Monday, 01 June 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Uji Rudal Darat Pertama yang Sebelumnya Dilarang dalam Perjanjian INF
Tuesday, 20 August 2019 13:17 WIB | GLOBAL |AmerikaGlobalRusia

Pentagon mengatakan, Amerika telah mengadakan ujicoba rudal penjelajah yang diluncurkan dari darat dan berhasil mengenai sasarannya setelah terbang lebih dari 500 kilometer.

Rudal itu diluncurkan hari Minggu (18/8) dari pulau San Nicolas di lepas pantai California.

œData yang dikumpulkan dari percobaan ini akan digunakan untuk pengembangan rudal jarak menengah, kata pengumuman Pentagon hari Senin (19/8).

Amerika sebelumnya tidak bisa mengadakan percobaan rudal yang punya jarak jangkauan antara 500 sampai 5.500 km karena masih terikat perjanjian senjata nuklir jarak menengah atau INF dengan Rusia.

Pemerintah Amerika keluar dari perjanjian itu tanggal 2 Agustus lalu, karena Rusia menurut AS, telah melakukan pelanggaran sejak bertahun-tahun.

Kata Pentagon, rudal yang diuji coba itu hanya membawa bom konvensional dan bukan senjata nuklir.

Menteri Pertahanan Amerika Mark Esper mengatakan, kalau Amerika berhasil membuat sistem rudal penjelajah yang diluncurkan dari darat, Amerika akan menempatkan rudal-rudal jarak menengah yang dipersenjatai dengan senjata konvensional itu di Asia.

Esper menambahkan, sudah tiba masanya Amerika tidak lagi dihambat oleh suatu perjanjian dan bisa mengembangkan sistem senjata yang dikehendakinya. Kata Esper, sekutu-sekutu Amerika dalam pakta pertahanan NATO setuju dengan konsep itu.

Esper tidak mau mengatakan kapan dan di mana rudal itu akan ditempatkan di Asia, sampai senjata-senjata itu siap dikirim, tapi ia berharap hal itu bisa dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Esper mengatakan lebih dari 80 persen rudal China bisa mencapai jarak antara 500 sampai 5.500 km.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
DPR AS Bahas Kekhawatiran atas Pelanggaran Privasi "TikTok"...
Friday, 29 May 2020 23:46 WIB

Empat belas anggota Partai Demokrat dari Komisi Energi dan Perdagangan di DPR AS meminta agar regulator Komisi Perdagangan Federal (FTC) menyelidiki aplikasi video populer TikTok terkait pelanggaran p...

Pengunjuk rasa di Kosovo Menentang Calon Presiden untuk Perdana Menteri...
Friday, 29 May 2020 17:54 WIB

Para pemrotes yang mendukung Gerakan Penentuan Nasib Sendiri yang berkuasa di Kosovo, atau Vetevendosje !, turun ke jalan Pristina, ibukota, Kamis untuk menentang calon Presiden Hashim Thaci untuk men...

Trump dan Macron Sepakat Gelar Pertemuan Tatap Muka G7 di Gedung Putih...
Friday, 29 May 2020 10:38 WIB

Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Perancis Emmanuel Macron sepakat bahwa pertemuan Kelompok G7 harus diadakan secara langsung dan dalam waktu dekat. Kedua pem...

Garda Pantai AS Sita Sejumlah Besar Kokain di Dekat Puerto Rico...
Thursday, 28 May 2020 23:09 WIB

Garda Pantai AS menyatakan para awak dari dua kapalnya menemukan 1.100 pound atau hampir 500 kg kokain di wilayah di lepas pantai Puerto Rico. Pihak berwenang, Rabu (27/5) mengumumkan, seorang awak h...

Rugby Dimulai Kembali di Australia Setelah Minggu Lockdown COVID-19...
Thursday, 28 May 2020 17:52 WIB

Kompetisi olahraga besar pertama di Australia akan dimulai kembali pada Kamis setelah minggu-minggu lockdown COVID-19. National Rugby League (NRL) telah mengadopsi langkah-langkah biosekuriti yang ket...

LATEST NEWS
Saham Hong Kong akhiri minggu ini dengan lebih banyak kerugian (Review)

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih banyak kerugian pada Jumat seiring  para pedagang dengan gugup menunggu konferensi pers Donald Trump, di mana ia akan menetapkan tanggapan AS terhadap rencana China untuk memberlakukan undang-undang...

Saham AS Hapus Kerugian Awal dan Berakhir Dengan Bervariasi Pasca Pernyataan Trump

Saham AS membalikkan kerugian awal untuk membukukan hasil akhir yang bervariasi pada hari Jumat, membatasi kinerja mingguan dan bulanan yang kuat, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan serangkaian tindakan yang bertujuan untuk menghukum China...

Minyak berjangka AS berbalik untuk berakhir lebih tinggi, naik 88% bulan ini

Minyak berjangka AS berbalik arah untuk berakhir lebih tinggi pada hari Jumat ini, mendapatkan dorongan karena para pedagang melihat perkembangan terkait dengan Hong Kong terkait ketegangan antara AS dan China, dan ketika penurunan rig minyak AS...

POPULAR NEWS
Emas berjangka berakhir lebih tinggi, naik lebih dari 3% untuk bulan ini
Saturday, 30 May 2020 01:21 WIB

Emas berjangka berakhir lebih tinggi pada Jumat ini karena ketegangan antara AS dan China atas Hong Kong memicu permintaan safe haven untuk logam...

Emas Naik dan Bersiap untuk Kenaikan Mingguan seiring Investor Menunggu Pernyataan Presiden Trump tentang Cina
Friday, 29 May 2020 19:45 WIB

Emas berjangka bergerak lebih tinggi untuk di sesi kedua Jumat, menempatkan harga emas di jalur untuk kenaikan mingguan moderat di tengah fokus...

Saham Hong Kong akhiri minggu ini dengan lebih banyak kerugian
Friday, 29 May 2020 15:29 WIB

Saham Hong Kong berakhir dengan lebih banyak kerugian pada Jumat seiring  para pedagang dengan gugup menunggu konferensi pers Donald Trump, di...

Emas naik seiring pasar dengan hati-hati menunggu respons Trump terhadap HK
Friday, 29 May 2020 17:26 WIB

Harga emas naik pada hari Jumat, didukung oleh ketegangan perdagangan AS-China yang masih berlangsung, sementara para pelaku pasar dengan hati-hati...