Friday, 20 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun...
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik ...

Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor...
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis. Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya da...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000...
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis...

LATEST NEWS
Hong Kong Stocks End With Fresh Losses

Hong Kong stocks fell for a fourth day in a row Thursday after the Federal Reserve cut interest rates but investors were left guessing about the possibility of more reductions this year. The Hang Seng Index slipped 1.07 percent, or 285.17 points,...

S&P 500 Loses Steam After Flirting With Record Territory as Stocks End Near Unchanged

The S&P 500 flirted with record territory but lost steam ahead of the closing bell on Thursday, with major indexes ending on either side of unchanged. The S&P 500 ended less than a point lower near 3,006, according to preliminary figures,...

U.S. Oil Prices Pare Most of Their Gains as Gasoline Futures Rally

Oil futures rose Thursday, but U.S. prices gave up nearly all of their earlier gains by the settlement. Prices found support as Saudi Arabia reportedly contacted foreign producers to help fill holes in its supply chain following last weekend's...

POPULAR NEWS
Gold Posts Third Straight Gain Ahead of Fed Policy Decision
Thursday, 19 September 2019 01:07 WIB

Gold posted a third straight gain before the conclusion of the Federal Reserve meeting where policy makers are widely expected to cut interest...

Gold Notches Second Straight Gain, Adds to Climb Toward 1-Week High
Wednesday, 18 September 2019 01:26 WIB

Gold futures on Tuesday marked a second gain in a row, extending a climb to the highest price in about a week. Traders continued to monitor...

Gold holds steady as focus turns to Fed meeting
Tuesday, 17 September 2019 20:17 WIB

Gold prices were steady on Tuesday as investors adopted a wait-and-see approach ahead of the U.S. Federal Reserve™s two-day monetary policy...

Hong Kong Shares Fall For Third Day
Thursday, 19 September 2019 03:32 WIB

Hong Kong stocks finished Wednesday with losses, extending a sell-off to a third day as traders fret over the impact of protests on the city, while...