Wednesday, 08 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Gedung Putih Sambut Baik Putusan Pengadilan soal Anggaran Tembok Perbatasan AS-Meksiko
Friday, 10 January 2020 11:04 WIB | GLOBAL |GlobalAmerika

Gedung Putih menyatakan pembangunan tembok pembatas Amerika Serikat dan Meksiko akan dilanjutkan, setelah pengadilan federal mengabulkan permohonan banding untuk membebaskan dana pembangunanya.

Putusan 2-1 hari Rabu (8/1) menganulir keputusan hakim federal Desember lalu yang menyatakan pemerintah tidak boleh membelanjakan 3,6 miliar dolar Amerika, yang diambil dari anggaran 127 proyek konstruksi militer, untuk membangun tembok perbatasan sepanjang 175 mil atau 282 kilometer.

Pengadilan Banding Amerika Serikat (Court of Appeals for the Fifth Circuit) menyatakan bahwa Mahkamah Agung membuat keputusan yang sama, dan melapangkan jalan bagi pemerintahan Trump untuk membelanjakan miliaran dolar AS dari anggaran Pentagon untuk membangun tembok perbatasan.

œPemerintah mempunyai hak yang sama untuk membelanjakan dana itu, tulis tiga hakim panel.

Presiden Donald Trump berkomentar di akun Twitternya tentang putusan tersebut, mengatakan, œSeluruh tembok pembatas sedang dibangun atau siap untuk dimulai!

Anggaran yang diputuskan pengadilan itu awalnya ditujukan untuk 11 proyek pembangunan tembok di California, Arizona, New Mexico, dan Texas. Tembok terpanjang dan paling mahal sejauh ini akan dibangun sepanjang 52 mil atau 83 kilometer di Laredo, Texas, dengan biaya 1,27 miliar dolar AS.

Pihak oposisi sebelumnya menyambut baik keputusan pangadilan yang menghentikan pembiayaan proyek itu. Pembangunan tembok oleh presiden dari partai Republik ini disebut sebagai œtindakan merebut kekuasaan yang gegabah. Mereka juga mengingatkan janji kampanye Trump yang dikatakan berulang kali saat berkampanye tahun 2016 lalu bahwa tembok itu akan dibiayai oleh Mexico.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'...
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) me...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington...
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini...
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamana...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi...
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis ke...

Profesor Hukum China Pengkritik Presiden Xi Jinping Ditahan di Beijing...
Monday, 6 July 2020 23:38 WIB

Seorang profesor hukum China yang telah menulis esai-esai kritis mengenai pemerintahan Presiden Xi Jinping dilaporkan telah ditahan di Beijing. Rekan-rekan Xu Zhangrun mengatakan penulis dan akademis...

LATEST NEWS
Saham Berjangka Hampir Datar Setelah Aksi Jual di Wall Street

Saham Berjangka AS sedikit berubah pada Rabu pagi, mengikuti pelemahan dalam ekuitas di sesi sebelumnya. Dow futures menyiratkan kenaikan saat pembukaan sekitar 20 poin. S&P 500 berjangka dan Nasdaq-100 berjangka keduanya juga hampir tidak...

Emas Reli Ke Level $ 1.800 Melihat Arus Masuk ETF Melebihi Rekor Setahun Penuh

Daya pikat emas semakin kuat saat tahun 2020 dibuka. Harga spot mencapai $ 1.800 per ons dan arus masuk year-to-date ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung bullion telah melampaui rekor total setahun penuh yang ditetapkan pada...

Dolar Turun seiring Sentimen Risiko yang Sulit Dipahami

Dolar sedikit turun pada hari Rabu karena investor menimbang harapan untuk pemulihan ekonomi yang cepat terhadap kekhawatiran tentang kebangkitan kembali pandemi, terutama di Amerika Serikat. Permintaan untuk mata uang A.S. sebagai tempat...

POPULAR NEWS
Harga Emas Naik: Penggeraknya Masih Aktif
Monday, 6 July 2020 13:40 WIB

Emas mencapai tonggak penting pekan lalu karena harga terdorong di atas $ 1.800 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011 dan dengan fundamental yang...

Emas berjangka berakhir lebih tinggi, dekat tertinggi 1 minggu
Tuesday, 7 July 2020 01:35 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin ini, yang membangun penguatan dari pekan lalu untuk menandai penutupan tertinggi dalam hampir satu...

Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011
Wednesday, 8 July 2020 01:13 WIB

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga...

Emas Naik Tipis Seiring Peningkatan Kasus Virus Corona
Monday, 6 July 2020 14:27 WIB

Emas menguat karena investor mencari aset perlindungan di tengah meningkatnya kasus virus corona, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan...