Wednesday, 18 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
RBA Mempertimbangkan Waktu Untuk Pemangkasan Suku Bunga Sehingga Tingkat Pengangguran Australia Stabil
Thursday, 14 November 2024 07:25 WIB | ECONOMY |ECONOMICRBAEkonomi Australia

Biro Statistik Australia (ABS) akan merilis laporan ketenagakerjaan bulanan Oktober pukul 00:30 GMT pada hari Kamis(14/11). Negara tersebut diperkirakan telah menambah 25 ribu posisi pekerjaan baru, sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan akan tetap stabil di angka 4,1%. Dolar Australia (AUD) diperdagangkan mendekati level terendah multi-minggu terhadap Dolar AS (USD) menjelang acara tersebut di tengah permintaan USD yang terus berlanjut, dengan pasangan AUD/USD diperdagangkan tepat di atas angka 0,6500.

Laporan ABSEmployment Change memisahkan pekerjaan penuh waktu dari pekerjaan paruh waktu. Menurut definisinya, pekerjaan penuh waktu berarti bekerja 38 jam atau lebih per minggu dan biasanya mencakup tunjangan tambahan, tetapi sebagian besar mewakili pendapatan yang konsisten. Di sisi lain, pekerjaan paruh waktu umumnya menawarkan tarif per jam yang lebih tinggi tetapi tidak memiliki konsistensi dan tunjangan. Inilah sebabnya mengapa pekerjaan penuh waktu memiliki bobot lebih besar daripada pekerjaan paruh waktu saat menetapkan jalur arah untuk AUD.

Laporan bulan September menunjukkan negara Oseania tersebut menciptakan 51,6 ribu pekerjaan penuh waktu dan 12,5 ribu posisi paruh waktu, sehingga menghasilkan Perubahan Pekerjaan bersih sebesar 64,1 ribu. Tingkat Pengangguran, saat ini, tercatat sebesar 4,1% untuk bulan kedua berturut-turut.(Ayu)

Sumber: FXStreet

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS