Monday, 18 February 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Amerika Terbitkan Daftar Politisi dan Oligarki Rusia Tapi Tidak Ada Sanksi Baru
Wednesday, 31 January 2018 01:01 WIB | POLITICS |

Departemen Keuangan Amerika telah mengeluarkan daftar politisi dan tokoh bisnis Rusia yang dekat dengan pemerintahan Presiden Vladimir Putin, berikut hubungan mereka dengan para pemimpin puncak serta kekayaan bersih mereka. Daftar itu diamanatkan oleh Kongres.

Daftar lebih dari 200 orang itu tidak disertai sanksi baru, meskipun sejumlah tokoh dalam daftar itu sebelumnya telah dikenai sanksi Amerika.

Agustus lalu, Presiden Amerika Donald Trump menandatangani undang-undang yang disahkan hampir dengan suara bulat oleh Kongres yang bertujuan menghukum Rusia yang dituduh campur tangan dalam pemilihan Amerika tahun 2016. Trump ketika itu mengatakan undang-undang tersebut œsecara tidak benar melampaui wewenang eksekutif, merugikan perusahaan-perusahaan Amerika dan merugikan kepentingan negara-negara sekutu di Eropa.

Undang-undang itu memberi pemerintahan Trump 180 hari untuk menghasilkan daftar tersebut, termasuk Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov dan para pejabat tinggi badan mata-mata. Di antara tokoh bisnis adalah pengusaha aluminium Oleg Deripaska, CEO Sberbank German Gref dan CEO Gazprom Alexei Miller.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump Tuding Palestina Tidak Hormati AS...
Saturday, 27 January 2018 04:25 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meragukan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina akan bisa dimulai kembali. Ia menyampaikan pernyataannya itu dalam pertemuan dengan Perdana Menteri B...

Diplomat AS Mundur Dari Dewan Penasihat Myanmar...
Thursday, 25 January 2018 18:32 WIB

Mantan diplomat Amerika, Bill Richardson, mengundurkan diri, Rabu (24/1), dari sebuah dewan penasihat internasional yang memberi masukan untuk Myanmar mengenai krisis Rohingya, dan menuduh panel itu t...

AS Minta Turki Menahan Diri di Suriah...
Tuesday, 23 January 2018 20:06 WIB

Amerika mengungkapkan keprihatinannya atas serangan Turki di Suriah utara dan pejabat menyerukan agar Turki menahan diri karenakhawatir konflik bisa menyebar. Pada taklimat Gedung Putih, Senin (22/1)...

LATEST NEWS
Minyak Menyentuh Tertinggi 2019 Terkait Pengetatan Pasar Memacu Pemulihan 20%

Harga minyak ditransaksikan tinggi pada Senin karena tanda-tanda pengurangan pasokan serta harapan bahwa AS dan China dapat menyelesaikan perselisihan perdagangannya, yang memicu pemulihan minyak mentah menyusul salah satu penurunan tahunan...

Emas Menuju Level Tertinggi 10-Bulan Terkait Melesunya Dolar

Harga emas naik tipis pada Senin ini, yang naik ke level terbaiknya sejak April karena dolar AS melemah di tengah harapan AS dan China akan menuntaskan kesepakatan perang dagangnya yang berlarut-larut. Emas berjangka Comex naik $2,25, atau sekitar...

Euro naik pada optimisme perdagangan AS-China dorong sentimen

Euro menguat dan mata uang berisiko seperti dolar Australia menguat pada Senin karena optimisme atas terobosan dalam pembicaraan perang perdagangan AS-China mendorong investor. Euro bergerak 0,3% lebih tinggi ke level $1,1328, sementara indeks...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Naik Membukukan Gain Untuk Minggu Ini
Saturday, 16 February 2019 04:01 WIB

Emas berjangka berakhir pada level tertinggi dua minggu pada hari Jumat, membukukan kenaikan moderat untuk minggu ini karena kemajuan dalam...

Saham HK Jatuh pada Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan (Review)
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB

Saham Hong Kong jatuh pada Jumat di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan perdagangan AS-China di Beijing, menyusul hasil negatif Wall Street pada...

Wall Street Reli Di Dorong Harapan Perdagangan AS-Cina
Saturday, 16 February 2019 04:13 WIB

Wall Street berakhir naik pada hari Jumat, dengan Dow dan Nasdaq membukukan kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut karena investor berharap...

Minyak Berjangka Naik Lebih dari 5% Untuk Minggu Ini
Saturday, 16 February 2019 04:06 WIB

Minyak berjangka naik pada hari Jumat, mengangkat harga lebih dari 5% selama seminggu terakhir di tengah tanda-tanda pasokan global yang lebih ketat...