Wednesday, 08 April 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB | GLOBAL |GlobalAmerika

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran.

Rencana pengerahan pasukan itu mencakup "puluhan" kapal lebih banyak dan dua kali lipat jumlah pasukan yang ditambahkan ke pasukan AS di kawasan itu sejak awal tahun ini, kata harian itu, mengutip para pejabat AS yang tidak disebut namanya.

Dikatakan, Presiden Donald Trump dapat membuat keputusan tentang peningkatan pasukan itu paling awal bulan ini.

Seorang juru bicara Pentagon menolak mengomentari laporan itu kepada kantor berita AFP.

Langkah itu dilakukan setelah serangkaian serangan terhadap kapal-kapal kargo dan tanker, serangan pesawat nirawak dan rudal terhadap kilang minyak Saudi pada September yang diduga dilakukan oleh Iran.

Amerika telah meningkatkan kehadiran militernya di Teluk dan memperluas sanksi ekonomi pada negara itu yang meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah.

Pada pertengahan November, kapal induk AS Abraham Lincoln berlayar melewati Selat Hormuz. Unjuk kekuatan AS itu bertujuan meyakinkan semua negara sekutu AS yang khawatir dengan ancaman Iran.

Pada Oktober, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengumumkan, dua skuadron tempur dan tambahan baterai pertahanan rudal sedang dikirim ke Arab Saudi berjumlah sekitar 3.000 tentara baru.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
China Laporkan Tidak Ada Kematian Baru Akibat Virus Corona...
Tuesday, 7 April 2020 23:58 WIB

Para pejabat kesehatan China melaporkan tidak ada kematian baru akibat virus corona selama 24 jam terakhir. Ini merupakan laporan pertama semacam itu sejak Januari. Komisi Kesehatan Nasional, Selasa ...

Gejala COVID-19 Memburuk, PM Inggris Masuk Perawatan Intensif...
Tuesday, 7 April 2020 16:51 WIB

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang sedang dirawat di rumah sakit di London karena virus corona COVID-19), dipindahkan ke unit perawatan intensif setelah gejala penyakitnya memburuk. Kantor Jo...

AS Menunjuk Kelompok Supremasi Putih Rusia sebagai Organisasi Teror...
Tuesday, 7 April 2020 11:55 WIB

Amerika Serikat telah menunjuk kelompok supremasi kulit putih Gerakan Kekaisaran Rusia (RIM,) sebagai organisasi teroris global, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mencerminkan m...

PM Jepang Deklarasikan Keadaan Darurat Satu Bulan di Tokyo...
Tuesday, 7 April 2020 00:02 WIB

PM Jepang Shinzo Abe menyatakan ia akan mendeklarasikan keadaan darurat selama 30 hari di beberapa bagian negaranya sebagai respons atas meningkatnya jumlah kasus virus corona terkonfirmasi. Abe meng...

Ratu Inggris Berpidato Soal 'Tantangan' Pandemi COVID-19...
Monday, 6 April 2020 17:14 WIB

Ratu Elizabeth II mengimbau rakyat Inggris untuk "menghadapi tantangan" pandemi virus corona dalam sebuah pidato kepada rakyat Inggris yang jarang dilakukan, Minggu (5/4) malam. œSaya berbicara kep...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Catatkan Lebih Banyak Gain (Review)

Saham-saham Hong Kong menikmati reli yang sehat pada hari Selasa, sejalan dengan kenaikan di seluruh Asia dan mengikuti lonjakan di Wall Street, dengan para pedagang yang gembira oleh tanda-tanda melambatnya tingkat infeksi virus korona. Indeks...

Dow Berbalik Arah Hampir 1.000-Point Menjadi Berakhir Lebih Rendah

Saham A.S. mengakhiri sesi volatile di wilayah negatif, karena investor gagal mendorong indeks ekuitas untuk kenaikan kedua beruntun. Saham telah meningkat sepanjang sesi di tengah berlanjutnya tanda-tanda melambatnya penyebaran COVID-19 di...

Minyak Berjangka Berakhir Lebih Rendah Setelah EIA Memotong Prakiraan Harga

Minyak berjangka ditutup lebih rendah pada hari Selasa, mendapatkan keuntungan sebelumnya setelah Administrasi Informasi Energi menurunkan AS dan perkiraan harga minyak mentah global untuk tahun ini dan selanjutnya. Pedagang juga mempertimbangkan...

POPULAR NEWS
Emas dalam " Wait and See Mode " seiring Pedagang Menunggu Berita Lainnya
Monday, 6 April 2020 10:02 WIB

Harga emas sedikit berubah pada Senin pagi karena para pedagang tetap berhati-hati di tengah gejolak ekonomi yang berkelanjutan. Emas Berjangka...

Emas Berjangka Berakhir Di Level 7-Tahun Tertinggi
Tuesday, 7 April 2020 00:56 WIB

Emas berjangka naik pada hari Senin untuk menetap di level tertinggi dalam lebih dari tujuh tahun. "Stimulus fiskal dan moneter akan memberikan...

Emas Naik Lebih Dari 1% saat Virus Korona Menghantam Perekonomian Global
Monday, 6 April 2020 17:40 WIB

Emas melonjak lebih dari 1% ke level tertingginya lebih dari satu minggu pada hari Senin karena kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global yang...

Harga Emas Diharapkan Bersinar Karena Pemerintah AS Meluncurkan Stimulus
Monday, 6 April 2020 11:10 WIB

Emas diperkirakan akan terus naik dari posisi terendah pertengahan bulan Maret, berdasarkan survei harga emas mingguan Kitco. Harapan itu muncul...