Friday, 05 June 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Para Legislator Hong Kong Secara Resmi Batalkan RUU Ekstradisi
Wednesday, 23 October 2019 23:42 WIB | GLOBAL |Global

Legislatif Hong Kong, Rabu (23/10) secara resmi membatalkan RUU ekstradisi yang memicu empat bulan protes anti-pemerintah, pada hari yang sama ketika tersangka pembunuhan terkait kemelut itu dibebaskan dari penjara di Hong Kong, dan mengatakan dia berencana untuk menyerahkan diri kepada otoritas Taiwan.

Tetapi pengunjuk rasa dan legislator oposisi mengatakan langkah itu hanya merupakan konsesi kecil, dan mereka tidak akan membuat mereka mundur dari lima tuntutan terhadap pemerintah Hong Kong.

Chan Tong-kai, 20 tahun, secara tidak sengaja memicu protes anti pemerintah yang telah berlangsung selama empat bulan di kota kelahirannya, Hong Kong, setelah dia dengan kejam membunuh pacarnya yang hamil di Taiwan tahun lalu. Karena kasus tersebut, kota semi-otonom dari pemerintah China, pada bulan Februari mengusulkan undang-undang yang akan memungkinkan warga Hongkong seperti Chan untuk diekstradisi ke China daratan untuk diadili di sana.

Langkah itu menyulut kemarahan di kota berpenduduk padat itu, yang sejak serah terima dari pemerintahan Inggris kei ke China pada tahun 1997, oleh Beijing diizinkan untuk beroperasi di bawah perjanjian œSatu Negara, Dua Sistem. Banyak warga merasa RUU ekstradisi yang diusulkan itu adalah langkah terlalu jauh ke arah pengaruh Beijing.

Karena itu protes mulai pecah pada bulan Juni, dan bentrokan dengan kekerasan terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi. Tuntutan para pemrotes berubah menjadi jauh lebih besar dari rancangan undang-undang ekstradisi tersebut.

Kepala eksekutif kota Hong Kong, Carrie Lam, menangguhkan RUU itu pada bulan Juni, tetapi demonstrasi terus berlanjut, dan pengunjuk rasa dalam gerakan tanpa pemimpin itu menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah mereka. Tuntutan itu termasuk hak pilih universal, penyelidikan terhadap kekerasan polisi selama berlangsung protes, amnesti bagi para pemrotes dan penarikan penuh undang-undang ekstradisi.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19...
Friday, 5 June 2020 09:40 WIB

Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, mengukuhkan 87 kematian akibat virus itu dalam satu hari saja pada hari Rabu (3/6). Itu adalah lonjak...

Legislatif Hong Kong Mengesahkan UU Lagu Kebangsaan yang Kontroversial...
Thursday, 4 June 2020 23:26 WIB

Legislatif Hong Kong, pada Kamis mengeluarkan undang-undang kontroversial untuk melarang ejekan lagu kebangsaan Cina di tengah meluasnya oposisi. Langkah itu diambil pada peringatan 31 tahun penumpas...

Dokter Pantau Konsumsi Obat Malaria Trump...
Thursday, 4 June 2020 18:52 WIB

Tim dokter kepresidenan melaporkan, Rabu (3/6), tim medis Gedung Putih terus mengawasi ritme jantung Presiden Donald Trump termasuk setidaknya satu hasil elektrokardiogram (EKG), untuk memantau kemung...

Brazil Catat Rekor Baru Kematian Dalam Satu Hari Karena Virus Corona...
Thursday, 4 June 2020 10:17 WIB

Brazil mengumumkan telah mencatat rekor kematian dalam satu hari akibat virus corona, Selasa (2/6). Kementerian kesehatan menyatakan telah mengukuhkan tambahan 1.262 kematian akibat COVID-19, membuat...

Penduduk Asli Australia Menunjukkan Solidaritas Dengan Para Pemrotes AS...
Wednesday, 3 June 2020 23:40 WIB

Ketika protes terjadi di Amerika Serikat, keluarga pribumi yang memiliki pengalaman buruk dengan penegak hukum mengatakan kebrutalan polisi adalah masalah serius di Australia. Penduduk asli Aborigin m...

LATEST NEWS
Saham Tokyo Turun Tapi Bersiap Untuk Gain Mingguan Ditengah Melemahnya Yen

Saham Jepang melemah karena investor mengunci beberapa kenaikan minggu ini pada hari Jumat, tetapi yen yang lebih lemah dan optimisme keseluruhan tentang rebound ekonomi dari kemerosotan yang disebabkan oleh virus corona membuat indeks utama berada...

Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19

Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, mengukuhkan 87 kematian akibat virus itu dalam satu hari saja pada hari Rabu (3/6). Itu adalah lonjakan tertinggi dalam satu hari sejak wabah mulai...

Saham Hong Kong Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Pada Awal Perdagangan

Saham Hong Kong bergerak naik pada awal perdagangan Jumat, meskipun kenaikan dibatasi oleh aksi ambil untung pasca reli empat hari yang membuat indeks naik lebih dari enam persen. Indeks Hang Seng bertambah 0,09 persen, atau 21,88 poin, menjadi...

POPULAR NEWS
Emas berjangka membukukan penurunan beruntun kedua
Wednesday, 3 June 2020 01:24 WIB

Emas berjangka mencatat penurunan beruntun sesi kedua pada Selasa ini, diikuti aksi ambil untung dan kekuatan di pasar saham global menjadi alasan...

Emas berjangka turun beruntun untuk sesi ketiga
Thursday, 4 June 2020 01:03 WIB

Emas berjangka menandai penurunan sesi ketiga secara beruntun pada hari Rabu, yang membukukan penyelesaian terendahnya dalam lebih dari tiga pekan....

Harga Emas Naik, Didukung Oleh Dolar Yang Lebih Lemah Seiring Reli Saham
Tuesday, 2 June 2020 19:23 WIB

Emas berjangka pada Selasa ini naik tipis di belakang dolar AS yang lebih lemah, dengan kenaikan dibatasi oleh logam mulia oleh kenaikan global...

Emas catat kenaikan pertama dalam 4 sesi pada pelemahan dolar dan saham
Friday, 5 June 2020 01:29 WIB

Emas berjangka naik pada Kamis ini, dengan harga membukukan kenaikan pertama nya dalam empat sesi terkait pelemahan di pasar saham serta dolar AS,...