Thursday, 12 December 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Ketegangan Menjelang Pertemuan Erdogan-Trump
Tuesday, 12 November 2019 17:59 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan minggu ini akan berkunjung ke Washington untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan itu diharapkan akan bisa memperbaiki hubungan yang tegang belakangan ini karena berbagai perbedaan kebijakan politik.

Topik pembicaraan antara pemimpin Turki dan Amerika itu adalah operasi militer Turki untuk menumpas milisi Kurdi Suriah, yang dikenal dengan singkatan YPG. Turki menyebut YPG sebagai teroris, tapi kelompok milisi itu adalah sekutu penting Amerika dalam melawan ISIS.

Kongres Amerika mengancam akan melancarkan sanksi luas atas Turki karena melancarkan operasi menumpas kelompok Kurdi itu. Sebagian sanksi yang diancamkan itu akan ditujukan kepada pribadi Erdogan.

Tapi Erdogan memperingatkan bahwa perjanjian yang dirundingkan antara Amerika dan Rusia untuk menghentikan operasi militer itu adalah taruhannya. Erdogan menuduh kelompok milisi Kurdi itu tidak mau mundur dari perbatasan dengan Turki.

Para analis mengatakan, Erdogan mungkin akan minta persetujuan tidak tertulis dari Presiden Trump untuk melanjutkan operasi militernya.

œIni pertemuan yang sangat penting, kata Asli Aydin-tasbas, fellow senior pada European Council on Foreign Relations.

œAda daftar panjang masalah yang dihadapi kedua negara. Hubungan itu belum pernah seburuk yang sekarang. Juga ada masalah tentang serbuan Turki ke Suriah dan keberatan yang diajukan Amerika, karena apa yang terjadi di lapangan sangat tidak menentu, tambahnya.

Meskipun terjadi peningkatan ketegangan bilateral, kedua presiden itu agaknya masih punya hubungan kerjasama yang baik, yang diharapkan Turki akan bisa memulihkan hubungan antara kedua negara.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Turki Ancam Balas AS Kalau Terapkan Sanksi Baru...
Thursday, 12 December 2019 10:52 WIB

Pemerintah Turki mengancam akan mengambil tindakan balasan kalau Amerika menjalankan sanksi-sanksi baru atasnya. Peringatan ini dikeluarkan ketika Senat Amerika sedang bersiap-siap mengadakan pemungu...

Seismolog Selandia Baru Khawatir akan Letusan Baru di Gunung Api...
Thursday, 12 December 2019 00:16 WIB

Pihak berwenang Selandia Baru, mengatakan pada Rabu, situasi di Pulau Putih masih tidak memungkinkan mereka untuk mengirimkan tim-tim SAR untuk mengambil jenazah para korban tewas akibat letusan gunun...

Aung San Suu Kyi Hadir di Pengadilan Den Haag Ketika Myanmar Dituduh Melakukan Genosida...
Wednesday, 11 December 2019 18:27 WIB

Penasihat negara Myanmar, pemenang hadiah Nobel, Aung San Suu Kyi, hadir di Mahkamah Internasional di Den Haag, Selasa untuk membela pemerintahnya dari tuduhan genosida. Militer Myanmar dituduh melak...

Inggris Bersiap Pemilu, Perjuangan Berat Brexit Diperkirakan Berlanjut...
Wednesday, 11 December 2019 11:01 WIB

Para pemimpin politik Inggris melakukan persiapan terakhir menjelang pemilihan umum pada Kamis (12/12), yang didominasi oleh masalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Sebuah laporan baru dari kelompo...

Polisi Hong Kong Klaim Jinakkan 2 Bom Rakitan di Kampus...
Tuesday, 10 December 2019 23:56 WIB

Polisi Hong Kong mengatakan mereka telah menjinakkan dua bom besar rakitan yang penuh paku di sebuah universitas. Polisi mengatakan petugas penjinak bom bergegas ke kampus Wah Yan di distrik Wanchai ...

LATEST NEWS
Turki Ancam Balas AS Kalau Terapkan Sanksi Baru

Pemerintah Turki mengancam akan mengambil tindakan balasan kalau Amerika menjalankan sanksi-sanksi baru atasnya. Peringatan ini dikeluarkan ketika Senat Amerika sedang bersiap-siap mengadakan pemungutan suara menentang Turki karena membeli sistem...

Emas Pertahankan Kenaikan Semalam setelah Fed Menjaga Suku Bunga Stabil

Harga emas pada hari Kamis melayang di dekat level tertinggi satu minggu di sesi sebelumnya, karena dolar mempertahankan penurunan tertajam dalam beberapa minggu setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga dan menandakan pertumbuhan...

Saham Hong Kong Memulai Sesi pada Kamis ini dengan Keuntungan

Saham-saham Hong Kong memulai perdagangan dengan keuntungan sehat pada Kamis pagi setelah Federal Reserve mengindikasikan tidak akan mengubah suku bunga sepanjang tahun depan, menunjukkan kekuatan dalam ekonomi AS. Indeks Hang Seng naik 0,87...

POPULAR NEWS
Emas tergelincir sedikit jelang pertemuan Fed pekan ini
Tuesday, 10 December 2019 03:13 WIB

Emas berjangka ditutup dengan sedikit menurun pada Senin ini menjelang pembaruan kebijakan pertengahan pekan dari Federal Reserve serta pemilihan...

Emas berakhir lebih tinggi untuk pertama kalinya dalam 3 sesi
Wednesday, 11 December 2019 01:56 WIB

Emas naik pada Selasa, dengan harga menemukan dukungan setelah membukukan dua sesi penurunan berturut-turut. Pedagang mengamati potensi kesepakatan...

Harga emas menetap lebih tinggi, turun setelah keputusan Fed
Thursday, 12 December 2019 02:22 WIB

Emas berjangka ditutup lebih tinggi pada Rabu ini, kemudian beringsut lebih rendah dalam perdagangan elektronik setelah Federal Reserve...

Emas Stabil Dengan The Fed dan Tarif dalam Fokus Minggu Ini
Monday, 9 December 2019 18:01 WIB

Emas stabil setelah penurunan pada hari Jumat karena para pedagang mengalihkan fokus mereka ke pertemuan kebijakan bank sentral yang akan...