Sunday, 05 April 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...

RECENT NEWS
Perak Sesi Eropa Kemana?
Friday, 9 January 2026 15:55 WIB | Perak

Perak bergerak di sekitar $77.430, geraknya cenderung menunggu pemicu dari dolar AS & hasil. Kalau dolar menguat, perak biasanya ketahan; kalau dolar melemah, perak lebih mudah lagi naik.Fundamentalnya masih ditopang safe haven (ketidakpastian global) ditambah permintaan industri (elektronik/solar). Tapi tetap sensitif sama data ekonomi AS: kalau data kuat, dolar naik, perak rawan koreksi kalau data melemah, perak lebih support.(asd)Harga perak pada saat analisis ini adalah $77,473Penafian:Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap memperhitungkan...

Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar
Thursday, 8 January 2026 17:19 WIB | Perak SILVER

Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sentimen pasar juga cenderung berhati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting, yang membuat pelaku pasar mengurangi posisi di aset safe haven. Meski demikian, pelemahan emas dinilai masih terbatas karena ketidakpastian global dan risiko geopolitik tetap menjadi faktor pendukung. Investor kini menanti sinyal lanjutan dari arah kebijakan suku bunga The Fed, dengan pergerakan emas...

Perak Kembali Menggila? $78 Menjadi Perebutan Kekuasaan!
Thursday, 8 January 2026 10:21 WIB | Perak

Perak (XAG/USD) hari ini terkonsolidasi di sekitar $78,05/oz (real-time), setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Area ini menunjukkan pasar "menahan napas" karena pelaku pasar menunggu pemicu utama oleh karena itu, pergerakannya cenderung sedikit berfluktuasi sambil mencari arah baru.Dari perspektif fundamental, dua faktor yang paling mendorong perak hari ini adalah penyeimbangan kembali indeks komoditas, yang dapat memicu penjualan berjangka (lebih merupakan tekanan "pasar kertas" jangka pendek), dan arah dolar serta suku bunga AS menjelang rilis NFP hari Jumat. Data AS...

Jelang Data AS, Emas Berbalik Turun
Wednesday, 7 January 2026 19:41 WIB | GOLD EMAS

Harga emas turun pada perdagangan terbaru seiring investor memilih ambil untung setelah reli sebelumnya, sambil menunggu kepastian dari data ekonomi Amerika Serikat. Fokus pasar kini tertuju pada rilis data tenaga kerja yang dinilai akan menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed, sehingga minat beli emas cenderung tertahan meski tensi geopolitik masih tinggi. Sumber: Newsmaker.id

Bank Sentral Australia, Market Update saham A.S HSBC ISM AS AUD/USD, BOJ U.S.Jobs Claim Saham Asia Retail Sales Saham AS Indeks US Dollar Bloomberg Bank of Japan Huawei, Pasar tenaga kerja, Index Hang Seng
ASIA
Bursa Asia Jatuh Ikuti Koreksi Wall Street
Friday, 21 November 2025 07:24 WIB

Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...

EUROPE
Saham Eropa Melambat dari Rekor Tertinggi
Thursday, 8 January 2026 01:10 WIB

Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....

GLOBAL ECONOMY
Mahkamah Agung vs Tarif: Pasar Siaga Guncangan
Thursday, 8 January 2026 20:09 WIB

Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...