
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Perak masih berada di bawah tekanan jual yang besar untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis.Perak (XAG/USD) bergerak turun untuk hari ketiga berturut-turut yang juga menandai hari keempat pergerakan negatif dalam lima hari sebelumnya dan turun ke level terendah lebih dari dua minggu selama sesi Asia pada hari Kamis. Namun, logam putih tersebut menunjukkan beberapa ketahanan di area bawah meskipun pengaturan teknis mendukung prospek perpanjangan tren turun yang sudah berlangsung selama satu minggu.Sampai berita ini di rilis,haragaPerak berada di level $ 31.993 Sumber: Newsmaker.id
Harga emas diperdagangkan di level $3247 diawal sesi Asia pada hari Kamis (1/5) hal ini diiringi dengan berita bahwa pemerintahan Trump hampir mengumumkan tahap pertama kesepakatan yang akan mengurangi tarif yang direncanakan terhadap beberapa negara juga meredakan beberapa kekhawatiran tentang prospek perdagangan global. Adanya peredaan perang tarif AS-Tiongkok menyebabkan harga Emas ada di level yang normal. Sumber : Newsmaker.id
Harga perak memangkas kerugian sebelumnya hingga diperdagangkan mendekati $32,60 per ons pada hari Rabu (30/4), karena laporan PDB AS yang lebih lemah dari perkiraan untuk Q1 2025 memicu kekhawatiran resesi baru di tengah ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung. Perekonomian AS menyusut sebesar 0,3% pada kuartal pertama, gagal memenuhi ekspektasi pertumbuhan 0,3%, sebagian besar disebabkan oleh lonjakan impor lebih dari 40%, karena bisnis dan konsumen menimbun barang menjelang kenaikan tarif yang diantisipasi dari pemerintahan Trump. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas memangkas sebagian penurunan pada hari Rabu (30/4) karena spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga meningkat pasca pertumbuhan AS pada kuartal pertama lebih lemah dari perkiraan. Emas batangan telah turun lebih dari 1% di awal sesi, tetapi berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan keempat beruntun, naik 6% sejauh ini pada bulan April. Sumber : Newsmaker.id
Emas turun tipis untuk hari kedua karena Presiden Donald Trump mengurangi dampak beberapa tarif otomotif dan menunjukkan kemajuan dalam negosiasi perdagangan dengan beberapa negara. Emas batangan diperdagangkan mendekati $3.305 per ons, menyusul penurunan 0,8% pada sesi sebelumnya karena sentimen risiko kembali ke pasar yang lebih luas. Sumber : Newsmaker.id
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...