Friday, 24 January 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS Tunda Pengenaan Tarif Tambahan untuk Barang-barang China
Wednesday, 14 August 2019 11:36 WIB | GLOBAL |Global

Amerika Serikat mengatakan, Selasa (13/8), akan menunda pelaksanaan tambahan tarif impor 10 persen atas barang buatan China, yang semula akan diberlakukan mulai pada 1 September.

Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika mengatakan, pajak tambahan atas komputer laptop, layar komputer, ponsel pintar, konsol video game, berbagai mainan, sepatu dan pakaian jadi, akan diberlakukan mulai 15 Desember. Ini untuk membantu konsumen Amerika yang akan membeli barang-barang tersebut sebagai hadiah atau untuk digunakan sendiri menjelang hari natal.

œYang kami lakukan adalah menunda pemberlakuan tarif itu supaya tidak mempengaruhi musim belanja di Amerika, kata Presiden AS Donald Trump.

Selain itu, kata Trump lagi, Amerika juga akan menghapus sama sekali tarif atas impor barang-barang tertentu buatan China, œberdasarkan faktor-faktor kesehatan, keamanan, keamanan nasional dan lain-lain.

Kabar tentang penundaan pelaksanaan tarif tambahan itu mendorong kenaikan pada pasar saham di Amerika. Harga-harga saham di bursa New York melonjak 1,5 persen.

Dalam masa dua tahun terakhir, Trump telah memberikan atau berjanji akan memberikan lebih dari AS$26 miliar bantuan kepada para petani karena China menghentikan pembelian hasil-hasil pertanian Amerika.

Kendati klaim Trump, tarif yang dikenakan atas impor dari China itu harus dibayar oleh konsumen, karena para importir menaikkan harga barangnya sesuai dengan tarif impor yang harus mereka bayar.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Korut Larang Kunjungan Turis Asing Terkait Wabah Virus Korona...
Thursday, 23 January 2020 23:07 WIB

Korea Utara untuk sementara melarang kunjungan turis asing sebagai tanggapan atas wabah virus baru yang membahayakan di negara tetangganya, China. Tergantung berapa lama larangan itu berlaku, langkah ...

Hakim Agung Terpilih Sebagai Presiden Perempuan Pertama Yunani...
Thursday, 23 January 2020 17:41 WIB

Para anggota parlemen Yunani memilih presiden perempuan pertama negara itu hari Rabu (22/1), dengan mayoritas suara mendukung hakim pengadilan tinggi Katerina Sakellaropoulou. Berbicara setelah secar...

Taiwan Desak China Rilis Semua Informasi tentang Virus Corona...
Thursday, 23 January 2020 11:39 WIB

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mendesak China, Rabu (22/1) agar merilis semua informasi tentang wabah virus baru dan bekerja sama dengan Taiwan untuk menghentikan penyebarannya. Atas desakan China, Tai...

Trump Tidak Kesampingkan Sanksi Terhadap Irak...
Wednesday, 22 January 2020 23:46 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (22/1) tidak mengesampingkan sanksi terhadap Irak, tetapi menyatakan apa yang disebutnya œhubungan yang sangat baik ketika ditanya tentang kemungkinan rencana ...

AS Laporkan Kasus Pertama Virus Baru Corona...
Wednesday, 22 January 2020 18:56 WIB

Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus pertama virus baru Corona yang berasal dari Wuhan, China dan telah menewaskan sedikitnya enam orang. Para pejabat kesehatan di negara bagian barat laut AS, Washi...

LATEST NEWS
Saham Jepang hapus gain awal terkait khawatiran virus

Saham Jepang menyerahkan kenaikan awal pada Jumat ini untuk diperdagangkan sedikit berubah karena kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kematian akibat virus corona baru di Cina melebihi harapan peningkatan laba perusahaan teknologi. Pada 0159...

Minyak stabil, tapi terbebani kekhawatiran penyebaran virus China

Harga minyak stabil pada hari Jumat, tetapi berada di jalur untuk penurunan hingga 5% untuk pekan ini di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar akan melemah karena penyebaran virus pernapasan dari China yang telah menewaskan...

Saham di Asia tergelincir karena investor terus mengkaji dampak virus corona

Saham di Asia menurun pada perdagangan Jumat pagi karena jumlah kasus virus corona di Cina daratan naik menjadi lebih dari 800, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 25. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,42% pada awal perdagangan, dengan saham...

POPULAR NEWS
Emas Ditutup Lebih Rendah seiring Pedagang Menimbang Dampak Wabah Virus Di China
Wednesday, 22 January 2020 01:56 WIB

Emas berjangka menetap sedikit lebih rendah pada hari Selasa, dengan beberapa sumber menghubungkan kerugian dengan kemungkinan bahwa wabah virus...

Emas berakhir melemah seiring kekhawatiran terkait virus di China
Thursday, 23 January 2020 02:03 WIB

Emas berjangka berakhir dengan penurunan moderat pada hari Rabu, seiring beberapa pasar ekuitas di Asia dan AS naik dan sementara pedagang komoditas...

Emas berjangka berakhir pada level tertinggi dalam lebih dari 2 minggu
Friday, 24 January 2020 01:53 WIB

Emas berjangka ditutup di level tertinggi lebih dari dua minggu pada hari Kamis, seiring kekhawatiran seputar penyebaran virus corona yang...

Emas Stabil Pada Ekspektasi Kebijakan Bank Sentral
Wednesday, 22 January 2020 21:13 WIB

Harga emas sedikit berubah pada hari Rabu karena dukungan teknis pada kebijakan moneter dovish yang diharapkan dari bank sentral mengimbangi minat...