Sunday, 05 April 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Australia Kecam Rasisme Terkait Virus Korona
Friday, 14 February 2020 23:59 WIB | GLOBAL |Global

Australia telah memperpanjang larangan wisatawan dari Cina daratan setidaknya selama seminggu karena wabah koronavirus. Kepala petugas medis negara itu juga mengutuk xenophobia terhadap warga Australia Australia karena jumlah kematian akibat COVID-19 terus bertambah.

Warga negara asing yang bepergian dari China tidak diizinkan kembali ke Australia setidaknya hingga 22 Februari mendatang. Larangan yang semula berlaku untuk dua pekan saja itu telah diperpanjang hingga tujuh hari lagi, dan mencegah kedatangan ribuan mahasiswa China yang kuliah di berbagai perguruan tinggi Australia.

Restriksi itu juga melarang para pengunjung China memasuki Australia pada masa liburan musim panas yang biasanya ramai.

Industri pariwisata di Australia meyakini dampak finansial virus korona akan lebih buruk daripada kerugian yang ditimbulkan oleh krisis kebakaran hutan.

Warga Australia keturunan China menyatakan mereka menghadapi sikap bermusuhan yang kian meningkat baik daring maupun secara langsung sejak wabah itu merebak. Sebagian telah menyatakan di media sosial bahwa mereka khawatir akan keselamatan mereka. Seorang anak lelaki dilaporkan diganggu di sekolah oleh murid-murid lain yang menuntut agar ia menjalani pemeriksaan virus korona.

Pejabat kesehatan tertinggi Australia, Brendan Murphy mengatakan diskriminasi itu tidak dapat diterima sama sekali.

Jumlah pasien pengidap virus korona yang dikukuhkan di Australia tercatat masih 15 orang. Enam pasien telah sembuh.

Dua pesawat berisi warga Australia yang diterbangkan dari pusat penyebaran virus di Wuhan masih dikarantina di Pulau Christmas di Samudra India dan di sebuah kamp tambang yang tidak dipakai lagi di dekat kota Darwin. Tidak ada pasien pengidap virus korona yang didiagnosis di antara mereka yang dikarantinakan itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Satu Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona...
Friday, 3 April 2020 23:52 WIB

Pandemi virus corona mencapai tonggak sejarah yang suram ketika total penderita yang terkonfirmasi mencapai satu juta orang. Menurut hitungan yang dilakukan Universitas Johns Hopkins lebih dari seper...

Menlu Jerman Peringatkan NATO Bahaya Disinformasi di Tengah Krisis Covid-19...
Friday, 3 April 2020 17:11 WIB

Menteri Luar Negeri Jerman hari Kamis (2/4) mengimbau seluruh anggota NATO tidak mengambil kesempatan dari wabah virus corona ini untuk menyebarkan œinformasi salah, œpropaganda dan œberit...

Presiden Filipina Perintahkan Tembak Mati Pelanggar 'Lockdown'...
Friday, 3 April 2020 11:34 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan siapapun yang melanggar aturan lockdown yang diambil pemerintah untuk mencegah perluasan wabah virus corona bisa ditembak mati polisi. Duterte mengeluarka...

Trump Pertimbangkan Hentikan Penerbangan Antar Pusat Penyebaran Corona...
Friday, 3 April 2020 00:02 WIB

Presiden AS Donald Trump, Rabu (1/4), menolak memberlakukan perintah tinggal di rumah dalam skala nasional, namun mengatakan mungkin akan memerintahkan perusahaan-perusahaan penerbangan untuk menghent...

PBB: Virus Corona Krisis Global Terbesar Sejak Perang Dunia II...
Thursday, 2 April 2020 17:17 WIB

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pandemi virus corona adalah krisis global yang paling menyulitkan sejak Perang Dunia II. "Suatu kombinasi penyakit yang menjadi ancaman bagi semua...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Menuju Akhir Pekan Dengan Penurunan (Review)

Saham Hong Kong berakhir di Jumat dengan penurunan, sejalan dengan aksi jual di seluruh Asia, setelah data menunjukkan 6,7 juta orang Amerika pekan lalu mendaftar tunjangan pengangguran saat virus korona menghancurkan ekonomi global. Indeks Hang...

Saham Dow ditutup melemah seiring data tingkat pengangguran AS meningkat

Saham AS ditutup lebih rendah pada Jumat seiring investor menilai kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh epidemi coronavirus, setelah Departemen Tenaga Kerja melaporkan ekonomi AS kehilangan lebih dari 700.000 pekerjaan pada bulan Maret, dan bahwa...

Harga minyak AS naik hampir 32% untuk minggu ini

Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan mencapai kesepakatan untuk secara signifikan...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Menguat Didukung Klaim Pengangguran Mingguan yang Melonjak
Friday, 3 April 2020 01:29 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, dengan lmendapatkan dorongan pada kenaikan klaim pengangguran mingguan AS ke rekor 6,6...

Emas Memperpanjang Kenaikan Setelah Terjadi Lonjakan Pada Klaim Pengangguran
Thursday, 2 April 2020 20:21 WIB

Emas berjangka naik pada hari Kamis, menambah kenaikan setelah lonjakan besar dalam klaim pengangguran untuk pertama kalinya. Emas untuk pengiriman...

Satu Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona
Friday, 3 April 2020 23:52 WIB

Pandemi virus corona mencapai tonggak sejarah yang suram ketika total penderita yang terkonfirmasi mencapai satu juta orang. Menurut hitungan yang...

Emas tergelincir pada penguatan dolar, data AS yang buruk membatasi penurunan
Friday, 3 April 2020 09:44 WIB

Emas beringsut turun pada hari Jumat setelah naik 1,4% di sesi sebelumnya karena dolar AS menguat, tetapi rekor tertinggi mingguan klaim...