
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Emas naik tipis di awal sesi Asia, didukung oleh kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global yang dapat dipicu oleh tarif. Presiden Trump pada hari Selasa mengancam akan menggandakan tarif pada logam Kanada, tetapi kemudian menarik kembali ancaman tersebut setelah provinsi Ontario mencabut biaya tambahan untuk listrik yang ditujukan ke AS. Ada kekhawatiran yang berkembang tentang potensi perlambatan ekonomi di AS, kata Ruben Ferreira dari FlowCommunity dalam sebuah email. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas bergerak di atas area $2900 selama sesi Eropa pada hari Selasa (11/3).Hal ini didukung oleh efek dari tajuk utama dari para pemimpin koalisi Hijau Jerman, yang mengatakan pagi ini telah memberikan lampu hijau untuk kesepakatan pengeluaran pertahanan. Hal itu meningkatkan kepercayaan pada Euro (EUR) dan memicu penurunan baru dalam Indeks Dolar AS (DXY), yang membuka pintu bagi Bullion untuk melonjak. Sumber: Newsmaker.id
Harga perak (XAG/USD) melonjak tajam pada sesi Eropa hari Selasa (11/3). Logam putih menguat karena Dolar AS (USD) menghadapi aksi jual tajam, dengan investor bersikap hati-hati terhadap prospek ekonomi Amerika Serikat (AS) akibat agenda tarif Presiden Donald Trump. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, merosot mendekati 103,35, level terendah yang terlihat dalam empat bulan. Dolar AS yang lebih rendah membuat logam mulia, seperti Perak, lebih menarik bagi investor. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas (XAU/USD) berjuang untuk memanfaatkan kenaikan intraday moderatnya dari level terendah satu minggu dan tetap di bawah level $2.900 sepanjang sesi Asia pada hari Selasa(11/03). Ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump dan dampaknya terhadap ekonomi global terus membebani sentimen investor. Hal ini, pada gilirannya, membantu emas batangan safe haven untuk menarik beberapa pembeli intraday yang sedang turun mendekati wilayah $2.880. Sumber: Newsmaker.id
Harga Perak sedikit berubah pada hari senin (10/3) setelah kenaikan mingguan yang kuat sebesar 4,4%, karena ketegangan perdagangan terus mendominasi berita dan investor menunggu data inflasi AS untuk wawasan tentang langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya. Ketidakpastian pasar semakin dalam setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Kanada akan segera menghadapi tarif timbal balik pada produk susu dan kayu. Ini terjadi setelah AS menunda tarif 25% pada berbagai barang Kanada dan Meksiko selama sebulan, sementara tindakan pembalasan Kanada tetap berlaku dan tarif China pada...
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...