Wednesday, 18 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump mengincar 'tarif dunia' sebesar 15-20%
Tuesday, 29 July 2025 01:35 WIB | ECONOMY |Global

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa sebagian besar mitra dagang yang tidak menegosiasikan perjanjian dagang terpisah akan segera dikenakan tarif sebesar 15% hingga 20% atas ekspor mereka ke Amerika Serikat, jauh di atas tarif umum 10% yang ia kenakan pada bulan April.

Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa pemerintahannya akan segera memberi tahu sekitar 200 negara tentang tarif "tarif dunia" baru mereka.

"Saya perkirakan tarifnya akan berada di kisaran 15 hingga 20%," kata Trump kepada para wartawan, duduk bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di resor golf mewahnya di Turnberry, Skotlandia. "Mungkin salah satu dari dua angka itu."

Trump, yang telah berjanji untuk mengakhiri defisit perdagangan AS selama beberapa dekade dengan mengenakan tarif pada hampir semua mitra dagang, telah mengumumkan tarif yang lebih tinggi hingga 50% untuk beberapa negara, termasuk Brasil, mulai hari Jumat.

Pengumuman tersebut telah memicu negosiasi sengit oleh sejumlah negara yang mengupayakan tarif yang lebih rendah, termasuk India, Pakistan, Kanada, dan Thailand, di antara negara-negara lainnya.

Presiden AS pada hari Minggu mencapai kesepakatan perdagangan besar dengan Uni Eropa yang mencakup tarif 15% untuk sebagian besar barang Uni Eropa, investasi senilai $600 miliar di AS oleh perusahaan-perusahaan Eropa, dan pembelian energi senilai $750 miliar selama tiga tahun ke depan.

Kesepakatan ini menyusul kesepakatan senilai $550 miliar dengan Jepang minggu lalu dan perjanjian yang lebih kecil dengan Inggris, Indonesia, dan Vietnam. Perundingan lain sedang berlangsung, termasuk dengan India, tetapi prospek untuk lebih banyak perjanjian telah meredup sebelum hari Jumat, batas waktu Trump untuk kesepakatan sebelum tarif yang lebih tinggi berlaku.

Trump telah berulang kali mengatakan bahwa ia lebih menyukai tarif yang lugas daripada negosiasi yang rumit.

"Pada dasarnya, kami akan menetapkan tarif untuk seluruh dunia," ujarnya lagi pada hari Senin. "Dan itulah yang akan mereka bayar jika ingin berbisnis di Amerika Serikat. Karena Anda tidak bisa hanya duduk dan membuat 200 kesepakatan."

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan pada hari Senin bahwa perundingan perdagangan dengan AS berada pada fase yang intens, mengakui bahwa negaranya masih berharap untuk mendapatkan tarif di bawah 35% yang diumumkan oleh Trump untuk beberapa impor Kanada.

Carney mengakui bulan ini bahwa Kanada - yang mengirimkan 75% ekspornya ke Amerika Serikat - kemungkinan harus menerima beberapa tarif.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS