Monday, 18 November 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Para Legislator Hong Kong Secara Resmi Batalkan RUU Ekstradisi
Wednesday, 23 October 2019 23:42 WIB | GLOBAL |Global

Legislatif Hong Kong, Rabu (23/10) secara resmi membatalkan RUU ekstradisi yang memicu empat bulan protes anti-pemerintah, pada hari yang sama ketika tersangka pembunuhan terkait kemelut itu dibebaskan dari penjara di Hong Kong, dan mengatakan dia berencana untuk menyerahkan diri kepada otoritas Taiwan.

Tetapi pengunjuk rasa dan legislator oposisi mengatakan langkah itu hanya merupakan konsesi kecil, dan mereka tidak akan membuat mereka mundur dari lima tuntutan terhadap pemerintah Hong Kong.

Chan Tong-kai, 20 tahun, secara tidak sengaja memicu protes anti pemerintah yang telah berlangsung selama empat bulan di kota kelahirannya, Hong Kong, setelah dia dengan kejam membunuh pacarnya yang hamil di Taiwan tahun lalu. Karena kasus tersebut, kota semi-otonom dari pemerintah China, pada bulan Februari mengusulkan undang-undang yang akan memungkinkan warga Hongkong seperti Chan untuk diekstradisi ke China daratan untuk diadili di sana.

Langkah itu menyulut kemarahan di kota berpenduduk padat itu, yang sejak serah terima dari pemerintahan Inggris kei ke China pada tahun 1997, oleh Beijing diizinkan untuk beroperasi di bawah perjanjian œSatu Negara, Dua Sistem. Banyak warga merasa RUU ekstradisi yang diusulkan itu adalah langkah terlalu jauh ke arah pengaruh Beijing.

Karena itu protes mulai pecah pada bulan Juni, dan bentrokan dengan kekerasan terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi. Tuntutan para pemrotes berubah menjadi jauh lebih besar dari rancangan undang-undang ekstradisi tersebut.

Kepala eksekutif kota Hong Kong, Carrie Lam, menangguhkan RUU itu pada bulan Juni, tetapi demonstrasi terus berlanjut, dan pengunjuk rasa dalam gerakan tanpa pemimpin itu menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah mereka. Tuntutan itu termasuk hak pilih universal, penyelidikan terhadap kekerasan polisi selama berlangsung protes, amnesti bagi para pemrotes dan penarikan penuh undang-undang ekstradisi.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong...
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di...

Komite Hak Asasi PBB Kutuk Pelanggaran HAM di Korea Utara...
Friday, 15 November 2019 18:00 WIB

Komite Hak Asasi PBB, Kamis (14/11), menyetujui satu resolusi yang mengutuk pelanggaran hak asasi manusia HAM di Korea Utara yang mungkin dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Keputu...

Korut Katakan AS Tawarkan Lanjutkan Pembicaraan Nuklir Desember...
Friday, 15 November 2019 13:42 WIB

Korea Utara, Kamis (14/11), mengatakan, AS telah mengusulkan dilanjutkannya kembali pembicaraan nuklir yang mengalami kebuntuan pada bulan Desember, sementara kedua negara semakin mendekati tenggat wa...

Korut Keluarkan Peringatan Terkait Latihan Militer AS-Korsel...
Thursday, 14 November 2019 23:30 WIB

Korea Utara memperkuat tuntutannya hari Rabu (13/11) supaya Amerika membuka hubungan normal dengan negara itu menjelang akhir tahun ini, karena Korea Utara sudah œkehilangan kesabaran. Badan pem...

Suriah, Misil Rusia Jadi Agenda Pembicaraan Trump-Erdogan...
Wednesday, 13 November 2019 23:25 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan mengunjungi Gedung Putih, Rabu (13/11), untuk melangsungkan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin kemungkinan akan membahas serangan Turk...

LATEST NEWS
Bursa Hong Kong Ditutup Mendatar, Mengakhiri Pekan Yang Sulit (Review)

Bursa Hong Kong ditutup hampir tidak bergerak pada hari Jumat, mengakhiri pekan yang kacau karena melihat kota itu dilumpuhkan oleh protes keras, yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Indeks Hang Seng naik tipis 2,97 poin ke level...

Harapan Perdagangan Mendorong Wall Street ke Rekor Baru; Sektor Kesehatan Naik

Indeks saham utama Wall Street ditutup pada rekor level terbaru pada hari Jumat, dipicu oleh optimisme segar atas potensi ketegangan perdagangan AS-China yang menenangkan dan oleh kenaikan besar dalam saham perusahaan kesehatan. Dow Jones...

Minyak naik 1,7%, mengabaikan kekhawatiran meningkatnya pasokan

Minyak berjangka naik hampir 2% pada hari Jumat seiring komentar dari pejabat tinggi AS terkait meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan AS-China, tetapi kekhawatiran tentang peningkatan pasokan minyak mentah membatasi harga. Minyak...

POPULAR NEWS
Emas berjangka turun pada sesi ini, naik 0,4% untuk minggu ini
Saturday, 16 November 2019 02:01 WIB

Emas berjangka turun pada hari Jumat, seiring optimisme bahwa fase pertama dari kesepakatan perdagangan AS-Cina akan segera tercapai, dan kekuatan...

Emas Pangkas Gain Mingguan pasca Komentar Kudlow terkait Kesepakatan
Friday, 15 November 2019 09:31 WIB

Emas menurun, memangkas kenaikan mingguan keempat untuk kali kelima, setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengisyaratkan kemajuan...

Emas Lebih Rendah Karena Kesepakatan Perdagangan Menghilangkan Daya Tarilk Haven
Friday, 15 November 2019 21:14 WIB

Emas berjangka diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat, menghentikan rebound setelah komentar optimis pada prospek untuk kesepakatan perdagangan...

Bursa Hong Kong Ditutup Mendatar, Mengakhiri Pekan Yang Sulit (Review)
Saturday, 16 November 2019 04:28 WIB

Bursa Hong Kong ditutup hampir tidak bergerak pada hari Jumat, mengakhiri pekan yang kacau karena melihat kota itu dilumpuhkan oleh protes keras,...