Sunday, 22 September 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump Ingin Rusia Kembali ke Kelompok G7
Thursday, 22 August 2019 17:14 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (21/8), mengatakan, ia ingin Rusia kembali dimasukkan ke dalam kelompok tujuh negara maju, walaupun Rusia masih menduduki Semenanjung Krimea.

Rusia dikeluarkan dari kelompok itu karena menganeksasi Krimea pada 2014. Trump tampaknya tidak peduli bahwa Rusia menganggap Krimea sebagai kawasannya, dan justru menyalahkan Presiden Barack Obama atas pencaplokan Krimea.

œRusia mengambil alih Krimea dalam masa jabatan Obama, bukan dalam masa jabatan saya. Faktanya, Putin sama sekali mengalahkan Obama dalam masalah Krimea dan soal-soal lain. Putin menunjukkan ia lebih pandai dari Obama, dan karena itu Obama marah dan mengeluarkan Rusia dari kelompok G-8, yang sekarang menjadi G7, kata Trump.

G7 mencakup Amerika, Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang dan Inggris. Dana Moneter Internasional menyebut ke-7 negara maju itu menguasai 58 persen kekayaan bersih dunia. China adalah negara yang perekonomiannya nomor dua setelah Amerika, tapi tidak termasuk dalam G7, sedangkan Rusia tercatat dalam ranking ke-12.

Gedung Putih mengatakan, Trump dan Presiden Perancis Emmanuel Macron sepakat bahwa Rusia harus diundang ke pertemuan G7 tahun 2020 yang akan diadakan di Amerika. Tapi Macron, Rabu, menentang kembalinya Rusia ke dalam kelompok itu tanpa penyelesaian masalah Krimea, disamping banyaknya korban warga Ukraina yang tewas dalam konflik dengan pemberontak yang didukung Rusia.

œSaya kira, mengundang Rusia kembali ke dalam kelompok itu hanya akan menunjukkan kelemahan G7, suatu kesalahan strategis, karena itu menunjukkan kita membenarkan tindakannya yang keliru itu. Kata Macron, krisis di Ukraina harus diselesaikan sebelum Rusia bisa kembali ke dalam kelompok G7.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Militer AS Klaim Kerjasama Semakin Erat dengan Turki di Suriah...
Friday, 20 September 2019 16:57 WIB

Pejabat militer senior Amerika mengatakan, kemajuan mengesankan terjadi dalam kerjasama dengan sekutu NATO-nya, Turki di Suriah timur laut. Tetapi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Tu...

Menlu AS: Ada Informasi Penting untuk Trump Setelah Pembicaraan di Timteng...
Friday, 20 September 2019 10:16 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, Kamis (19/9) mengatakan ia memiliki œinformasi penting untuk Presiden Donald Trump mengenai acara menanggapi serangan baru-baru ini terhadap fasilitas-fa...

Pemerintahan Trump akan Tindak San Francisco Terkait Tunawisma...
Thursday, 19 September 2019 23:38 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan, pemerintahnya akan menyatakan kota San Francisco melanggar peraturan lingkungan terkait populasi tunawismanya. Berbicara ke wartawan di pesawat kepresidenan Air F...

2 Senator AS Peringatkan Trump Terkait Kesepakatan Nuklir dengan Saudi...
Thursday, 19 September 2019 16:41 WIB

Dua senator AS memperingatkan pemerintahan Trump mengenai kesepakatan kerja sama nuklir dengan Arab Saudi, khawatir akan memicu perlombaan senjata nuklir di Timur Tengah yang bergejolak. "Berbagi tek...

Anggota Kongres AS Janji Dukung Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong...
Thursday, 19 September 2019 10:30 WIB

Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) minggu depan akan mengambil tindakan untuk mulai meloloskan RUU untuk memberantas pelanggaran HAM di Hong Kong, sebuah tindakan guna memberi dukungan jangka panjan...

LATEST NEWS
Saham HK Ditutup Turun pada Jumat ini (Review)

Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan di Jumat ini karena para pelaku pasar resah atas dampak dari protes terhadap ekonomi di kota tersebut. Indeks Hang Seng tergelincir 0,13 persen, atau 33,28 poin, menjadi 26,435,67. Indeks...

Wall Street Turun Karena Berkurangnya Optimisme Pembicaraan Perdagangan

Wall Street turun pada hari Jumat setelah delegasi pertanian China membatalkan kunjungan yang direncanakan ke Montana minggu depan, mengurangi optimisme tentang pembicaraan perdagangan antara AS-China. Dow Jones Industrial Average turun 160,19...

Minyak AS Berakhir Turun, Tetapi Naik 6% Untuk Minggu Ini, Gain Mingguan Terbesar dalam 3 Bulan

Minyak berjangka berakhir lebih rendah pada hari Jumat, tetapi memperoleh kenaikan hampir 6% untuk minggu ini, kenaikan terbesar dalam tiga bulan. Ketika Saudi mengungkapkan tingkat kerusakan akibat serangan terhadap fasilitas minyak akhir pekan...

POPULAR NEWS
Emas Catatkan Penurunan Pertama dalam 4 Sesi
Friday, 20 September 2019 01:13 WIB

Emas berjangka berakhir dengan penurunan pada hari Kamis, yang pertama dalam empat sesi, sehari setelah Federal Reserve mengumumkan penurunan suku...

Saham Hong Kong Berakhir Dengan Penurunan Baru (Review)
Friday, 20 September 2019 03:36 WIB

Saham Hong Kong jatuh untuk hari keempat secara beruntun pada Kamis setelah Federal Reserve memangkas suku bunganya tetapi para pelaku pasar...

Emas Berdiri Di Atas $ 1.500 Setelah The Fed, Palladium Mencapai Rekor
Friday, 20 September 2019 16:00 WIB

Emas menuju kenaikan mingguan pertama dalam empat hari seiring meningkatnya tantangan ekonomi dan pelonggaran moneter tetap menjadi fokus setelah...

Emas Berjangka Raih Gain Mingguan Pertama dalam Sebulan
Saturday, 21 September 2019 01:24 WIB

Emas berjangka menguat pada Jumat ini untuk meraih kenaikan untuk minggu ini, yang pertama dalam empat minggu, karena ketegangan geopolitik tetap...