Tuesday, 10 December 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Huawei Bantu Korea Utara Bangun Jaringan Nirkabel
Tuesday, 23 July 2019 08:20 WIB | GLOBAL |Global

Huawei Technologies, perusahaan teknologi raksasa China yang terjerat dalam sengketa dagang antara Beijing dan Amerika, secara diam-diam membantu Korea Utara membangun jaringan nirkabel komersial dalam beberapa tahun terakhir ini. Berita itu diterbitkan harian The Washington Post hari Senin.

Harian the Washington Post melaporkan, kajian terhadap dokumen internal perusahaan dan sumber-sumber yang dekat dengan operasional Huawei menunjukkan bahwa perusahaan itu bermitra dengan perusahaan milik pemerintah China, Panda International Information Technology, pada sejumlah proyek dengan Korea Utara selama rentang waktu sedikitnya delapan tahun.

The Post, sebutan bagi harian ini, menyebutkan sumber informasinya “ terdiri atas perintah kerja terdahulu, kontrak-kontrak, dan tabel data “ adalah mantan pegawai Huawei yang menganggap informasi dimaksud dapat menjadi konsumsi publik, namun tidak mau identitasnya disebut karena khawatir akan aksi balasan.

Bantuan Huawei untuk Korea Utara segera menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan itu, yang menggunakan teknologi Amerika pada produknya, melanggar ketentuan kendali ekspor Amerika tentang penyediaan peralatan kepada Pyongyang. Rezim komunis yang tertutup itu terus berada di bawah sanksi ekonomi internasional terkait pengembangan senjata nuklirnya dan pelanggaran hak asasi manusia.

Pemerintahan Presiden Donald Trump, mengutip kekhawatiran akan keamanan nasional, memberi sanksi kepada Huawei pada bulan Mei, melarang perusahaan-perusahaan Amerika menjual suku cadang ke Huawei tanpa lisensi khusus karena khawatir produknya dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen untuk Beijing. China telah menetapkan Huawei sebagai œjuara nasional.

Namun setelah Trump bertemu Presiden China, Xi Jinping pada KTT Ekonomi G-20 di Jepang satu bulan lalu, pemimpin Amerika ini, dalam upayanya memulai kembali pembicaraan dagang dengan China, menyetujui permintaan Xi untuk memperbarui penjualan suku cadang Amerika kepada Huawei, namun menekankan bahwa hal tersebut hanya terjadi jika penjualan dimaksud tidak mengancam keamanan nasional Amerika.

Di luar isu keterlibatan Huawei di Korea Utara, Amerika telah menuduh perusahaan itu menipu bank dan melanggar larangan berdagang dengan Iran. Perusahaan ini mengaku tidak bersalah.

Dalam penyataan, Huawei mengatakan œtidak mempunyai bisnis di Korea Utara, tetapi menolak menjawab pertanyaan apakah perusahaan ini pernah bekerja di sana.

œHuawei berkomitmen penuh untuk mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara dan wilayah tempat kami beroperasi, perusahaan itu menyatakan, œtermasuk seluruh kendali ekspor serta perundangan dan peraturan terkait sanksi PBB, Amerika, dan Uni Eropa."

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, bertemu Senin dengan jajaran eksekutif perusahaan semi-konduktor dan perangkat lunak terkait isu ekonomi, termasuk penjualan produk mereka ke Huawei. Meskipun Trump dan Xi sepakat untuk membuka kembali penjualan yang tidak mengancam keamanan nasional Amerika, Amerika belum merinci penjualan apa yang diizinkan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Trump, Demokrat Hampir Sepakat Tentang Revisi Kesepakatan Dagang...
Tuesday, 10 December 2019 19:01 WIB

Laporan-laporan berita mengatakan Partai Demokrat dan Gedung Putih hampir sepakat mengenai perubahan pada perjanjian perdagangan yang ditandatangani oleh Amerika, Kanada, dan Meksiko tahun lalu. Perja...

Korut Sebut Presiden AS Lalai dan Tidak Menentu...
Tuesday, 10 December 2019 10:54 WIB

Korea Utara melontarkan penghinaan baru terhadap Presiden Amerika Donald Trump, Senin (9/12), menyebutnya sebagai œorang tua yang lalai dan tidak menentu." Pyongyang menanggapi cuitan Presiden Trum...

Rusia Dilarang Ikut Olimpiade Selama 4 Tahun Karena Doping...
Monday, 9 December 2019 23:50 WIB

Komite eksekutif World Anti-Doping Agency (WADA) atau œBadan Anti-Doping Dunia telah mengirim teguran œkeras kepada otoritas olahraga Rusia, dan melarang atlet dan pejabat dari negara itu ik...

AS Mulai Lagi Perundingan Perdamaian dengan Taliban...
Monday, 9 December 2019 17:49 WIB

AS dan Taliban memulai kembali perundingan perdamaian Sabtu (7/12), tiga bulan setelah Presiden AS Donald Trump secara tiba-tiba menyetop proses yang telah berjalan setahun. Perundingan tersebut bertu...

FBI Selidiki Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Sebagai Aksi Terorisme...
Monday, 9 December 2019 11:07 WIB

FBI sedang menyelidiki penembakan fatal di sebuah pangkalan Angkatan Laut di Florida sebagai aksi terorisme, demikian pernyataan seorang agen khusus, Minggu (8/12). Dalam konferensi pers hari Minggu,...

LATEST NEWS
Minyak Stabil di Dekat 12-Minggu Tertinggi Ditengah Menyusutnya Stok, Kekhawatiran Perdagangan

Minyak stabil di dekat level 12-minggu tertinggi di New York, didukung oleh tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS yang belum ditutup oleh berlanjutnya alasan dalam perang perdagangan antara AS-China. Minyak West Texas Intermediate...

Trump, Demokrat Hampir Sepakat Tentang Revisi Kesepakatan Dagang

Laporan-laporan berita mengatakan Partai Demokrat dan Gedung Putih hampir sepakat mengenai perubahan pada perjanjian perdagangan yang ditandatangani oleh Amerika, Kanada, dan Meksiko tahun lalu. Perjanjian itu belum diratifikasi. Perjanjian...

Indeks Saham Berjangka AS Turun Tajam

Indeks saham berjangka AS berbalik dengan penurunan tajam pada Selasa pagi. Sekitar pukul 6:10 pagi waktu ET, Dow berjangka mengindikasikan pembukaan negatif lebih dari 110 poin. Kontrak berjangka untuk S&P dan Nasdaq keduanya sedikit lebih...

POPULAR NEWS
Emas tergelincir sedikit jelang pertemuan Fed pekan ini
Tuesday, 10 December 2019 03:13 WIB

Emas berjangka ditutup dengan sedikit menurun pada Senin ini menjelang pembaruan kebijakan pertengahan pekan dari Federal Reserve serta pemilihan...

Emas Tahan Penurunan seiring Reli Ekuitas terhadap Data Pekerjaan A.S. yang Solid
Monday, 9 December 2019 09:27 WIB

Emas menahan penurunan setelah data laporan gaji AS yang lebih baik dari perkiraan pada hari Jumat menyebabkan lonjakan dalam ekuitas, mengurangi...

Emas Stabil Dengan The Fed dan Tarif dalam Fokus Minggu Ini
Monday, 9 December 2019 18:01 WIB

Emas stabil setelah penurunan pada hari Jumat karena para pedagang mengalihkan fokus mereka ke pertemuan kebijakan bank sentral yang akan...

FBI Selidiki Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Sebagai Aksi Terorisme
Monday, 9 December 2019 11:07 WIB

FBI sedang menyelidiki penembakan fatal di sebuah pangkalan Angkatan Laut di Florida sebagai aksi terorisme, demikian pernyataan seorang agen...