
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. Langkah Washington yang dikaitkan dengan pengetatan pengawasan dan penegakan sanksi terhadap pengiriman minyak Rusia dipandang Moskow sebagai tindakan provokatif yang dapat memperburuk hubungan kedua negara. Pihak Rusia menilai aksi tersebut sebagai upaya Amerika Serikat untuk menekan ekspor energi Rusia sekaligus memperkuat dominasinya di pasar minyak global. Sementara itu, Washington berdalih...
Perak diperdagangkan pada harga $53.806/oz di Asia, mendekati rekor tertinggi terbarunya. Arus masuk aset safe haven tetap kuat karena ketegangan AS-Tiongkok dan ketidakpastian ekonomi makro, sementara spekulasi penurunan suku bunga The Fed menekan imbal hasil dan dolar AS”kombinasi yang biasanya mendukung logam mulia. Di sisi fisik, permintaan musiman dari Asia membantu menjaga penawaran tetap terkendali, menjaga keuntungan tetap stabil meskipun volatil. Harga perak pada saat analisis ini dirilis adalah $52.806.Pernyataan:Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap...
Harga minyak naik setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan India akan berhenti membeli minyak dari Rusia. Langkah ini diperkirakan akan memperketat pasokan global, mendorong Brent tembus $62 dan WTI mendekati $59 per barel.Meski belum ada konfirmasi resmi dari India, pasar langsung bereaksi. Ditambah lagi, stok minyak AS melonjak 7,4 juta barel, tapi sentimen geopolitik masih jadi penggerak utama kenaikan harga saat ini.(asd) Harga minyak Brent saat artikel ini ditulis adalah $62.19 Disclaimer:Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Pertimbangkan...
Pada Rabu, 15/10, harga perak spot berada di sekitar $51,928/oz, mereda dari lonjakan rekor kemarin yang sempat menembus $53+ di London. Reli ekstrem dipicu kelangkaan logam fisik di London-mendorong premi spot atas futures New York-namun selisih itu mulai menyempit seiring tanda-tanda "squeeze" mereda, meski kondisi pasokan tetap ketat dan biaya pinjam (lease rate) masih jauh di atas normal. Ke depan, sentimen perak akan ditentukan oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed-yang menguntungkan logam mulia-serta risiko kebijakan dari penyelidikan Section 232 AS atas mineral krusial yang...
Pada hari Rabu (15 Oktober), selama sesi Asia, harga emas diperdagangkan di kisaran $4.166, didorong oleh ekspektasi penurunan imbal hasil obligasi AS menyusul sinyal Jerome Powell untuk memangkas suku bunga sebesar 25 bps bulan ini. Hal ini meningkatkan minat terhadap aset seperti emas dan menurunkan imbal hasil AS, sementara ketegangan AS-Tiongkok mempertahankan permintaan aset safe haven.Untuk emas, dukungan struktural tetap kuat: pembelian oleh bank sentral, arus masuk ETF, dan kebutuhan untuk melakukan lindung nilai terhadap ketidakpastian kebijakan dan defisit fiskal. Lebih lanjut,...
Seiring dengan ekspektasi bahwa Powell mungkin akan memberi sinyal bahwa bank sentral AS akan tetap waspada atau berhati-hati dalam pelonggaran kebijakan suku bungaPada saat penulisan, Harga Emas berada di $4,134 Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Asia kompak melemah pada Jumat, mengikuti kejatuhan Wall Street. Reli singkat saham teknologi yang sempat dipimpin Nvidia cepat memudar, sehingga investor kembali menghindari aset...
Indeks saham Eropa ditutup sedikit lebih rendah pada hari Rabu karena ekuitas beristirahat sejenak dari momentum kuat baru-baru ini, sementara investor terus menilai prospek kebijakan ECB tahun ini....
Putusan Mahkamah Agung yang akan datang mengenai legalitas tarif besar-besaran yang diluncurkan Presiden Donald Trump pada bulan April, yang sempat mengguncang pasar, menjadi salah satu ujian besar...