Thursday, 19 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun...
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik ...

Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor...
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis. Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya da...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000...
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Jatuh Untuk Hari Ketiga (Review)

Saham-saham Hong Kong berakhir dengan penurunan pada Rabu ini, yang melanjutkan aksi jual hari ketiga karena para pelaku pasar resah atas dampak protes di kota tersebut, sementara mereka sedang menunggu keputusan kebijakan utama Federal...

S&P 500 Berakhir Hampir Mendatar Setelah Fed Beri Sinyal Beragam Tentang Kebijakan Selanjutnya

Indeks acuan S&P 500 berakhir hampir mendatar pada hari Rabu karena pembuat kebijakan Federal Reserve memberikan sinyal beragam tentang langkah mereka berikutnya setelah memangkas suku bunga sebesar seperempat poin persentase dalam langkah yang...

Minyak Berjangka AS Lanjutkan Penurunan ke Sesi Kedua

Minyak berjangka turun pada hari Rabu, setelah menderita kerugian hampir 6% sehari sebelumnya, tertekan karena tingkat produksi Arab Saudi tampak pulih lebih cepat dari yang diharapkan dan pemerintah AS melaporkan kenaikan mingguan dalam persediaan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir di Tertingginya Lebih dari 1-Minggu Terkait Permasalahan Pada Minyak
Tuesday, 17 September 2019 01:34 WIB

Emas berjangka berakhir solid pada hari Senin, dengan harga tertingginya dalam lebih dari seminggu, setelah serangan terhadap produksi minyak Arab...

Emas Raih Gain Beruntun Ke-2, Menuju Level Tertingginya 1-Minggu
Wednesday, 18 September 2019 01:26 WIB

Emas berjangka pada hari Selasa menandai kenaikan kedua berturut-turut, memperpanjang kenaikan ke harga tertingginya dalam sekitar seminggu...

Emas Menguat Di Tengah Ketegangan Timur Tengah; Investor Menunggu Pertemuan Bank Sentral
Monday, 16 September 2019 13:17 WIB

Harga Emas melonjak pada hari Senin di Asia setelah pemogokan terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan...

Emas menguat ditengah terhentinya produksi minyak
Monday, 16 September 2019 20:44 WIB

Emas berjangka menguat pada hari Senin pasca serangan terhadap produksi minyak Arab Saudi membuat harga minyak meroket dan investor beralih ke aset...