Sunday, 05 April 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
WHO Desak Semua Negara Bersiap Tanggapi Virus Korona
Wednesday, 26 February 2020 23:13 WIB | GLOBAL |Global

Sementara China melaporkan terjadinya perlambatan laju pertambahan kasus baru virus korona, para pejabat kesehatan dunia memuji respon negara itu dan mengingatkan pemerintah-pemerintah lainnya untuk bersiap secara agresif menanggapi kasus-kasus virus itu di negara masing-masing.

Sejumlah pejabat kesehatan China mengatakan, Rabu (26/2), ada 406 kasus baru, dan hampir semuanya di provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah. Mereka juga melaporkan ada 52 kematian baru terkait virus itu dan semuanya terjadi di Hubei, yang telah berpekan-pekan diisolasi untuk mencegah penyebaran virus itu ke wilayah-wilayah lain.

Bruce Aylward, yang memimpin misi bersama China-WHO, mengatakan pada sebuah konferensi pers, timnya menyimpulkan tanggapan China selama ini telah mengubah perkembangan wabah tersebut dan mungkin telah mencegah tertularnya ratusan ribu orang di negara itu.

Dengan kasus yang ditemukan di lebih dari 30 negara, termasuk di Eropa dan Timur Tengah pekan ini, Aylward mengatakan, pemerintah-pemerintah di dunia harus memikirkan bagaimana dengan cepat mengidentifikasi kasus-kasus yang muncul, mencari orang yang kemungkinan telah menjalin kontak dengan orang yangtelah tertular, dan melakukan pengisolasian untuk mencegah penyebaran virus.

Aylwarad menyarankan agar pemerintah-pemerintah terus mengingatkan warga mereka agar rajin mencuci tangan, dan menjaga kesehatan. Beberapa rekomendasi lain yang disampaikan WHO adalah menjaga jarak dari mereka yang menderita batuk dan bersin serta berusaha untuk tidak sering menyentuh mata, hidung dan mulut. Sementara bagi mereka yang batuk dan bersin disarankan untuk menutup wajah tidak dengan telapak tangan. WHO juga menyarankan agar mereka yang mengalami demam, batuk dan kesulitan bernafas untuk segera mencari bantuan medis.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Satu Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona...
Friday, 3 April 2020 23:52 WIB

Pandemi virus corona mencapai tonggak sejarah yang suram ketika total penderita yang terkonfirmasi mencapai satu juta orang. Menurut hitungan yang dilakukan Universitas Johns Hopkins lebih dari seper...

Menlu Jerman Peringatkan NATO Bahaya Disinformasi di Tengah Krisis Covid-19...
Friday, 3 April 2020 17:11 WIB

Menteri Luar Negeri Jerman hari Kamis (2/4) mengimbau seluruh anggota NATO tidak mengambil kesempatan dari wabah virus corona ini untuk menyebarkan œinformasi salah, œpropaganda dan œberit...

Presiden Filipina Perintahkan Tembak Mati Pelanggar 'Lockdown'...
Friday, 3 April 2020 11:34 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan siapapun yang melanggar aturan lockdown yang diambil pemerintah untuk mencegah perluasan wabah virus corona bisa ditembak mati polisi. Duterte mengeluarka...

Trump Pertimbangkan Hentikan Penerbangan Antar Pusat Penyebaran Corona...
Friday, 3 April 2020 00:02 WIB

Presiden AS Donald Trump, Rabu (1/4), menolak memberlakukan perintah tinggal di rumah dalam skala nasional, namun mengatakan mungkin akan memerintahkan perusahaan-perusahaan penerbangan untuk menghent...

PBB: Virus Corona Krisis Global Terbesar Sejak Perang Dunia II...
Thursday, 2 April 2020 17:17 WIB

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)

Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang...

Saham Dow ditutup melemah seiring data tingkat pengangguran AS meningkat

Saham AS ditutup lebih rendah pada Jumat seiring investor menilai kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh epidemi coronavirus, setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan ekonomi AS kehilangan lebih dari 700.000 pekerjaan pada bulan Maret, dan bahwa...

Harga minyak AS naik hampir 32% untuk minggu ini

Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan mencapai kesepakatan untuk secara signifikan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Menguat Didukung Klaim Pengangguran Mingguan yang Melonjak
Friday, 3 April 2020 01:29 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, dengan lmendapatkan dorongan pada kenaikan klaim pengangguran mingguan AS ke rekor 6,6...

Emas Memperpanjang Kenaikan Setelah Terjadi Lonjakan Pada Klaim Pengangguran
Thursday, 2 April 2020 20:21 WIB

Emas berjangka naik pada hari Kamis, menambah kenaikan setelah lonjakan besar dalam klaim pengangguran untuk pertama kalinya. Emas untuk pengiriman...

Harga Emas Naik Di Tengah Kekhawatiran Turbulensi Ekonomi Tanpa Henti
Thursday, 2 April 2020 09:33 WIB

Harga emas di Asia naik pada hari Kamis karena investor bersiap untuk turbulensi ekonomi yang berkelanjutan. Emas berjangka naik 0,41% pada $ 1,598...

Satu Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona
Friday, 3 April 2020 23:52 WIB

Pandemi virus corona mencapai tonggak sejarah yang suram ketika total penderita yang terkonfirmasi mencapai satu juta orang. Menurut hitungan yang...