Sunday, 22 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Korsel Batalkan Perjanjian Berbagi Data Intelijen Militer dengan Jepang
Thursday, 22 August 2019 23:24 WIB | GLOBAL |Global

Di tengah meruncingnya perselisihan sengit dengan Jepang, Korea Selatan memutuskan untuk membatalkan perjanjian berbagi data intelijen militer dengan Tokyo. Hal ini membuka perpecahan baru dalam kerjasama keamanan trilateral di antara Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan.

Kantor istana presiden Korea Selatan, Gedung Biru, menyatakan hari Kamis (22/8), melanjutkan perjanjian yang ditandatangani untuk saling berbagi informasi militer yang sensitif tidak lagi menjadi kepentingan nasional negara itu. Seoul akan memberitahu Tokyo mengenai keputusannya sebelum tenggat hari Sabtu untuk memperbarui Perjanjian Keamanan Umum mengenai Informasi Militer (GISOMIA), sebut pernyataan itu.

Keputusan untuk keluar dari perjanjian itu memperburuk ketegangan antara Korea Selatan dan Jepang, yang terlibat dalam perselisihan yang berakar pada penggunaan tenaga kerja paksa oleh Jepang pada masa pendudukannya terhadap Korea. Langkah itu juga mengancam akan mengubah lebih jauh kerjasama keamanan mengenai prioritas Amerika seperti Korea Utara dan China.

Dalam mengumumkan keputusannya, Korea Selatan menyebut keputusan Jepang baru-baru ini untuk mengeluarkan Seoul dari daftar mitra dagang terpercayanya. Disebutkan pula bahwa langkah itu diambil Jepang œtanpa memberi alasan jelas dan telah menyebabkan œperubahan besar dalam kerjasama keamanan antara kedua negara.

Dampak langsung penarikan keluar dari perjanjian itu tidak jelas, karena perjanjian itu baru ditandatangani pada November 2016.

œSaya berharap tidak ada dampak terhadap kebijakan, tetapi akan ada impan terhadap kerjasama militer dan intelijen, kata David Maxwell, mantan anggota pasukan khusus Amerika di Angkatan Darat amerika, yang berdinas di Korea Selatan. œInformasi akan dibagi melalui perantara Amerika, kecuali jika Korea Selatan atau Jepang membuat situasi memburuk dengan menambahkan sejumlah peringatan seperti informasi yang mereka berikan tidak dapat dibagi ke pihak ketiga.

Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-wha mengatakan "keputusan untuk mundur dari GISOMIA merupakan isu terpisah dari aliansi Korea Selatan-Amerika, sebut kantor berita Korea Selatan Yonhap. Keputusan itu, kata Kang, diambil karena ada œmasalah kepercayaan antara Seoul dan Tokyo, lapor Yonhap.

Tetapi langkah itu tidak dapat dipisahkan dari aliansi Seoul dengan Washington, tegas Maxwell, yang kini bergabung dengan lembaga Foundation for Defense of Democracies yang berbasis di Washington. œIni merusak keamanan nasional ketiga negara, meskipun Korea Selatan yang paling menderita, jelasnya.

Militer AS tidak menanggapi langsung permintaan berkomentar dari VOA.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Militer AS Klaim Kerjasama Semakin Erat dengan Turki di Suriah...
Friday, 20 September 2019 16:57 WIB

Pejabat militer senior Amerika mengatakan, kemajuan mengesankan terjadi dalam kerjasama dengan sekutu NATO-nya, Turki di Suriah timur laut. Tetapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Tu...

Menlu AS: Ada Informasi Penting untuk Trump Setelah Pembicaraan di Timteng...
Friday, 20 September 2019 10:16 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, Kamis (19/9) mengatakan ia memiliki œinformasi penting untuk Presiden Donald Trump mengenai acara menanggapi serangan baru-baru ini terhadap fasilitas-fa...

Pemerintahan Trump akan Tindak San Francisco Terkait Tunawisma...
Thursday, 19 September 2019 23:38 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan, pemerintahnya akan menyatakan kota San Francisco melanggar peraturan lingkungan terkait populasi tunawismanya. Berbicara ke wartawan di pesawat kepresidenan Air F...

2 Senator AS Peringatkan Trump Terkait Kesepakatan Nuklir dengan Saudi...
Thursday, 19 September 2019 16:41 WIB

Dua senator AS memperingatkan pemerintahan Trump mengenai kesepakatan kerja sama nuklir dengan Arab Saudi, khawatir akan memicu perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah yang bergejolak. "Berbagi tek...

Anggota Kongres AS Janji Dukung Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong...
Thursday, 19 September 2019 10:30 WIB

Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) minggu depan akan mengambil tindakan untuk mulai meloloskan RUU untuk memberantas pelanggaran HAM di Hong Kong, sebuah tindakan guna memberi dukungan jangka panjan...

LATEST NEWS
Saham HK Ditutup Turun pada Jumat ini (Review)

Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen, atau 33,28 poin, menjadi 26,435,67. Indeks...

Wall Street Turun Karena Berkurangnya Optimisme Pembicaraan Perdagangan

Wall Street turun pada hari Jumat setelah delegasi pertanian China membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Montana minggu depan, mengurangi optimisme tentang pembicaraan perdagangan antara AS-China. Dow Jones Industrial Average turun 160,19...

Minyak AS Berakhir Turun, Tetapi Naik 6% Untuk Minggu Ini, Gain Mingguan Terbesar dalam 3 Bulan

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Jumat, tetapi memperoleh kenaikan hampir 6% untuk minggu ini, kenaikan terbesar dalam tiga bulan. Ketika Saudi mengungkapkan tingkat kerusakan akibat serangan terhadap fasilitas minyak akhir pekan...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Penurunan Pertama dalam 4 Sesi
Friday, 20 September 2019 01:13 WIB

Emas berjangka berakhir dengan penurunan pada hari Kamis, yang pertama dalam empat sesi, sehari setelah Federal Reserve mengumumkan penurunan suku...

Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penurunan Baru (Review)
Friday, 20 September 2019 03:36 WIB

Saham Hong Kong jatuh untuk hari keempat secara beruntun pada Kamis setelah Federal Reserve memangkas suku bunganya tetapi para pelaku pasar...

Emas Berdiri Di Atas $ 1.500 Setelah The Fed, Palladium Mencapai Rekor
Friday, 20 September 2019 16:00 WIB

Emas menuju kenaikan mingguan pertama dalam empat hari seiring meningkatnya tantangan ekonomi dan pelonggaran moneter tetap menjadi fokus setelah...

Emas Berjangka Raih Gain Mingguan Pertama dalam Sebulan
Saturday, 21 September 2019 01:24 WIB

Emas berjangka menguat pada Jumat ini untuk meraih kenaikan untuk minggu ini, yang pertama dalam empat minggu, karena ketegangan geopolitik tetap...