Wednesday, 18 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Netanyahu mengatakan jatuhnya kepemimpinan Iran bukan tujuan
Friday, 20 June 2025 04:35 WIB | ECONOMY |Globall

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa perubahan atau jatuhnya kepemimpinan Iran bukanlah tujuan dari serangan Israel tetapi bisa jadi akibat.

"Persoalan perubahan rezim atau jatuhnya rezim ini pertama-tama dan terutama merupakan masalah bagi rakyat Iran. Tidak ada yang dapat menggantikannya.

"Dan itulah mengapa saya tidak menyajikannya sebagai tujuan. "Itu bisa jadi sebuah hasil, tetapi itu bukan tujuan yang dinyatakan atau formal yang kita miliki," kata Netanyahu dalam sebuah wawancara dengan televisi publik Israel, Kan.

Ia mengatakan Israel memiliki kekuatan untuk menyingkirkan semua fasilitas nuklir Iran, terlepas dari apakah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk bergabung atau tidak.

Netanyahu berbicara di depan Gedung Putih dan mengatakan Trump akan memutuskan dalam dua minggu ke depan apakah akan terlibat.

Analis militer percaya Israel mungkin memerlukan bantuan bom penghancur bunker militer AS untuk menghancurkan Pabrik Pengayaan Bahan Bakar Fordow, permata mahkota program nuklir Iran yang terkubur di bawah gunung dekat kota Qom.

Ketika ditanya apakah Fordow dapat diatasi dengan atau tanpa Amerika, Netanyahu berkata: "Kami memiliki kekuatan untuk menyingkirkan semua target kami, semua fasilitas nuklir mereka, tetapi keputusan presiden apakah ia ingin bergabung atau tidak lagi menjadi keputusannya.

Pada hari Rabu, Trump mengatakan Amerika Serikat sendiri memiliki kemampuan untuk menghancurkan atau membongkar Fordow. "Tetapi itu tidak berarti saya akan melakukannya - sama sekali," kata Trump.(Cay)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS