Friday, 29 May 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB | GLOBAL |Global

Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit keliling corona.

Belum sempat merasakan kebebasannya, ia kemudian mendapat telepon dari otoritas kesehatan setempat yang mengatakan tes terakhir yang dilakukannya sebelum meninggalkan rumah sakit hasilnya positif.

"Saya harus segera kembali ke rumah sakit," kata pasien itu melalui Weibo, layanan seperti Twitter di corona. "Kompleks perumahan saya kembali dikarantina."

Karena corona memulangkan lebih banyak pasien COVID-19 yang pulih, terjadi peningkatan jumlah bekas penderita yang dites positif untuk kedua kalinya. Pejabat negara bagian untuk Pencegahan dan Pengendalian Bersama menyatakan pada Sabtu (28/3) lalu, laporan infeksi kedua terjadi di banyak daerah, termasuk di provinsi Guangdong, Sichuan, Hunan, dan Hubei.

Belum ada penjelasan yang memadai terkait sejumlah pasien dinyatakan positif setelah sebelumnya dites negatif virus corona.

Sebagian besar pakar virologi berpendapat infeksi kedua kalinya sungguh sangat jarang. Pasien yang pulih memiliki jumlah antibodi tinggi dalam darah yang mampu melawan infeksi COVID-19, melindungi tubuh agar tidak kambuh. Itulah sebabnya di banyak negara, pasien yang pulih sekarang menyumbang plasma darah untuk transfusi bagi pasien yang sakit.

Penjelasan lain untuk tes positif itu kemungkinan pengetesan yang dilakukan tidak akurat.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Garda Pantai AS Sita Sejumlah Besar Kokain di Dekat Puerto Rico...
Thursday, 28 May 2020 23:09 WIB

Garda Pantai AS menyatakan para awak dari dua kapalnya menemukan 1.100 pound atau hampir 500 kg kokain di wilayah di lepas pantai Puerto Rico. Pihak berwenang, Rabu (27/5) mengumumkan, seorang awak h...

Rugby Dimulai Kembali di Australia Setelah Minggu Lockdown COVID-19...
Thursday, 28 May 2020 17:52 WIB

Kompetisi olahraga besar pertama di Australia akan dimulai kembali pada Kamis setelah minggu-minggu lockdown COVID-19. National Rugby League (NRL) telah mengadopsi langkah-langkah biosekuriti yang ket...

Korsel Alami Lonjakan Kasus Terbesar Covid-19 Dalam 7 Pekan...
Thursday, 28 May 2020 11:42 WIB

Para pejabat Korea Selatan, Rabu (27/5) melaporkan jumlah kasus baru virus corona yang tertinggi di negara itu dalam tujuh pekan, sementara Korea Selatan melonggarkan restriksinya. Dalam pengarahan h...

Kematian Akibat Virus Corona Lampaui 350 Ribu di Seluruh Dunia...
Wednesday, 27 May 2020 23:32 WIB

Jumlah korban meninggal di seluruh dunia akibat pandemi Covid-19 telah melampaui 350 ribu orang, sewaktu Korea Selatan, Rabu (27/5) mengumumkan jumlah tertinggi kasus barunya dalam 49 hari. Pihak ber...

Uji Coba Pertama Potensi Vaksin COVID-19 pada Manusia Berlangsung di Australia...
Wednesday, 27 May 2020 17:52 WIB

Uji coba manusia pertama di belahan bumi selatan terhadap vaksin coronavirus potensial telah dimulai di Australia. 131 orang berusia antara 18-59 terlibat dalam program di Melbourne dan Brisbane. Vak...

LATEST NEWS
Dolar Dalam Kisaran Sempit Karena Fokus Bergeser Ke Respon Trump Terhadap China

Dolar terjebak dalam kisaran perdagangan sempit pada hari Jumat karena fokus pedagang bergeser ke respons Presiden AS Donald Trump terhadap pengesahan undang-undang keamanan nasional China untuk Hong Kong. Yuan menarik diri dari rekor terendah...

Bursa Tokyo Dibuka Lebih Rendah Ditengah Ketegangan AS-China

Bursa Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Jumat, mengikuti penurunan di Wall Street di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,56 persen atau 123,03 poin ke level 21.793,28 pada awal perdagangan,...

Saham Hong Kong turun, dibebani oleh pertikaian China-AS (Review)

Saham Hong Kong jatuh pada Kamis karena para pedagang semakin khawatir tentang dampak pada masa depan kota dari keputusan AS untuk mencabut status preferensialnya, sebagai tanggapan terhadap rencana China untuk undang-undang keamanan baru di kota...

POPULAR NEWS
Emas Datar Seiring Kekhawatiran Hong Kong Mengimbangi Optimisme Dibukanya Kembali Ekonomi
Wednesday, 27 May 2020 09:45 WIB

Emas diperdagangkan mendatar pada hari Rabu karena kekhawatiran tentang respons AS terhadap undang-undang keamanan yang diusulkan China untuk Hong...

Emas Turun, Kehilangan Kilaunya seiring Reli Saham Terkait Pelonggaran Pembatasan, Harapan Vaksin
Tuesday, 26 May 2020 19:20 WIB

Emas berjangka kehilangan kekuatannya pada hari Selasa karena ekuitas global menguat dalam menanggapi pelonggaran penutupan bisnis saat pandemi...

Emas berakhir lebih rendah karena meningkatnya ketegangan antara AS-China di Hong Kong
Thursday, 28 May 2020 01:18 WIB

Emas berjangka berakhir turun pada hari Rabu, di sesi terendah karena ketegangan antara AS dan China memburuk setelah Menteri Luar Negeri Mike...

Emas turun 1% karena selera risiko menguat pada optimisme pemulihan
Wednesday, 27 May 2020 01:32 WIB

Emas turun lebih dari 1% pada hari Selasa karena ekonomi utama lebih lanjut mengurangi pembatasan terkait virus corona, yang memicu harapan untuk...