
Gubernur Federal Reserve, Stephen Miran, mengatakan pada hari Kamis bahwa ia menargetkan penurunan suku bunga sebesar 150 basis poin tahun ini untuk mendorong pasar tenaga kerja AS. Miran mengatakan kepada program Surveillance di Bloomberg Television bahwa para pejabat Fed memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut mengingat pandangannya bahwa inflasi inti kemungkinan berada di angka 2,3%. "Saya menargetkan penurunan sekitar satu setengah poin. Sebagian besar didorong oleh pandangan saya tentang inflasi," kata Miran. "Inflasi inti berada dalam kisaran target kami, dan itu...
Emas masih sulit bangkit pada Kamis (5/2) meski sinyal pelemahan dari data tenaga kerja AS mulai terlihat. Penyebab utamanya: dolar AS tetap menguat (atau minimal bertahan kuat), sehingga tekanan ke logam mulia belum mereda. Pemicu awal datang dari data JOLTS Job Openings yang turun tajam. Rilis untuk Desember 2025 menunjukkan lowongan kerja berada di 6,542 juta, jauh di bawah perkiraan 7,200 juta. Normalnya, angka yang melemah seperti ini memberi ruang bagi emas untuk menguat karena pasar bisa mulai membayangkan suku bunga lebih rendah. Namun, kali ini efeknya tertahan karena dolar justru...
Harga minyak kembali merosot pada hari Kamis (5/2) setelah Iran memastikan akan membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat. Kepastian dialog ini menurunkan kekhawatiran pasar atas risiko serangan militer langsung terhadap Iran, salah satu produsen utama di OPEC, sehingga sebagian premi risiko mulai dilepas. Minyak Brent melemah sekitar 2% dan bergerak ke kisaran $67 per barel, setelah reli hampir 5% dalam dua sesi sebelumnya. Sementara itu, WTI turun lebih dalam sekitar 2,5% ke area $63 per barel. Konfirmasi jadwal perundingan di Oman pada Jumat disampaikan oleh Abbas Araghchi, yang...
Emas masih mempertahankan penguatannya setelah sempat jatuh tajam dari rekor tertinggi. Setelah pembeli "buy the dip" masuk saat harga turun, tekanan jual mulai mereda dan pergerakan emas kembali lebih stabil. Pada perdagangan awal, emas batangan berada di sekitar $4.950 per ons setelah sempat melonjak lebih dari 6% pada sesi sebelumnya. Dorongannya datang dari suasana pasar yang kembali risk-on dan dolar AS melemah. Perak juga cenderung tenang. Meski begitu, posisi emas masih sekitar 12% di bawah rekor tertinggi yang tercetak 29 Januari, namun tetap naik hampir 15% sepanjang tahun ini....
Oil prices rose for the second consecutive day after US-Iran tensions resurfaced. The trigger: the US reportedly shot down an Iranian drone near an American aircraft carrier in the Arabian Sea an event that immediately put the market on alert. The West Texas Intermediate contract moved closer to $64 per barrel, after surging 1.7% on Tuesday. Meanwhile, Brent Crude closed above $67, indicating market sentiment is shifting toward a risk-on scenario. Despite the initial "shock" to the market, the tensions have not yet escalated into a major escalation. Donald Trump emphasized that diplomacy...
Emas (XAU/USD) mulai menarik pembeli pada Selasa setelah jatuh tajam dua hari dan sempat menyentuh area $4.400”level terendah sejak 6 Januari. Pemulihan ini terbantu karena dolar AS melemah tipis dan menjauh dari puncak lebih dari sepekan yang tercapai pada Senin. Namun, penguatan dolar berpotensi tidak mudah hilang. Penunjukan Kevin Warsh oleh Donald Trump sebagai calon Ketua Federal Reserve berikutnya ditambah data manufaktur AS yang solid dipandang bisa membuat The Fed tetap hati-hati menurunkan suku bunga. Kombinasi ini cenderung jadi penahan laju emas. Di sisi sentimen, pasar juga...
Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ), Kazuo Ueda, menyatakan bahwa pencapaian inflasi 2% semakin mendekat, meskipun inflasi riil masih rendah. Ueda menegaskan bahwa BOJ akan terus menaikkan suku bunga...
Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan cash rate pada 4,1% selama pertemuan bulan April, mempertahankan biaya pinjaman tidak berubah setelah memangkas 25 bps dalam pertemuan bulan Februari,...