Wednesday, 15 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Hong Kong ditutup turun lebih dari 5% seiring kekhawatiran hukum China (Review)

Saham Hong Kong melemah lebih dari lima persen pada Jumat pasca proposal China untuk undang-undang keamanan baru untuk kota itu memicu kekhawatiran tentang protes baru di pusat keuangan dan memicu ketegangan lebih lanjut dengan Amerika Serikat.

Indeks Hang Seng turun 5,56 persen, atau 1.349,99 poin, menjadi 22.930,14.

Indeks Shanghai Composite turun 1,89 persen, atau 54,16 poin, menjadi 2.813,77, sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua China kehilangan 2,02 persen, atau 36,22 poin, menjadi 1.752,42.

RELATED NEWS
Bursa Hong Kong Berakhir Lebih Rendah Lebih Dari 1 Persen (Review)...
Wednesday, 15 July 2020 03:20 WIB

Bursa Hong Kong berakhir lebih rendah lebih dari satu persen pada hari Selasa, sejalan dengan merosotnya di Asia, karena para pedagang khawatir atas penerapan kembali langkah-langkah penahanan di bebe...

Saham AS Berakhir Menguat, Dipimpin oleh Saham Energi...
Wednesday, 15 July 2020 03:18 WIB

Indeks di Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Selasa, dipimpin oleh lonjakan Saham Dow Jones Industrial Average, karena investor membeli saham energi, saham bahan industri dan meninjau lebih j...

S&P 500, Dow Naik setelah Laporan Laba Bank Bervariasi; Nasdaq Turun...
Tuesday, 14 July 2020 23:23 WIB

Indeks S&P 500 dan Dow menguat dalam perdagangan yang bergejolak pada hari Selasa karena investor mencerna laporan laba triwulanan dari pemberi pinjaman AS tetapi saham teknologi jatuh di tengah k...

Bursa Eropa Ditutup Melemah Terbebani Lonjakan Virus Korona...
Tuesday, 14 July 2020 23:15 WIB

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada hari Selasa karena lonjakan kasus coronavirus mulai membebani sentimen pasar global. Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 1% di level 367,40, dengan saham teknol...

Wall Street Dibuka Lebih Rendah Pada Kekhawatiran Virus, Ketegangan AS-China...
Tuesday, 14 July 2020 20:56 WIB

Wall Street dibuka lebih rendah pada hari Selasa setelah laporan pendapatan triwulanan dari pemberi pinjaman AS yang bervariasi dan ketegangan yang meningkat antara Washington dan Beijing, sementara p...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Berakhir Lebih Rendah Lebih Dari 1 Persen (Review)

Bursa Hong Kong berakhir lebih rendah lebih dari satu persen pada hari Selasa, sejalan dengan merosotnya di Asia, karena para pedagang khawatir atas penerapan kembali langkah-langkah penahanan di beberapa negara karena virus terus...

Saham AS Berakhir Menguat, Dipimpin oleh Saham Energi

Indeks di Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Selasa, dipimpin oleh lonjakan Saham Dow Jones Industrial Average, karena investor membeli saham energi, saham bahan industri dan meninjau lebih jauh lonjakan baru-baru ini dalam kasus virus...

Minyak Sedikit Menguat Jelang Pertemuan OPEC+

Harga minyak sedikit naik pada hari Selasa karena OPEC dan sekutunya memangkas produksi lebih dari yang disepakati pada bulan Juni, meskipun kekhawatiran permintaan masih tetap ada karena meningkatnya kasus COVID-19 di Amerika Serikat. Minyak...

POPULAR NEWS
Analis: 'Rekor Tertinggi dalam Bidikan': Emas di Jalur $ 1.800 Minggu Ini
Monday, 13 July 2020 15:47 WIB

Emas reli untuk minggu kelima berturut-turut dan tren bullish menargetkan rekor tertinggi tahun 2011 dalam dolar AS, menurut analis. Pada saat...

Emas Berjangka Membukukan Kenaikan Pertama dalam 3-Sesi
Tuesday, 14 July 2020 00:51 WIB

Emas berjangka naik pada hari Senin untuk membukukan kenaikan pertama mereka dalam tiga sesi, bergerak kembali ke level hampir sembilan tahun...

Emas Ditransaksikan Stabil Terkait Peningkatan Virus & Ekuitas
Monday, 13 July 2020 08:25 WIB

Emas stabil di perdagangan Asia karena investor mengkaji perkembangan virus di Amerika Serikat di tengah ekspektasi ekuitas Asia yang akan dibuka...

Emas Stabil di Tengah Ketegangan AS-China, Peringatan WHO
Tuesday, 14 July 2020 09:31 WIB

Emas spot stabil terkait ketegangan baru antara AS dan China yang kali ini berselisih atas klaim teritorial, dan gejolak ekonomi yang disebabkan...