Thursday, 02 April 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Australia Bersiap Evakuasi Warga dari Kapal yang Dilanda Virus Korona
Wednesday, 19 February 2020 10:21 WIB | GLOBAL |Global

Australia sedang bersiap-siap untuk mengevakuasi lebih dari 200 warganya dari kapal pesiar "Diamond Princess" yang dilanda wabah virus korona. Kapal dengan sekitar 3.700 penumpang dan awak itu telah dikarantinakan di Yokohama, Jepang, sejak 3 Februari lalu.

Lebih dari 450 penderita virus korona COVID-19 yang sudah dikukuhkan di kapal tersebut, beberapa di antaranya adalah warga Australia. Ini adalah satu kumpulan penderita virus korona yang terbesar di luar China.

Para penumpang Australia harus memutuskan hari Selasa (18/2) apakah mereka akan menerima tawaran pemerintah mereka untuk dievakuasi dari Jepang. Mereka juga akan menjalani isolasi selama 14 hari, selain waktu yang telah mereka lewatkan di "Diamond Princess".

Dalam rekaman pesan kepada para penumpang, pejabat kesehatan tertinggi Australia, Brendan Murphy, mengatakan langkah-langkah tersebut sangat esensial. œAda bukti penularan lebih lanjut yang terus berlangsung di kapal, pada awak dan sejumlah penumpang. Meskipun kami kira Anda telah dikarantina dengan baik, ada ketidakpastian mengenai apakah sebagian dari Anda akan tertular virus, dan jika Anda kembali ke Australia, Anda mungkin akan menulari keluarga atau anggota masyarakat lainnya, ujarnya.

Dua pesawat yang membawa ratusan warga AS dari kapal pesiar di Jepang telah tiba di AS, dan mereka akan menjalani karantina selama 14 hari. Namun, sebagian pelancong Amerika menolak dievakuasi, memilih untuk menunggu hingga karantina resmi di kapal itu berakhir pada 19 Februari.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
PBB: Virus Corona Krisis Global Terbesar Sejak Perang Dunia II...
Thursday, 2 April 2020 17:17 WIB

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua...

Kematian Akibat Corona di AS Diperkirakan Melonjak Beberapa Pekan Lagi...
Thursday, 2 April 2020 00:22 WIB

AS harus bersiap-siap mengalami 100 ribu hingga 240 ribu kematian akibat virus corona selama dua bulan mendatang bahkan jika warga Amerika terus menjaga jarak mereka satu sama lain. Jumlah kematian m...

China Tak Punya Rekam Jejak Pasien Corona yang Sembuh dan Kembali Positif...
Wednesday, 1 April 2020 16:36 WIB

Setelah pengetesan negatif dua kali berturut-turut, seorang pasien virus corona di Wuhan, yang pernah menjadi pusat wabah itu, baru-baru ini diperbolehkan pulang dari salah satu unit rumah sakit kelil...

Iran Peroleh Bantuan Medis Lewat Mekanisme Hindari Sanksi AS...
Wednesday, 1 April 2020 00:01 WIB

Jerman, Inggris dan Perancis telah memfasilitasi ekspor barang-barang kebutuhan medis ke Iran. Ini merupakan ekspor pertama yang menggunakan suatu mekanisme yang dirancang untuk menghindari sanksi-san...

Pengadilan Singapura Tolak Batalkan UU Kriminalisasi Seks Kaum Gay...
Tuesday, 31 March 2020 16:24 WIB

Komunitas LGBTQ + Asia mengalami kemunduran, Senin (30/3), setelah Pengadilan Tinggi Singapura menolak beberapa tuntutan pembatalan sebuah hukum kolonial yang mengkriminalisasi seks kelompok gay. Mes...

LATEST NEWS
Emas Memperpanjang Kenaikan Setelah Terjadi Lonjakan Pada Klaim Pengangguran

Emas berjangka naik pada hari Kamis, menambah kenaikan setelah lonjakan besar dalam klaim pengangguran untuk pertama kalinya. Emas untuk pengiriman Juni di Comex naik $ 29, atau 1,8%, ke level $ 1,620.40 per ons, sementara perak Mei menguat 55,1...

Klaim Pengangguran Awal AS Melonjak ke Rekor 6,65 Juta

Jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran awal melonjak ke rekor baru 6,65 juta pekan lalu, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis, karena dampak penuh dari pandemi coronavirus di pasar tenaga kerja...

Minyak Naik 10% Setelah Trump Mengatakan Berharap Perseteruan Arab Saudi-Rusia Segera Berakhir

Harga minyak menguat pada hari Kamis setelah Presiden Donald Trump membicarakan kemungkinan Arab Saudi dan Rusia mengakhiri pertikaian yang berkontribusi pada penurunan besar minyak mentah sejak bulan lalu. Kontrak berjangka untuk minyak West...

POPULAR NEWS
Emas Berjangka Berakhir Lebih Rendah untuk Sesi Kedua
Tuesday, 31 March 2020 01:23 WIB

Emas berjangka turun pada hari Senin untuk sesi kedua, tertekan karena indeks saham acuan AS naik dan dolar menguat. "Emas telah menjadi jawaban...

Emas Berjangka Turun Tajam untuk Akhiri Sesi, Naik untuk Bulan Ini
Wednesday, 1 April 2020 01:13 WIB

Emas berjangka turun tajam pada hari Selasa, tetapi mencatatkan keuntungan untuk bulan ini ditengah kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang...

Harga emas turun terkait gain pada saham Asia
Tuesday, 31 March 2020 09:41 WIB

Harga emas di Asia turun pada Selasa pagi karena pasar saham menguat. Harga logam kuning mencapai $ 1.645,3 semalam karena investor bereaksi...

Emas Berusaha Untuk Bergerak Lebih Tinggi Di Tengah Penyebaran Coronavirus
Wednesday, 1 April 2020 20:22 WIB

Emas berjangka berusaha untuk mendapatkan kembali daya tarik yang lebih tinggi pada hari Rabu untuk memulai bulan dan kuartal baru, di tengah...