Sunday, 19 January 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Rusia Dilarang Ikut Olimpiade Selama 4 Tahun Karena Doping
Monday, 9 December 2019 23:50 WIB | GLOBAL |Global

Komite eksekutif World Anti-Doping Agency (WADA) atau œBadan Anti-Doping Dunia telah mengirim teguran œkeras kepada otoritas olahraga Rusia, dan melarang atlet dan pejabat dari negara itu ikut Olimpiade dan kejuaraan dunia dalam berbagai jenis olahraga selama empat tahun.

Komite itu membuat keputusan œdengan suara bulat Senin (9/12) setelah WADA menyimpulkan bahwa Moskow telah merusak data laboratorium dengan mencantumkan bukti-bukti palsu dan menghapus file yang terkait dengan tes doping positif yang seharusnya dapat digunakan untuk mengidentifikasi kecurangan dalam penggunaan doping.

œSudah terlalu lama, doping Rusia telah merongrong olahraga yang bersih. Pelanggaran terang-terangan oleh otoritas Rusia tentang kondisi pemulihan RUSADA menuntut tanggapan keras. Itulah persisnya yang telah disampaikan hari ini, kata Presiden WADA Sir Craig Reedie dalam sebuah pernyataan.

œRusia diberi kesempatan luas untuk menata dirinya dan bergabung kembali dengan komunitas anti-doping global demi kebaikan atletnya dan integritas olahraga, tetapi sebaliknya negara itu memilih untuk melanjutkan sikap kecurangan dan penolakannya, tambahnya. .

œSebagai hasilnya, WADA telah menanggapi dengan sekeras mungkin, sambil melindungi hak-hak atlet Rusia yang dapat membuktikan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak mendapat manfaat dari tindakan penipuan ini."

Badan Anti-Doping Rusia (RUSADA) diberi waktu 21 hari untuk secara resmi mengajukan banding atas putusan tersebut ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga yang berbasis di Lausanne, Swiss.

Sebagian anggota parlemen Rusia segera mengecam langkah itu dan mengatakan harus diajukan banding.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Pemimpin Iran Mengatakan Trump adalah 'Badut' yang Berpura-pura Mendukung...
Friday, 17 January 2020 23:31 WIB

Pemimpin tertinggi Iran mengatakan serangan misilnya terhadap pasukan AS di Irak awal bulan ini adalah "pukulan terhadap citra Amerika" sebagai negara adidaya, ketika ia memimpin shalat di Tehran untu...

Pentagon Bantah Tuduhan 'Laporan Palsu' Pencapaian di Afghanistan...
Friday, 17 January 2020 18:02 WIB

Pentagon membantah tuduhan bahwa kepemimpinan militer "mendorong kebohongan" guna menggambarkan upaya-upaya Amerika yang lebih optimis dalam perang hampir 20 tahun di Afghanistan. "Gagasan bahwa ada ...

Kesepakatan Perdagangan AS-Cina Mendapat Pujian, Tetapi Meninggalkan Bisnis Yang Belum Selesai...
Friday, 17 January 2020 09:55 WIB

Kesepakatan perdagangan "Fase 1" antara Amerika Serikat dan Cina, yang ditandatangani dengan banyak keriuhan di Gedung Putih pada hari Rabu, disambut dengan pujian yang berkualitas oleh sebagian besar...

PM Baru Rusia, Seorang Birokrat Karier Tanpa Tujuan Politik...
Thursday, 16 January 2020 23:55 WIB

Mikhail Mishustin tidak pernah memiliki ambisi politik sebagai birokrat karier dan namanya tidak muncul sebagai kandidat utama untuk menjadi perdana menteri Rusia berikutnya. Tetapi Mishustin yang be...

China: Virus Korona Baru Mungkin Menyebar Antar Manusia...
Thursday, 16 January 2020 17:36 WIB

Kemungkinan virus baru yang ditemukan di China Tengah bisa menyebar antar manusia tidak bisa dihapuskan, meskipun resiko penyebarannya pada saat ini rendah, kata para pejabat China, Rabu (15/1). Empa...

LATEST NEWS
Catat kenaikan mingguan terbaik sejak Agustus, S&P 500 dan Dow ditutup pada rekor baru

Saham AS ditutup pada tertinggi sepanjang masa pada Jumat, catat rekor ketiga beruntun untuk Dow dan S&P 500, seiring investor menyambut data ekonomi bullish dan berlanjutnya gelombang optimisme perdagangan. Saham Dow Jones Industrial Average...

Saham HK Akhiri Pekan ini dengan Keuntungan (Review)

Saham-saham Hong Kong berakhir pada Jumat ini dengan catatan positif, dengan investor mempertahankan optimisme atas prospek menyusul penandatanganan pakta perdagangan China-AS minggu ini yang meredakan ketegangan antara negara-negara adidaya...

Minyak catat penurunan minggu kedua beruntun seiring kekhawatiran permintaan global

Harga minyak stabil pada hari Jumat seiring pertumbuhan ekonomi yang lamban di China, importir minyak mentah terbesar dunia, meningkatkan kekhawatiran atas permintaan bahan bakar dan melawan optimisme dari penandatanganan kesepakatan dagang...

POPULAR NEWS
Permintaan aset haven berkurang, Emas berakhir lebih rendah
Friday, 17 January 2020 02:11 WIB

Emas berjangka menyerahkan kenaikan sebelumnya untuk berakhir lebih rendah pada hari Kamis, karena beberapa data ekonomi AS yang optimis mengurangi...

Emas Menguat, Tapi Mengalami Minggu Terburuk dalam 2-Bulan
Friday, 17 January 2020 19:32 WIB

Harga emas menguat pada hari Jumat, tetapi masih di jalur untuk membukukan penurunan mingguan terbesar dalam sekitar dua bulan karena data China...

Emas Berada Dijalur Penutupan Tertinggi seiring Dolar dan Imbal Hasil Obligasi Turun
Thursday, 16 January 2020 20:10 WIB

Emas berjangka pada hari Kamis menuju penutupan tertinggi dalam sekitar satu minggu, memperpanjang kenaikan dari hari Rabu setelah selesainya...

Emas Bertahan di Tengah Kekhawatiran Terkait Kesepakatan Perdagangan AS-China
Thursday, 16 January 2020 16:28 WIB

Harga emas bertahan stabil pada hari Kamis setelah Amerika Serikat dan China menandatangani kesepakatan perdagangan awal, karena para investor...