Tuesday, 26 May 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Putri Saudi Didapati Bersalah Karena Memukuli Pekerja di Prancis
Friday, 13 September 2019 11:12 WIB | GLOBAL |Global

Saudara perempuan Pangeran Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dinyatakan bersalah di Prancis karena menganiaya seorang tukang ledeng dan ditawan di apartemennya di Paris.

Putri Hassa binti Salman, yang diadili di absentia, dihukum 10 bulan pada hari Kamis dan didenda $ 11.000 atas tuduhan kekerasan bersenjata dan keterlibatan untuk menahan seseorang dari kehendak mereka.

Satu-satunya anak perempuan Raja Arab Saudi, King Salman, menurut keterangan  beliau menjadi marah ketika dia mengira tukang ledeng, warga negara Prancis kelahiran Mesir Ashraf Eid, telah memotretnya di dalam rumahnya.

Ashraf Eid dipanggil untuk memperbaiki wastafel di kamar mandi putri pada September 2016. Dia mengklaim dia melihat dia mengambil foto kamar mandi, yang dia butuhkan untuk pekerjaannya, dan menuduhnya mengambil foto untuk menjualnya.

Dakwaan mengatakan dia memerintahkan pengawalnya Rani Saidi untuk memukul dan mempermalukan Eid.

Tukang ledeng itu juga mengatakan penjaga memukulinya, mengikatnya, menodongkan pistol ke kepalanya dan memerintahkannya untuk mencium kaki sang putri.

Eid mengajukan keluhan kepada polisi setelah dia dibebaskan dari apartemen beberapa jam kemudian.

Puteri Hassa meninggalkan Perancis tiga hari setelah kejadian dan belum kembali.

Pengawalnya, yang berada di pengadilan Kamis lalu, diberi hukuman percobaan delapan bulan dan diperintahkan untuk membayar denda $ 5.600.

Pengacara putri Prancis menyebut tuduhan itu "fantastis," dan mengatakan timnya akan mengajukan banding atas putusan itu.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Sekolah, Kantor Dibuka, New South Wales Bersiap Hadapi Kekacauan...
Tuesday, 26 May 2020 11:23 WIB

Negara bagian terpadat di Australia pada Senin (25/5) mengerahkan ratusan staf pengendali keramaian untuk menegakkan aturan pembatasan sosial di transportasi umum. Lonjakan penumpang diperkirakan akan...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu...
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi negara. Bendera dikibarkan setengah tiang di berbagai penjuru ...

Menlu China Memperingatkan Pihak Asing yang Memberi Gangguan Pada Hong Kong...
Monday, 25 May 2020 14:02 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi memperingatkan Barat dan para pemain lainnya bahwa "tidak ada campur tangan eksternal akan ditoleransi" karena Beijing mempertimbangkan undang-undang keamanan baru di...

Keluarga mantan tangan kanan pangeran Saudi yang melarikan diri ke Kanada kini 'menjadi target'...
Monday, 25 May 2020 12:03 WIB

Seorang pejabat senior keamanan Saudi yang selama bertahun-tahun merupakan perantara utama MI6 Inggris dan agen mata-mata Barat lainnya di Arab Saudi, kini dipersekusi bersama keluarganya, ujar mantan...

Jepang Cabut Situasi Darurat di 3 Prefektur...
Friday, 22 May 2020 23:54 WIB

Jepang berencana mencabut situasi darurat untuk tiga prefektur lagi sementara jumlah kasus baru virus corona telah berkurang. Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, Kamis (21/5) di Tokyo mengatakan sek...

LATEST NEWS
Emas mereda seiring reli pada ekuitas; Kesengsaraan Hong Kong batasi kerugian

Emas sedikit lebih rendah pada hari Selasa seiring harapan pemulihan ekonomi mengangkat pasar saham dengan banyak negara mengurangi lockdown yang disebabkan oleh virus korona, meskipun ketegangan China-AS atas Hong Kong membatasi kerugian emas...

Dow berjangka naik lebih dari 500 poin di tengah harapan vaksin coronavirus

Saham berjangka AS diperdagangkan lebih tinggi pada Selasa pagi untuk memulai minggu liburan pendek, karena optimisme tumbuh tentang vaksin coronavirus yang potensial. Saham Dow Jones Industrial Average berjangka menunjukkan kenaikan pada...

Saham Hong Kong berakhir naik tajam

Saham Hong Kong menguat pada Selasa karena kekhawatiran atas undang-undang keamanan Cina yang kontroversial yang diusulkan untuk kota itu dibayangi oleh harapan untuk ekonomi global karena pemerintah terus mengurangi pembatasan lockdown. Indeks...

POPULAR NEWS
Emas Jatuh Saat Potensi Stimulus Jepang Tingkatkan Minat Terhadap Aset Berisiko
Monday, 25 May 2020 15:13 WIB

Emas turun pada hari Senin karena ekuitas Jepang naik di tengah berita tentang program stimulus potensial yang mendorong minat risiko investor,...

Emas Turun Seiring Meningkatnya Ketegangan AS-Tiongkok
Monday, 25 May 2020 13:36 WIB

Emas turun di Asia pada Senin pagi, dengan meningkatnya ketegangan AS-Cina yang terus memengaruhi permintaan bahkan untuk aset safe-haven. Emas...

AS Peringati 'Memorial Day', Korban Covid-19 Dekati 100 Ribu
Monday, 25 May 2020 18:51 WIB

Senin ini (25/5) adalah "Memorial Day" (Hari Pahlawan) di AS, hari untuk menghormati ratusan ribu tentara AS yang mengorbankan jiwa bagi...

Minyak Turun Seiring Ketegangan AS-China Menambah Ketegangan Ekonomi Global
Monday, 25 May 2020 08:31 WIB

Minyak sedikit lebih rendah karena perang kata-kata yang meningkat antara AS dan China menambah kehati-hatian terhadap prospek pemulihan global...