Wednesday, 08 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Amerika Kenakan Sanksi Tambahan Baru atas Iran
Thursday, 9 January 2020 11:10 WIB | GLOBAL |Iran,GlobalAmerika

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (8/1), mengumumkan akan segera mengenakan sanksi-sanksi tambahan yang berat atas Iran. Hal itu dilakukan satu hari setelah Iran menembaki dua pangkalan militer Irak dimana terdapat pasukan Amerika. Penembakan misil itu dilakukan sebagai pembalasan atas pembunuhan Kepala Pasukan Garda Revolusi Iran, Jenderal Qassem Soleimani, oleh Amerika.

œSanksi-sanksi ini akan terus dijalankan sampai Iran mengubah tingkah lakunya, kata Trump dalam sebuah pernyataan dari Gedung Putih.

Iran sudah dikenai banyak sanksi yang merugikan, yang jumlahnya mencapai milyaran dollar per tahun, sehingga penerapan sanksi baru menimbulkan pertanyaan: hukuman apa lagi yang bisa dikenakan atas Iran?

Setiap sektor perekonomian Iran sudah dikenai sanksi berat, kata pakar Iran Kenneth Katzman dari Congressional Research Service, œtidak banyak yang bisa dilakukan selain dari pada sanksi-sanksi yang telah dikenakan sebelum ini.

Ekspor gas alam Iran, yang sampai sekarang belum dikenai sanksi, bisa dijadikan sasaran, kata Katzman. Namun hal itu akan merugikan pihak pembeli seperti Turki, sekutu Amerika.

Para pendukung sanksi atas Iran mengatakan masih banyak sanksi yang bisa dikenakan.

œAda bidang lain yang bisa dikenai sanksi, khususnya yang menyangkut aset pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Corps Garda Revolusi Iran, kata Annie Fixler, analis pada sebuah badan riset konservatif.

Gedung Putih tidak memberikan rincian tentang sanksi tambahan yang dimaksud presiden Trump itu. Jurubicara Departemen Keuangan mengatakan ia tidak punya informasi apakah ada sanksi-sanksi baru yang sedang dipertimbangkan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO...
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak...

Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'...
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) me...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington...
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini...
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamana...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi...
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis ke...

LATEST NEWS
AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak di AS. Presiden Donald Trump membekukan dana...

Saham Berjangka Hampir Datar Setelah Aksi Jual di Wall Street

Saham Berjangka AS sedikit berubah pada Rabu pagi, mengikuti pelemahan dalam ekuitas di sesi sebelumnya. Dow futures menyiratkan kenaikan saat pembukaan sekitar 20 poin. S&P 500 berjangka dan Nasdaq-100 berjangka keduanya juga hampir tidak...

Emas Reli Ke Level $ 1.800 Melihat Arus Masuk ETF Melebihi Rekor Setahun Penuh

Daya pikat emas semakin kuat saat tahun 2020 dibuka. Harga spot mencapai $ 1.800 per ons dan arus masuk year-to-date ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung bullion telah melampaui rekor total setahun penuh yang ditetapkan pada...

POPULAR NEWS
Harga Emas Naik: Penggeraknya Masih Aktif
Monday, 6 July 2020 13:40 WIB

Emas mencapai tonggak penting pekan lalu karena harga terdorong di atas $ 1.800 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011 dan dengan fundamental yang...

Emas berjangka berakhir lebih tinggi, dekat tertinggi 1 minggu
Tuesday, 7 July 2020 01:35 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin ini, yang membangun penguatan dari pekan lalu untuk menandai penutupan tertinggi dalam hampir satu...

Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011
Wednesday, 8 July 2020 01:13 WIB

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga...

Emas Naik Tipis Seiring Peningkatan Kasus Virus Corona
Monday, 6 July 2020 14:27 WIB

Emas menguat karena investor mencari aset perlindungan di tengah meningkatnya kasus virus corona, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan...