Wednesday, 16 October 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Gugat Pelapor Snowden Terkait Buku Baru
Wednesday, 18 September 2019 17:36 WIB | GLOBAL |Global

Amerika Serikat menggugat mantan karyawan CIA dan NSA, Edward Snowden, karena diduga melanggar perjanjian kerahasiaan yang ia tandatangani sebelum menerbitkan buku barunya.

Departemen Kehakiman menuduh Snowden tidak memenuhi kesepakatan untuk menyerahkan draft buku "Permanent Record" kepada kedua lembaga, dan juga memberi pidato publik mengenai masalah-masalah yang berkaitan dengan intelijen.

"Permanent Record" mulai dijual Selasa (17/9). Walaupun Mahkamah Agung memutuskan pada 1980 bahwa pemerintah tidak bisa menghentikan penerbitan dan penjualan buku-buku semacam itu, Amerika bisa menyita semua keuntungan yang sedianya diperoleh Snowden dari buku itu.

Berdasarkan perjanjian mengenai kerahasiaan, Snowden seharusnya memberikan salinannya kepada Badan Intelijen Pusat dan Badan Keamanan Nasional untuk ditinjau sebelum dipublikasikan. Penerbitnya, Macmillan, juga disebut dalam gugatan itu.

"Kemampuan Amerika untuk melindungi informasi keamanan nasional yang sensitif bergantung pada kepatuhan karyawan dan kontraktor dengan perjanjian kerahasiaan mereka," kata Asisten Jaksa Agung, Jody Hunt, Selasa. "Gugatan itu menunjukkan Departemen Kehakiman tidak mentolerir pelanggaran kepercayaan publik ini. Kita tidak akan mengizinkan individu untuk memperkaya diri mereka sendiri dengan mengorbankan Amerika," tambah Hunt.

Snowden melarikan diri ke Rusia pada 2013 setelah membocorkan ribuan dokumen tentang kegiatan mata-mata pemerintah AS dan kegiatan intelijen lainnya.

Dia bereaksi terhadap gugatan dengan serangkaian komentar Twitter, mengatakan, "Saya tidak yakin saya pernah melihat buku yang CIA dan NSA anggap terlalu berbahaya untuk dibaca."

Sumber : VOA News

RELATED NEWS
Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong...
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS...
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terha...

Presiden Rusia Ingin Tingkatkan Hubungan dengan UAE...
Tuesday, 15 October 2019 23:42 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (15/10), sebagian bagian dari lawatannya ke Timur Tengah. Adapun tujuan lawatan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan an...

Korea Utara Minta Banyak Konsesi dari AS sebelum Lanjutkan Perundingan...
Tuesday, 15 October 2019 18:32 WIB

Korea Utara menuntut supaya Amerika melakukan semuanya sebelum Korea Utara mau memberikan konsesi apapun, kata Duta Besar AS untuk Korea Selatan Harry Harris dalam wawancara yang diterbitkan har...

Rusia Memperketat Kebebasan pada pengguna Internet...
Tuesday, 15 October 2019 10:57 WIB

Rancangan undang-undang baru yang akan diajukan bulan depan kepada Majelis Rendah Rusia akan memperketat peraturan tentang penggunaan internet, komputer, dan tablet serta peralatan lain untuk mengakse...

LATEST NEWS
Penjualan ritel AS hentikan kenaikan beruntun 6 bulan pada September

Penjualan ritel AS jatuh pada September untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan karena sebagian besar toko membukukan penerimaan yang lebih rendah, ini menandakan bahwa pelambatan yang diperkirakan akan terjadi pada belanja konsumen sedang...

Minyak bervariasi karena masih adanya kekhawatiran atas prospek permintaan

Harga minyak berjangka berada dalam kinerja yang beragam pada Rabu ini, dengan minyak mentah Brent merayap lebih rendah dan West Texas Intermediate di wilayah positif, karena kekhawatiran atas permintaan global masih ada. Minyak mentah West Texas...

Saham berjangka AS sedikit lebih rendah terkait kekhawatiran kesepakatan dagang

Indeks saham berjangka mengindikasikan awal yang sedikit lebih rendah untuk Wall Street Rabu, dengan analis mengutip kekhawatiran bahwa ketegangan antara AS dan China atas protes di Hong Kong dapat mempersulit upaya untuk menyelesaikan kesepakatan...

POPULAR NEWS
Emas Kembali Mendekati Level $ 1.500 Terkait Kekhawatiran Perang Dagang Baru
Tuesday, 15 October 2019 03:33 WIB

Apa yang buruk untuk perdagangan baik pada emas. Logam kuning ditemukan disukai kembali dengan investor haven pada hari Senin, menggoda dengan level...

Emas Mencatatkan Penutupan Terendah Bulan Ini Seiring Investor Menimbang Kesepakatan Perdagangan
Wednesday, 16 October 2019 03:44 WIB

Harga emas turun pada hari Selasa untuk menandai penyelesaian terendah dalam sebulan mereka hingga saat ini, karena investor menunggu kejelasan...

Emas Sedikit Menguat Terkait Optimisme Perdagangan; Paladium di Rekornya
Monday, 14 October 2019 16:23 WIB

Emas bertahan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari setelah turun pekan lalu seiring optimisme perdagangan AS-Tiongkok. Palladium menyentuh rekor...

Emas sedikit naik seiring ketidakpastian Brexit mendorong penawaran safe-haven
Wednesday, 16 October 2019 08:48 WIB

Harga emas naik tipis pada hari Rabu setelah merosot hampir 1% di sesi sebelumnya, seiring ketidakpastian apakah Inggris dapat menghindari penundaan...