Sunday, 12 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB | GLOBAL ECONOMIC |

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
First Phase of US-China Trade Deal Announced...
Monday, 16 December 2019 09:09 WIB

A trade deal between the United States and China, separately announced Friday by both countries, will be such a boon for American farmers they will "have to go out and buy much larger tractors," accor...

Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun...
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik ...

Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor...
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis. Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya da...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000...
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis...

LATEST NEWS
Dow ends nearly 370 points higher as Nasdaq logs another record close

Stocks ended higher in thin trade Friday, getting a lift from positive news on a coronavirus treatment. The Dow Jones Industrial Average rose around 369 points, or 1.4%, to end near 26,075, according to preliminary figures, while the S&P 500...

Hong Kong Stocks End With Deep Losses (Review)

Hong Kong stocks closed sharply lower Friday, in line with an Asia-wide sell-off, with investors also spooked by fresh infections in the city that have led to the reimposition of containment measures including school closures. The Hang Seng Index...

Oil climbs, but U.S. benchmark ends lower for the week as IEA warns of coronavirus risk

Oil futures climbed on Friday, buoyed by positive results tied to a COVID-19 treatment, but U.S. prices ended lower for the week as a report from the International Energy Agency cautioned that weaker demand caused by the coronavirus pandemic will...

POPULAR NEWS
Gold futures up a fourth straight session to mark another finish at the highest since 2011
Thursday, 9 July 2020 01:11 WIB

Gold futures climbed for a fourth straight session on Wednesday to mark another finish at their highest since September 2011. The move for gold...

Gold futures pull back from a fresh 9-year peak, but hold above $1,800 an ounce
Friday, 10 July 2020 01:31 WIB

Gold futures ended lower on Thursday, pulling back a day after scoring another settlement at the highest since September 2011, but the haven metal...

Gold Futures Slip, Set to Take a Breather after Carving Out Fresh 9-Year Peak
Thursday, 9 July 2020 18:57 WIB

Gold futures edged back early Thursday, giving up some of its gains after the precious metal scored another settlement at the highest since...

Hong Kong Stocks Close On Strong Note
Thursday, 9 July 2020 15:25 WIB

Hong Kong stocks finished with more gains on Thursday, in line with advances across Asia following another record-breaking lead from Wall...