
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Emas stabil pada hari Senin (9/6) ” setelah merosot hampir 2% selama dua sesi sebelumnya ” karena putaran pembicaraan dagang AS-Tiongkok berikutnya menawarkan harapan ketegangan antara dua ekonomi terbesar itu dapat diredakan. Harga emas batangan diperdagangkan di atas $3.315 per ons, setelah turun pada hari Jumat karena data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan mengurangi beberapa kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi negara itu. Negosiator perdagangan utama dari Washington dan Beijing akan mengadakan pembicaraan baru di London pada hari Senin, dengan dominasi Tiongkok dalam...
Harga emas membalikan kenaikan sebelumnya dan mengalami penurunan hingga 1% setelah data dari Non Farm Payroll menunjukkan peningkatan pada data tenaga kerja terbaru serta pandangan pasar yang menganggap adanya penurunan tensi pada perang dagang AS-China. Nonfarm Payrolls (NFP) di Amerika Serikat (AS) naik 139.000 pada Mei, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angka ini menyusul kenaikan 147.000 (direvisi dari 177.000) yang tercatat pada bulan April dan sedikit lebih baik dari ekspektasi pasar sebesar 126.000. Rincian lain dari laporan tersebut menunjukkan bahwa...
Harga perak (XAG/USD) tetap menguat untuk sesi kedua berturut-turut, mempertahankan posisinya mendekati level tertinggi sejak Februari 2012. Harga logam abu-abu tersebut diperdagangkan sekitar $36,16 per troy ounce disaat memasuki sesi Eropa pada hari Jumat. Harga logam mulia, termasuk Perak, melonjak karena permintaan aset safe haven meningkat di tengah data ekonomi yang lemah dari Amerika Serikat (AS), yang memicu ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed). Klaim Pengangguran Awal Mingguan hari Kamis naik menjadi 247.000, di atas ekspektasi 235.000.
Harga emas memangkas kenaikannya menjelang pada saat memasuki sesi Eropa hari Jumat (6/6). Pergerakan ini terjadi karena banyak dari investor lebih memilih untuk menunggu rilis data penting dari Amerika nanti malam sebagai acuan kebijakan ekonomi kedepannya. Data penggajian nonpertanian yang akan dirilis pada hari Jumat diperkirakan akan lebih rendah untuk bulan Mei, terutama setelah serangkaian data pasar tenaga kerja yang lemah sepanjang minggu. Tren perekrutan AS terhambat oleh meningkatnya ketidakpastian atas kebijakan ekonomi di bawah Trump, terutama agenda tarifnya.
Harga emas menguat di sesi perdagangan pagi Asia hari Jumat (6/6), di dukung oleh pertemuan Trump dan Xi via telpon dan data ekonomi AS yang di rilis hari Kamis mengindikasikan pelemahan berkelanjutan dalam data pasar tenaga kerja AS serta meredanya ketegangan perang dagang. Presiden Trump mengatakan pembicaraannya dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping produktif dan kedua belah pihak sepakat untuk segera bertemu. Sementara investor tetap bersikap hati-hati jelang rilis laporan penggajian nonpertanian AS Jumat malam ini (6/6).
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...