Wednesday, 08 July 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Segera Putuskan Pengecualian Terkait Nuklir Iran
Wednesday, 30 October 2019 11:06 WIB | GLOBAL |Iran,GlobalAmerika

Pemerintahan Trump, Selasa (29/10), menghadapi tenggat yang ditentukannya sendiri untuk memutuskan apakah akan memperpanjang pengecualian yang memungkinkan kekuatan dunia lainnya bekerja sama dengan Iran pada proyek-proyek nuklir sipil tanpa harus dikenai sanksi AS.

Berbicara dalam sidang Senat pada 16 Oktober, Utusan Khusus AS untuk Iran, Brian Hook, mengatakan pengecualian nuklir Iran yang diperbarui Departemen Luar Negeri selama 90 hari pada 30 Juli, berakhir pada 29 Oktober. Ia mengatakan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo harus membuat keputusan apakah akan membatalkan lima pengecualian atau memperbarui salah satunya untuk periode tambahan.

Kelima pengecualian itu memungkinkan Eropa, Rusia dan China mengerahkan personel keempat lokasi nuklir Iran untuk bekerja sama dengan rekan-rekan mereka dari Iran. Hal itu untuk memastikan lokasi itu tidak terlibat dalam kegiatan untuk membuat senjata nuklir. Amerika dan sekutunya telah lama menuduh Iran berupaya meningkatkan kemampuan senjata nuklirnya, sementara Teheran mengatakan program nuklirnya bertujuan damai.

Iran setuju bekerja sama dengan para ahli internasional untuk melarang kegiatan terkait senjata potensial di empat lokasi nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi internasional sebagai bagian dari kesepakatan 2015 dengan kekuatan dunia.

Presiden AS Donald Trump tahun lalu menarik diri dari kesepakatan itu dan secara sepihak memberlakukan kembali sanksi AS terhadap Iran. Ia mengatakan kesepakatan 2015 itu tidak cukup keras terhadap Iran dan meluncurkan kampanye "tekanan maksimum" untuk memaksa Teheran meninggalkan ambisi senjata nuklirnya dan kegiatan jahat lainnya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO...
Wednesday, 8 July 2020 17:03 WIB

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak...

Kasus Covid-19 Meningkat, Melbourne Kembali Berlakukan 'Lockdown'...
Wednesday, 8 July 2020 10:58 WIB

Kota Melbourne di bagian selatan Australia akan dikenai lagi lockdown selama enam pekan karena meningkatnya kasus baru Covid-19. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews, Selasa (7/7) me...

Presiden Meksiko Siap Bertemu Presiden Trump di Washington...
Tuesday, 7 July 2020 23:32 WIB

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam lawatan resmi pertamanya ke Washington hari Rabu (8/7), sambil menunggu hasil tes virus coronanya...

TikTok akan Meninggalkan Hong Kong setelah Pengesahan UU Keamanan Baru-baru ini...
Tuesday, 7 July 2020 17:11 WIB

TikTok mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka akan menghentikan operasi di Hong Kong, bergabung dengan perusahaan media sosial lainnya dengan hati-hati melihat konsekuensi dari undang-undang keamana...

Diplomat AS di Hong Kong: UU Keamanan Baru Adalah Tragedi...
Tuesday, 7 July 2020 10:48 WIB

Diplomat tertinggi AS di Hong Kong mengatakan, Senin (6/7), penerapan undang-undang keamanan baru di wilayah semi otonomi China itu merupakan sebuah tragedi. Undang-undang itu, menurutnya, mengikis ke...

LATEST NEWS
AS Secara Resmi Memberitahu PBB Keluar dari WHO

Gedung Putih secara resmi telah memberi tahu Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Amerika keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), meskipun jumlah kasus Covid-19 melonjak di AS. Presiden Donald Trump membekukan dana...

Saham Berjangka Hampir Datar Setelah Aksi Jual di Wall Street

Saham Berjangka AS sedikit berubah pada Rabu pagi, mengikuti pelemahan dalam ekuitas di sesi sebelumnya. Dow futures menyiratkan kenaikan saat pembukaan sekitar 20 poin. S&P 500 berjangka dan Nasdaq-100 berjangka keduanya juga hampir tidak...

Emas Reli Ke Level $ 1.800 Melihat Arus Masuk ETF Melebihi Rekor Setahun Penuh

Daya pikat emas semakin kuat saat tahun 2020 dibuka. Harga spot mencapai $ 1.800 per ons dan arus masuk year-to-date ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung bullion telah melampaui rekor total setahun penuh yang ditetapkan pada...

POPULAR NEWS
Harga Emas Naik: Penggeraknya Masih Aktif
Monday, 6 July 2020 13:40 WIB

Emas mencapai tonggak penting pekan lalu karena harga terdorong di atas $ 1.800 per ons untuk pertama kalinya sejak 2011 dan dengan fundamental yang...

Emas berjangka berakhir lebih tinggi, dekat tertinggi 1 minggu
Tuesday, 7 July 2020 01:35 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi pada Senin ini, yang membangun penguatan dari pekan lalu untuk menandai penutupan tertinggi dalam hampir satu...

Emas berjangka catat penutupan tertinggi sejak September 2011
Wednesday, 8 July 2020 01:13 WIB

Emas berjangka menandai penutupan tertingginya dalam hampir sembilan tahun, setelah naik hampir ke level $1.810 per ons selama sesi Selasa. Harga...

Emas Naik Tipis Seiring Peningkatan Kasus Virus Corona
Monday, 6 July 2020 14:27 WIB

Emas menguat karena investor mencari aset perlindungan di tengah meningkatnya kasus virus corona, dengan Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan...