Februari,...