Monday, 06 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Jepang-AS: Hubungan 3 Arah dengan Korea Selatan, Kunci Keamanan
Wednesday, 13 November 2019 17:48 WIB | GLOBAL |Global

Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika, Jenderal Mark Milley setuju dengan para pejabat Jepang hari Selasa (12/11) bahwa kerja sama tiga pihak dengan Korea Selatan adalah kunci keamanan regional dan bahwa pakta tentang berbagi intelijen antara Tokyo dan Seoul tidak boleh dibatalkan

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan ia memberi tahu Milley bahwa perselisihan di antara ketiga negara hanya akan mengganggu kestabilan kawasan dan menguntungkan Korea Utara, Tiongkok dan Rusia.

"Kami sama-sama berpendapat bahwa kerja sama Jepang-Amerika-Korea Selatan kini lebih penting daripada sebelumnya, sementara kami membahas situasi terkini terkait Korea Utara, termasuk peluncuran rudal balistik terbaru oleh Korea Utara," kata Motegi.

Ia dan Milley juga sepakat tentang pentingnya Jepang dan Korea Selatan berbagi intelijen. Motegi menambahkan, Milley berjanji menyampaikan pesan itu kepada Korea Selatan dalam kunjungannya ke negara itu.

Korea Selatan telah mengumumkan rencana untuk membatalkan General Security of Military Information Agreement, atau Kesepakatan Keamanan Umum Informasi Militer, disingkat GSOMIA, di tengah perselisihan dengan Jepang mengenai perdagangan dan sejarah perang.

Kesepakatan itu, yang berakhir akhir bulan ini, melambangkan kerja sama keamanan negara-negara tetangga di Asia dengan Amerika dalam menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara dan pengaruh China yang terus meningkat.

Pemerintahan Presiden Amerika Donald Trump mendesak Jepang dan Korea Selatan agar mempertahankan kesepakatan itu.

Milley juga bertemu Perdana Menteri Shinzo Abe dan Menteri Pertahanan Taro Kono, menurut Kementerian Luar Negeri dan laporan berita.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Kolombia Tangkap Tersangka Serangan Bom di Akademi Kepolisian...
Saturday, 4 July 2020 01:40 WIB

Kolombia menangkap delapan pemberontak sayap kiri yang dituduh menewaskan sedikitnya 22 orang dalam serangan bom terhadap sebuah akademi kepolisian. Laskar Pembebasan Nasional (ELN) mengaku bertanggu...

Senat AS Setujui RUU yang Menarget Entitas terkait UU Keamanan Hong Kong...
Friday, 3 July 2020 17:34 WIB

Senat Amerika hari Kamis (2/7) menyetujui RUU yang akan menghukum individu atau perusahaan yang melakukan bisnis dengan pejabat China yang bertanggung jawab dalam penerapan undang-undang keamanan baru...

Pemerintahan Trump Mengumumkan Rencana Perayaan Besar-Besaran Hari Kemerdekaan di Ibu Kota...
Friday, 3 July 2020 13:38 WIB

Pemerintahan Presiden Donald Trump terus melanjutkan rencana untuk mengadakan perayaan hari kemerdekaan tradisional 4 Juli di Washington DC, lengkap dengan pertunjukan kembang api besar-besaran, meski...

Pemilih Rusia Muluskan Jalan bagi Putin Berkuasa Hingga 2036...
Thursday, 2 July 2020 23:21 WIB

Para pemilih di Rusia telah menyetujui suatu paket reformasi konstitusi yang mencakup pembukaan kemungkinan bagi Presiden Vladimir Putin untuk dapat tetap menjadi presiden hingga 2036. Juru bicara Kr...

Perusahan AS dan Jerman Klaim Pengembangan Vaksin Covid-19 Menjanjikan...
Thursday, 2 July 2020 17:43 WIB

Sejumlah ilmuwan Amerika dan Jerman mengatakan tes dari kandidat vaksin Covid-19 menunjukkan hasil menggembirakan. Pfizer dari AS dan BioNTech dari Jerman telah bergabung dalam Proyek Lightspeed dan ...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong Akhiri Pekan Ini dengan Catatan Kuat (Review)

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih tinggi pada hari Jumat, memperpanjang kenaikan hampir tiga persen hari sebelumnya, karena pasar global didorong oleh pembacaan yang lebih baik dari perkiraan pada penciptaan lapangan kerja AS. Indeks Hang Seng...

Kolombia Tangkap Tersangka Serangan Bom di Akademi Kepolisian

Kolombia menangkap delapan pemberontak sayap kiri yang dituduh menewaskan sedikitnya 22 orang dalam serangan bom terhadap sebuah akademi kepolisian. Laskar Pembebasan Nasional (ELN) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil pada Januari...

Kekhawatiran virus meredam optimisme data ekonomi, Saham Eropa ditutup lebih rendah

Saham Eropa ditutup lebih rendah pada Jumat ini karena kekhawatiran atas melonjaknya jumlah infeksi virus corona di AS yang membuat optimisme yang timbul dari data ekonomi diluar AS, China, dan zona euro. Indeks Pan-European Stoxx 600 untuk...

POPULAR NEWS
Emas dan Saham Telah Berdamai
Friday, 3 July 2020 14:53 WIB

Untuk pertama kalinya tren indeks berjangka emas tidak terpengaruh oleh sentimen pasar saham selama masa pandemi COVID-19. Di sisi lain, emas saat...

Emas datar seiring kekhawatiran virus mengimbangi kenaikan dalam ekuitas
Friday, 3 July 2020 17:11 WIB

Harga emas sedikit berubah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas percepatan jumlah kasus virus korona membalikan risiko sentimen dari data...

Emas Menuju Kenaikan Mingguan Di Tengah Kekhawatiran Virus, Data Pekerjaan
Friday, 3 July 2020 08:24 WIB

Emas menuju kenaikan mingguan keempat karena kekhawatiran tentang meningkatnya kasus coronavirus membayangi data pekerjaan bulanan AS yang lebih...

Saham Hong Kong Menguat Pada Pembukaan Hari Jumat
Friday, 3 July 2020 09:04 WIB

Saham Hong Kong menguat pada pembukaan Jumat pagi, memperpanjang lonjakan hari sebelumnya, menyusul laporan pekerjaan AS yang mengangkat harapan...