Wednesday, 27 May 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Biaya Makanan Turun, Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Tetap di 2,4%
Wednesday, 14 November 2018 16:52 WIB | EUROPE |

Kenaikan yang diantisipasi dalam inflasi Inggris gagal terwujud bulan lalu seiring harga makanan, pakaian, dan transportasi menurun.

Pertumbuhan harga konsumen tahunan tetap di 2,4 persen pada Oktober, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Angka tersebut di bawah 2,5 persen yang diprediksi oleh Bank of England dan ekonom dalam survei Bloomberg.

Harga makanan dan minuman non-alkohol turun 0,2 persen dari September, pakaian dan alas kaki menurun 0,5 persen dan biaya peralatan transportasi dan jasa melemah 0,4 persen. Efek ini diimbangi oleh biaya bahan bakar yang tertinggi dalam hampir empat tahun dan lonjakan 2,2 persen dalam biaya energi setelah British Gas menaikkan harga untuk lebih dari 3 juta pelanggan.

Pembuat kebijakan BOE mengatakan kenaikan suku bunga secara bertahap akan diperlukan untuk menjaga inflasi turun ke target 2 persen, dengan asumsi Inggris menghindari Brexit yang keras.

Harapan bahwa para pejabat akan mengetatkan kebijakan setelah Inggris meninggalkan Uni Eropa tahun depan diperkuat oleh angka-angka pada hari Selasa yang menunjukkan upah tumbuh pada laju tercepat mereka dalam hampir satu dekade, tanda bahwa tekanan harga dalam negeri sedang terbangun.

Jatuhnya sterling setelah referendum Brexit 2016 memaksa naiknya harga impor dan mengirim inflasi lebih tinggi. Tapi tekanannya sekarang sudah berakhir, dengan upah dengan jelas melampaui harga.

Inflasi inti, yang tidak termasuk makanan, energi, tembakau dan minuman beralkohol, tertahan di 1,9 persen bulan lalu, seperti yang diperkirakan.

Harga input produsen naik 0,8 persen, didorong oleh biaya minyak mentah. Ini meninggalkan tingkat kenaikan tahunan sebesar 10 persen. Harga output naik 3,3 persen dari tahun sebelumnya. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS
German Services Hold Up Output as Manufacturers Struggle...
Friday, 21 June 2019 14:53 WIB

Output from Germany's private sector remained unchanged in June, as a decline in manufacturing was offset by continued growth in services. A flash reading of the country's composite Purchasing M...

Pasar Tenaga Kerja Ketat, Upah Inggris Tumbuh pada Kecepatan Tercepat Sejak 2008...
Tuesday, 22 January 2019 17:09 WIB

Warga Inggris menikmati pertumbuhan upah terkuat sejak krisis keuangan satu dekade lalu seiring pasar tenaga kerja semakin ketat. Pendapatan rata-rata tidak termasuk bonus terus meningkat 3,3 persen ...

Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak...
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal. Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember...
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdag...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk ...
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen...

LATEST NEWS
Hong Kong stocks finish on a low

Hong Kong shares ended with losses Wednesday as traders fret over protests in the city, fearing a repeat of the violence that hit the economy last year as well as rising China-US tensions. The Hang Seng Index fell 0.36 percent, or 83.30 points, to...

Dollar gains and yuan hits nine-month low as U.S.-China tensions return

The U.S. dollar edged higher on Wednesday and China's yuan hit a near nine-month low as worries about the U.S. response to China™s proposed security law for Hong Kong injected a more cautious tone into foreign exchange markets. The U.S. currency...

European Markets Open Cautiously Higher But US-China Tensions Weigh On Sentiment

European stocks opened cautiously higher on Wednesday although U.S.-China tensions are putting a damper on investor sentiment. The pan-European Stoxx 600 climbed 0.4% in early trade, with banks adding 1.5% to lead gains while health care stocks...

POPULAR NEWS
Gold Falls as Potential Japan Stimulus Boosts Risk Appetite
Monday, 25 May 2020 15:13 WIB

Gold declined on Monday as Japanese equities rose on news of a potential stimulus program that boosted investors™ risk appetite, though fresh...

Gold Edges Lower, Losing Shine as Stocks Rally on Easing Lockdowns, Vaccine Hopes
Tuesday, 26 May 2020 19:20 WIB

Gold futures lost some ground Tuesday as global equities rallied in response to easing business lockdowns as the pandemic recedes and encouraging...

Gold falls 1% as risk appetite firms on recovery optimism
Wednesday, 27 May 2020 01:32 WIB

Gold fell over 1% on Tuesday as major economies further eased coronavirus-linked restrictions, fuelling hopes for economic recovery and bolstering...

Gold Down Over Escalating U.S.-China Tensions
Monday, 25 May 2020 13:36 WIB

Gold was down in Asia on Monday morning, with escalating U.S.-China tensions continuing to impact demand for even the safe-haven asset. Gold...