Wednesday, 21 August 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Huawei Bantu Korea Utara Bangun Jaringan Nirkabel
Tuesday, 23 July 2019 08:20 WIB | GLOBAL |Global

Huawei Technologies, perusahaan teknologi raksasa China yang terjerat dalam sengketa dagang antara Beijing dan Amerika, secara diam-diam membantu Korea Utara membangun jaringan nirkabel komersial dalam beberapa tahun terakhir ini. Berita itu diterbitkan harian The Washington Post hari Senin.

Harian the Washington Post melaporkan, kajian terhadap dokumen internal perusahaan dan sumber-sumber yang dekat dengan operasional Huawei menunjukkan bahwa perusahaan itu bermitra dengan perusahaan milik pemerintah China, Panda International Information Technology, pada sejumlah proyek dengan Korea Utara selama rentang waktu sedikitnya delapan tahun.

The Post, sebutan bagi harian ini, menyebutkan sumber informasinya “ terdiri atas perintah kerja terdahulu, kontrak-kontrak, dan tabel data “ adalah mantan pegawai Huawei yang menganggap informasi dimaksud dapat menjadi konsumsi publik, namun tidak mau identitasnya disebut karena khawatir akan aksi balasan.

Bantuan Huawei untuk Korea Utara segera menimbulkan pertanyaan apakah perusahaan itu, yang menggunakan teknologi Amerika pada produknya, melanggar ketentuan kendali ekspor Amerika tentang penyediaan peralatan kepada Pyongyang. Rezim komunis yang tertutup itu terus berada di bawah sanksi ekonomi internasional terkait pengembangan senjata nuklirnya dan pelanggaran hak asasi manusia.

Pemerintahan Presiden Donald Trump, mengutip kekhawatiran akan keamanan nasional, memberi sanksi kepada Huawei pada bulan Mei, melarang perusahaan-perusahaan Amerika menjual suku cadang ke Huawei tanpa lisensi khusus karena khawatir produknya dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen untuk Beijing. China telah menetapkan Huawei sebagai œjuara nasional.

Namun setelah Trump bertemu Presiden China, Xi Jinping pada KTT Ekonomi G-20 di Jepang satu bulan lalu, pemimpin Amerika ini, dalam upayanya memulai kembali pembicaraan dagang dengan China, menyetujui permintaan Xi untuk memperbarui penjualan suku cadang Amerika kepada Huawei, namun menekankan bahwa hal tersebut hanya terjadi jika penjualan dimaksud tidak mengancam keamanan nasional Amerika.

Di luar isu keterlibatan Huawei di Korea Utara, Amerika telah menuduh perusahaan itu menipu bank dan melanggar larangan berdagang dengan Iran. Perusahaan ini mengaku tidak bersalah.

Dalam penyataan, Huawei mengatakan œtidak mempunyai bisnis di Korea Utara, tetapi menolak menjawab pertanyaan apakah perusahaan ini pernah bekerja di sana.

œHuawei berkomitmen penuh untuk mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara dan wilayah tempat kami beroperasi, perusahaan itu menyatakan, œtermasuk seluruh kendali ekspor serta perundangan dan peraturan terkait sanksi PBB, Amerika, dan Uni Eropa."

Penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow, bertemu Senin dengan jajaran eksekutif perusahaan semi-konduktor dan perangkat lunak terkait isu ekonomi, termasuk penjualan produk mereka ke Huawei. Meskipun Trump dan Xi sepakat untuk membuka kembali penjualan yang tidak mengancam keamanan nasional Amerika, Amerika belum merinci penjualan apa yang diizinkan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Pentagon: Dept Negara Menyetujui Kemungkinan Penjualan Jet Tempur $8 Miliar ke Taiwan...
Wednesday, 21 August 2019 17:46 WIB

Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan penjualan pesawat tempur F-16 senilai $ 8 miliar ke Taiwan, kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan pada hari Selasa dalam pemberitahuan resmi k...

Penjualan Ransel Anti Peluru bagi Anak Sekolah Naik Hingga 300 Persen Tahun ini...
Wednesday, 21 August 2019 11:10 WIB

Setelah menikmati liburan musim panas yang panjang, anak-anak di Amerika bersiap-siap untuk kembali ke sekolah pada akhir bulan Agustus atau awal bulan September. Selain menyiapkan barang keperluan s...

Staf Konsulat Inggris di Hong Kong Dikabarkan Ditahan di China...
Tuesday, 20 August 2019 23:40 WIB

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan œsangat prihatin oleh laporan bahwa seorang karyawan di konsulatnya di Hong Kong telah ditahan di China daratan. Situs berita lokal Hong Kong HK01 meny...

Macron Bahas Berbagai Masalah Dunia dengan Putin...
Tuesday, 20 August 2019 17:32 WIB

Presiden Perancis Emanuel Macron bertemu dengan presiden Rusia Vladimir Putin di tempat peristirahatan Macron di Perancis selatan, membahas berbagai masalah dunia termasuk konflik di Ukraina, Iran dan...

AS Uji Rudal Darat Pertama yang Sebelumnya Dilarang dalam Perjanjian INF...
Tuesday, 20 August 2019 13:17 WIB

Pentagon mengatakan, Amerika telah mengadakan ujicoba rudal penjelajah yang diluncurkan dari darat dan berhasil mengenai sasarannya setelah terbang lebih dari 500 kilometer. Rudal itu diluncurkan har...

LATEST NEWS
Pentagon: Dept Negara Menyetujui Kemungkinan Penjualan Jet Tempur $8 Miliar ke Taiwan

Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan penjualan pesawat tempur F-16 senilai $ 8 miliar ke Taiwan, kata Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan pada hari Selasa dalam pemberitahuan resmi kepada Kongres. Kesepakatan potensial adalah...

Saham Berjangka AS menuju ke pembukaan yang positif

Indeks berjangka AS bergerak lebih tinggi pada hari Rabu pagi. Sekitar pukul 6 pagi waktu timur AS, Dow futures menunjukkan pembukaan positif sekitar 125 poin. Pada S&P Berjangka dan Nasdaq juga lebih tinggi. Wall Street ditutup lebih rendah...

Emas melemah seiring investor mengambil laba; fokus ke risalah Fed

Harga emas turun di bawah level kunci $ 1.500 pada hari Rabu karena pedagang membukukan keuntungan mereka dan fokus beralih ke risalah pertemuan Juli Federal Reserve AS untuk petunjuk tentang penurunan suku bunga di masa depan. Spot emas turun...

POPULAR NEWS
Emas berakhir lebih rendah terkait rebound pasar saham
Tuesday, 20 August 2019 02:20 WIB

Emas berjangka melemah pada Senin, berakhir lebih rendah karena optimisme baru di sektor perdagangan serta pembicaraan stimulus oleh pembuat...

Emas Turun Untuk Hari Kedua Seiring Kenaikan Saham, Komentar Perdagangan
Monday, 19 August 2019 09:39 WIB

Emas turun untuk hari kedua karena para investor menyukai aset berisiko dan menimbang komentar Presiden Donald Trump pada pembicaraan perdagangan...

Emas berakhir lebih tinggi seiring pelemahan imbal hasil obligasi
Wednesday, 21 August 2019 01:55 WIB

Emas berjangka naik pada hari Selasa, dengan penurunan pada imbal hasil Treasury AS yang membantu logam ini mendapatkan lebih dari sepertiga dari...

Saham Hong Kong berakhir dengan keuntungan besar (Review)
Tuesday, 20 August 2019 03:55 WIB

Saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Senin pasca kenaikan dari Wall Street seiring investor menyambut baik komentar positif pada...