Wednesday, 15 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
SNB Terus Menahan Kebijakan Seperti yang Diharapkan; Kata Franc 'Sangat Berharga'
Thursday, 13 June 2019 14:46 WIB | FISCAL & MONETARY |Bank Sentral Swiss,

Swiss National Bank (SNB) menetapkan suku bunga kebijakan baru untuk menggantikan tingkat Libor tiga bulan karena masa depan Libor tidak pasti.

Menjaga suku bunga deposito tidak berubah pada -0,75%, seperti yang diperkirakan oleh para ekonom dalam survei Bloomberg.

SNB akan tetap aktif di pasar FX seperlunya. Dikatakan CHF tetap sangat dihargai.

Melihat CPI 2019 di angka 0,6%, 2020 berada di angka 0,7%, 2021 di angka 1,1%. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS
Bailey BoE Berkata Sekaranglah Saatnya Merencanakan Era Pasca Libor...
Monday, 13 July 2020 23:22 WIB

Gubernur Bank of England Andrew Bailey mengatakan lembaga keuangan harus memiliki rencana sekarang untuk batas waktu hingga akhir-2021 untuk menjatuhkan Libor (London Interbank Offered Rate), patokan ...

RBA Menyoroti Ketidakpastian Pemulihan Terkait Ancaman Virus Gelombang Kedua ...
Tuesday, 7 July 2020 14:06 WIB

Kepala bank sentral Australia menyoroti kekhawatiran di dalam kegiatan domestik dan bisnis tentang prospek kesehatan dan ekonomi, karena keberhasilan menjalankan penahanan Covid-19 di negara itu digun...

Christine Lagarde: Pemulihan ekonomi akan menjadi masalah yang rumit...
Friday, 26 June 2020 15:19 WIB

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, saat memberikan presentasi pada Pertemuan Online Tingkat Tinggi yang diselenggarakan oleh Konvensi Para Pemimpin Bisnis Eropa, mengatakan bahwa kit...

Bank of England Tingkatkan Perlawanan Terhadap Virus Dengan Peningkatan Pembelian Obligasi...
Thursday, 18 June 2020 18:35 WIB

Bank of England mengintensifkan reaksinya terhadap dampak dari virus corona dengan memperluas program pembelian obligasi, mengambil langkah lain dalam perjuangan berat untuk mengangkat ekonomi keluar ...

SNB Berfokus pada Intervensi Franc Dengan Suku Bunga Tidak Berubah...
Thursday, 18 June 2020 14:48 WIB

Swiss National Bank mengatakan intervensi valuta asing yang agresif tetap menjadi alat utama untuk mendorong kembali terhadap apresiasi dalam franc yang disebabkan oleh pandemi coronavirus. Menjaga s...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong dibuka naik tajam

Saham Hong Kong dimulai Rabu pagi dengan kenaikan tajam di tengah harapan baru untuk vaksin virus, yang mengimbangi berita bahwa Donald Trump telah menghapus hak perdagangan khusus kota tersebut seperti yang diharapkan. Indeks Hang Seng naik 1,61...

Euro Sentuh Tertinggi 4 Bulan vs Dolar Terkait Stimulus, Harapan Pemulihan

Euro naik ke level tertinggi empat bulan terhadap dolar pada Rabu ini di tengah harapan para pemimpin Uni Eropa dapat menyetujui stimulus serta kebijakan fiskal guna melindungi perekonomian dari pandemi. Dolar berada di posisi defensif, terutama...

Harapan Vaksin Corona Meningkat, Saham Asia Melambung

Saham di Asia diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu pagi karena meningkatnya harapan untuk vaksin virus corona. Indeks Nikkei 225 naik 1,22% pada awal perdagangan sementara indeks Topix menambahkan 1,11%. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1,31%....

POPULAR NEWS
Analis: 'Rekor Tertinggi dalam Bidikan': Emas di Jalur $ 1.800 Minggu Ini
Monday, 13 July 2020 15:47 WIB

Emas reli untuk minggu kelima berturut-turut dan tren bullish menargetkan rekor tertinggi tahun 2011 dalam dolar AS, menurut analis. Pada saat...

Emas Berjangka Membukukan Kenaikan Pertama dalam 3-Sesi
Tuesday, 14 July 2020 00:51 WIB

Emas berjangka naik pada hari Senin untuk membukukan kenaikan pertama mereka dalam tiga sesi, bergerak kembali ke level hampir sembilan tahun...

Emas Ditransaksikan Stabil Terkait Peningkatan Virus & Ekuitas
Monday, 13 July 2020 08:25 WIB

Emas stabil di perdagangan Asia karena investor mengkaji perkembangan virus di Amerika Serikat di tengah ekspektasi ekuitas Asia yang akan dibuka...

Emas Stabil di Tengah Ketegangan AS-China, Peringatan WHO
Tuesday, 14 July 2020 09:31 WIB

Emas spot stabil terkait ketegangan baru antara AS dan China yang kali ini berselisih atas klaim teritorial, dan gejolak ekonomi yang disebabkan...