Thursday, 19 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AUD/USD melonjak karena pengetatan kebijakan moneter oleh RBA
Friday, 2 January 2026 16:24 WIB | AUD/USD | Australia

Dolar Australia adalah mata uang utama dengan kinerja terbaik di awal tahun yang relatif tenang. Dolar Australia menguat hampir 0,5% terhadap Dolar AS dalam grafik harian sejauh ini, didorong oleh sentimen pasar yang positif dan harapan yang tinggi bahwa langkah selanjutnya oleh Reserve Bank of Australia (RBA) akan berupa kenaikan suku bunga.

Komentar hawkish oleh Gubernur RBA Michelle Bullock, setelah keputusan kebijakan moneter 9 Desember, dan risalah rapat, mengungkapkan bahwa kekhawatiran para pembuat kebijakan tentang inflasi telah menjadi pusat perhatian, dan kemungkinan kenaikan suku bunga telah dibahas bulan lalu.

Inflasi konsumen meningkat menjadi 3,8% per tahun pada Oktober, dari 3,6% pada September dan 3,2% pada Agustus. Laporan inflasi November akan dirilis minggu depan, dan angka pertumbuhan upah menunjukkan bahwa tekanan harga mungkin terus meningkat. Jika demikian, spekulasi kenaikan suku bunga RBA yang akan datang kemungkinan akan mendukung apresiasi dolar Australia.

Sebaliknya di AS, Federal Reserve (Fed) masih berada di tengah siklus pelonggaran kebijakan moneternya. Data AS baru-baru ini cukup positif, termasuk angka klaim pengangguran mingguan pada hari Rabu, tetapi itu tidak akan menghalangi Presiden AS Donald Trump untuk mengganti Ketua Jerome Powell dengan seorang partisan yang pro-pelonggaran kebijakan moneter di akhir masa jabatannya pada bulan Mei.

Volume perdagangan tetap tipis pada hari Jumat, dengan pasar di Jepang dan Tiongkok tutup karena perayaan Tahun Baru. Satu-satunya peristiwa yang patut disebutkan adalah rilis PMI Manufaktur Global S&P AS, yang diperkirakan akan mengkonfirmasi bahwa aktivitas bisnis sektor tersebut melambat menjadi 51,8 pada bulan Desember dari 52,2 pada bulan November, masih pada tingkat yang konsisten dengan pertumbuhan aktivitas yang moderat.(Cay0

Sumber: fxstreet

RELATED NEWS
AUD Tetap Tangguh China Ngebut, Dolar AS Loyo...
Monday, 19 January 2026 11:38 WIB

Dolar Australia (AUD) bertahan kuat di awal pekan setelah data inflasi Australia menguat, sementara dolar AS melemah karena sentimen pasar semakin hati-hati akibat beredarnya isu AS Greenland. Kombina...

Dolar Australia Menguat, Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga RBA...
Wednesday, 24 December 2025 09:33 WIB

Dolar Australia (AUD) terus menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Rabu, mencatatkan kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut. Penguatan AUD didorong oleh rilis Notulen Pertemuan RBA (Bank Sentral...

Dolar Australia Kuat, Fed Bakal Bikin USD Loyo?...
Friday, 5 December 2025 08:03 WIB

Pasangan mata uang AUD/USD saat ini masuk fase konsolidasi bullish, alias istirahat sejenak dalam tren naik, dan bergerak di sekitar area 0,6600 pada sesi Asia hari Jumat(5/12). Level ini berada tepat...

Data Ekonomi Mengecewakan, Aussie kok malah naik?...
Wednesday, 3 December 2025 10:06 WIB

Dolar Australia (AUD) bergerak naik dan mencapai level tertinggi tiga minggu terhadap Dolar AS (USD) pada sesi Asia hari Rabu. Kenaikan ini terjadi meski data ekonomi Australia kurang memuaskan.Badan ...

Aussie Ngegas, RBA Makin Galak?...
Wednesday, 26 November 2025 10:50 WIB

Dolar Australia menguat ke kisaran US$0,65 pada Rabu(26/11), menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Penguatan ini terjadi setelah data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, sehingga pasar ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS