Tuesday, 26 May 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Korsel Cabut Jepang dari Daftar Negara Penerima Layanan Cepat Perdagangan
Wednesday, 18 September 2019 23:25 WIB | GLOBAL |

Korea Selatan merealisasikan janjinya untuk mencabut Jepang dari daftar negara pilihan yang mendapatkan layanan perdagangan jalur cepat “ sebuah langkah yang mempertegas pertikaian diplomatik yang meningkat terkait pendudukan Jepang pada abad ke-20 di Semenanjung Korea.

Pencabutan Tokyo dari daftar negara-negara yang mendapat pembatasan minimal perdagangan ini akan mengharuskan perusahaan-perusahaan Korea Selatan menunggu selama 15 hari untuk mendapat persetujuan mengekspor barang atau benda sensitif ke Jepang. Berkat status jalur cepat, proses itu biasanya hanya memerlukan waktu lima hari.

Keputusan hari Rabu (18/9) itu diumumkan beberapa pekan setelah Tokyo mencabut Korea Selatan dari daftar mitra-mitra dagang yang bisa dipercaya. Keputusan itu membatasi ekspor materi-materi ke Korea Selatan yang digunakan untuk memproduksi semikonduktor, layar ponsel pintar, dan barang-barang elektronik lain yang menjadi tulang punggung ekonomi Korea Selatan yang sangat bergantung pada ekspor.

Seoul telah mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas langkah yang diambil Jepang untuk memperketat pengawasan ekspor atas materi-materi itu.

Keputusan Tokyo terhadap Seoul itu dipandang banyak pengamat sebagai aksi pembalasan terhadap keputusan pengadilan di Korea Selatan yang memerintahkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk memberikan kompensasi kepada warga Korea yang menjalani kerja paksa di pabrik-pabrik Jepang pada masa lalu.

Perusahaan-perusahaan Jepang tidak mematuhi perintah pengadilan itu sehingga mendorong sejumlah korban mengajukan gugatan hukum untuk menyita atau melikuidasi aset-aset perusahaan-perusahaan tersebut di Korea.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Pemimpin Hong Kong Mengatakan Hukum Keamanan yang Kontroversial tidak Perlu dikhawatirkan...
Tuesday, 26 May 2020 17:35 WIB

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan kebebasan dasar kota itu tidak akan dilanggar oleh undang-undang keamanan baru untuk kota semi-otonom yang diusulkan oleh Beijing. Usulan undang-undang itu, y...

Sekolah, Kantor Dibuka, New South Wales Bersiap Hadapi Kekacauan...
Tuesday, 26 May 2020 11:23 WIB

Negara bagian terpadat di Australia pada Senin (25/5) mengerahkan ratusan staf pengendali keramaian untuk menegakkan aturan pembatasan sosial di transportasi umum. Lonjakan penumpang diperkirakan akan...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu...
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru ...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong...
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'...
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan...

LATEST NEWS
Pemimpin Hong Kong Mengatakan Hukum Keamanan yang Kontroversial tidak Perlu dikhawatirkan

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan kebebasan dasar kota itu tidak akan dilanggar oleh undang-undang keamanan baru untuk kota semi-otonom yang diusulkan oleh Beijing. Usulan undang-undang itu, yang diresmikan pekan lalu selama sidang kongres...

Emas mereda seiring reli pada ekuitas; Kesengsaraan Hong Kong batasi kerugian

Emas sedikit lebih rendah pada hari Selasa seiring harapan pemulihan ekonomi mengangkat pasar saham dengan banyak negara mengurangi lockdown yang disebabkan oleh virus korona, meskipun ketegangan China-AS atas Hong Kong membatasi kerugian emas...

Dow berjangka naik lebih dari 500 poin di tengah harapan vaksin coronavirus

Saham berjangka AS diperdagangkan lebih tinggi pada Selasa pagi untuk memulai minggu liburan pendek, karena optimisme tumbuh tentang vaksin coronavirus yang potensial. Saham Dow Jones Industrial Average berjangka menunjukkan kenaikan pada...

POPULAR NEWS
Emas Jatuh Saat Potensi Stimulus Jepang Tingkatkan Minat Terhadap Aset Berisiko
Monday, 25 May 2020 15:13 WIB

Emas turun pada hari Senin karena ekuitas Jepang naik di tengah berita tentang program stimulus potensial yang mendorong minat risiko investor,...

Emas Turun Seiring Meningkatnya Ketegangan AS-Tiongkok
Monday, 25 May 2020 13:36 WIB

Emas turun di Asia pada Senin pagi, dengan meningkatnya ketegangan AS-Cina yang terus memengaruhi permintaan bahkan untuk aset safe-haven. Emas...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi...

Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global
Monday, 25 May 2020 08:31 WIB

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global...