
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Emas menguat ke $3.340 pada sesi Eropa (01/07) didorong pelemahan Dolar AS karena pasar makin yakin The Fed akan memangkas suku bunga. Kekhawatiran fiskal AS ikut tekan USD ke level terendah sejak 2022, menopang daya tarik emas sebagai aset aman. Ketidakpastian jelang kebijakan tarif Trump 9 Juli juga mendorong permintaan safe haven. Namun, sentimen risk-on dan rilis data NFP AS pekan ini membuat pasar cenderung wait and see. Secara umum, fundamental masih berpihak pada penguatan emas. Sumber: ayu-Newsmaker.id
Logam ini berada di bawah tekanan moderat karena sentimen pasar yang lebih luas mendukung risiko. Ekuitas AS mempertahankan kenaikan baru-baru ini mendekati rekor tertinggi. Meningkatnya selera risiko terus membebani permintaan untuk aset safe haven tradisional, membatasi kenaikan Perak. Sumber: Newsmaker.id
Harga emas mendapatkan sedikit dorongan dari ekspektasi pemangkaan suku bunga AS pada pebukaan hari Selasa (1/7) ini. Pasar mengharapkan tiga pemangkasan suku bunga di AS selama paruh kedua tahun ini, yang dapat mendukung aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas. Disisi emas juga masih mendapatkan ketahan berkat kombinasi pelemahan dolar AS dan ketidakpastian global yang sampai saat ini masih berkecamuk khususnya di Timur Tengah antara Israel-Iran.(mrv@Newsmaker)
Harga emas bertahan stabil di kisaran $3.298 per ons pada perdagangan, setelah sempat menguat tipis didorong oleh pelemahan dolar AS. Pelaku pasar saat ini berhati-hati menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, termasuk laporan ADP dan Nonfarm Payrolls, yang dijadwalkan keluar pertengahan minggu ini. Sumber: Newsmaker.id
Harga silver saat ini berada di $36,075, sedikit melemah setelah tekanan jual dari pasar logam mulia yang lebih luas. Secara fundamental, penurunan ini dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik global, khususnya setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel, yang mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dan perak. Selain itu, data ekonomi dari Tiongkok sebagai konsumen logam industri terbesar masih menunjukkan pelemahan, khususnya dari sektor manufaktur, yang menambah kekhawatiran akan permintaan jangka pendek. Dari sisi AS, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh...
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...