Thursday, 09 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ketegangan Menjelang Pertemuan Erdogan-Trump
Tuesday, 12 November 2019 17:59 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan minggu ini akan berkunjung ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan itu diharapkan akan bisa memperbaiki hubungan yang tegang belakangan ini karena berbagai perbedaan kebijakan politik.

Topik pembicaraan antara pemimpin Turki dan Amerika itu adalah operasi militer Turki untuk menumpas milisi Kurdi Suriah, yang dikenal dengan singkatan YPG. Turki menyebut YPG sebagai teroris, tapi kelompok milisi itu adalah sekutu penting Amerika dalam melawan ISIS.

Kongres Amerika mengancam akan melancarkan sanksi luas atas Turki karena melancarkan operasi menumpas kelompok Kurdi itu. Sebagian sanksi yang diancamkan itu akan ditujukan kepada pribadi Erdogan.

Tapi Erdogan memperingatkan bahwa perjanjian yang dirundingkan antara Amerika dan Rusia untuk menghentikan operasi militer itu adalah taruhannya. Erdogan menuduh kelompok milisi Kurdi itu tidak mau mundur dari perbatasan dengan Turki.

Para analis mengatakan, Erdogan mungkin akan minta persetujuan tidak tertulis dari Presiden Trump untuk melanjutkan operasi militernya.

œIni pertemuan yang sangat penting, kata Asli Aydin-tasbas, fellow senior pada European Council on Foreign Relations.

œAda daftar panjang masalah yang dihadapi kedua negara. Hubungan itu belum pernah seburuk yang sekarang. Juga ada masalah tentang serbuan Turki ke Suriah dan keberatan yang diajukan Amerika, karena apa yang terjadi di lapangan sangat tidak menentu, tambahnya.

Meskipun terjadi peningkatan ketegangan bilateral, kedua presiden itu agaknya masih punya hubungan kerjasama yang baik, yang diharapkan Turki akan bisa memulihkan hubungan antara kedua negara.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
PM Inggris Bertanggung Jawab Atas Respons Terhadap Covid-19...
Wednesday, 8 July 2020 23:27 WIB

PM Inggris Boris Johnson, Pada Rabu (8/7) menyatakan ia memikul tanggung jawab penuh atas tanggapan negaranya terhadap pandemi Covid-19, dua hari setelah ia muncul menyalahkan para petugas di panti-pa...

AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO...
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak...

Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'...
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) me...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington...
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini...
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamana...

LATEST NEWS
Indeks Nikkei Tokyo Dibuka Lebih Tinggi

Indeks utama Nikkei Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi pada hari Kamis mengikuti kenaikan di Wall Street tetapi perdagangan berjalan lemah dengan kurangnya peristiwa penggerak pasar yang baru. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,30 persen atau 66,48...

Saham AS Menguat, Nasdaq Menyentuh Rekor Penutupan Tertinggi

Saham AS naik pada hari Rabu dan Nasdaq mencapai rekor penutupan tertinggi, didukung oleh saham teknologi karena tanda-tanda awal reboundnya ekonomi mengimbangi kekhawatiran tentang penguncian lebih lanjut karena lonjakan kasus virus corona di...

Bursa Saham HK Berakhir Dengan Kenaikan (Review)

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu setelah aksi jual tajam sehari sebelumnya dan menempatkan mereka kembali pada jalur kenaikan baru-baru ini meskipun ada lonjakan infeksi virus di seluruh dunia. Indeks Hang Seng naik...

POPULAR NEWS
Harga Emas Naik: Penggeraknya Masih Aktif
Monday, 6 July 2020 13:40 WIB

Emas mencapai tonggak penting pekan lalu karena harga terdorong di atas $ 1.800 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011 dan dengan fundamental yang...

Emas berjangka berakhir lebih tinggi, dekat tertinggi 1 minggu
Tuesday, 7 July 2020 01:35 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin ini, yang membangun penguatan dari pekan lalu untuk menandai penutupan tertinggi dalam hampir satu...

Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011
Wednesday, 8 July 2020 01:13 WIB

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga...

Emas Naik Tipis Seiring Peningkatan Kasus Virus Corona
Monday, 6 July 2020 14:27 WIB

Emas menguat karena investor mencari aset perlindungan di tengah meningkatnya kasus virus corona, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan...