Monday, 09 December 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Iran Sedang Perkaya Uranium ke Kadar Lebih Tinggi
Monday, 8 July 2019 23:53 WIB | GLOBAL |Global

Iran mengatakan telah melakukan pengayaan uranium hingga mencapai kadar 4,5 persen, melewati batas 3,67 persen yang ditetapkan dalam perjanjian yang bertujuan mengekang pengembangan senjata nuklir Teheran.

Iran mengatakan pihaknya bisa saja mempertimbangkan pengayaan uranium hingga 20 persen sebagai langkah selanjutnya dalam tindakannya untuk tidak mematuhi komitmennya di bawah perjanjian nuklir, kecuali jika mendapat bantuan yang diinginkannya dari negara-negara penandatangan perjanjian itu ntuk mengatasi efek melumpuhkan dari sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Donald Trump setelah Amerika mengundurkan diri dari pakta itu tahun lalu.

Pengayaan uranium hingga lima persen sudah cukup untuk menghasilkan bahan bakar sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir, tetapi masih jauh di bawah 90 persen yang dibutuhkan untuk membangun senjata nuklir.

Badan pengawas atom PBB mengatakan sedang dalam proses memverifikasi klaim Iran bahwa mereka telah melanggar batas pengayaan tersebut.

Uni Eropa, salah satu penandatangan kesepakatan dengan Iran, mengatakan œsangat prihatin dengan tindakan Teheran itu.

Rusia mengatakan prihatin dengan tindakan Iran, tetapi juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan telah memperingatkan bahwa penarikan diri yang dilakukan oleh Trump dari pakta itu akan memiliki konsekuensi negatif bagi keamanan global.

Trump memperingatkan Iran pada hari Minggu agar œberhati-hati.

Dia tidak memberikan rincian kepada para wartawan mengenai reaksi spesifik yang hendak dipertimbangkan oleh pemerintahannya, tetapi menegaskan kembali posisi bahwa œIran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
FBI Selidiki Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut Amerika Sebagai Aksi Terorisme...
Monday, 9 December 2019 11:07 WIB

FBI sedang menyelidiki penembakan fatal di sebuah pangkalan Angkatan Laut di Florida sebagai aksi terorisme, demikian pernyataan seorang agen khusus, Minggu (8/12). Dalam konferensi pers hari Minggu,...

Kaum Minoritas di Pakistan Menunggu Vonis Ulama Radikal...
Friday, 6 December 2019 17:05 WIB

Kaum minoritas di Pakistan dengan cemas menunggu putusan pengadilan terakhir terhadap ulama garis keras yang didakwa bulan lalu atas tuduhan penghasutan dan terorisme. Ulama itu dituduh mendorong unju...

AS Pertimbangkan Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah...
Friday, 6 December 2019 11:09 WIB

Koran Wall Street Journal melaporkan, Rabu (4/12), bahwa Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan untuk mengirim tambahan 14 ribu tentara lagi ke Timur Tengah dalam menghadapi ancaman Iran. Renca...

Ketegangan Turki-Yunani Meningkat Terkait Ambisi Ankara di Laut Tengah...
Thursday, 5 December 2019 23:55 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis bertemu pada Rabu (4/12). Pertemuan itu adalah upaya untuk meredakan ketegangan atas perairan wilayah yang disengketa...

Perancis Bersiap Hadapi Pemogokan Massal...
Thursday, 5 December 2019 16:56 WIB

Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh P...

LATEST NEWS
Saham Blue-Chips China Berakhir Lebih Rendah Setelah Lemahnya Data Ekspor

Saham blue-chip China ditutup lebih rendah pada hari Senin setelah data perdagangan terbaru menyoroti hambatan yang terus-menerus untuk produsen negara di tengah perang dagang Sino-AS yang berkepanjangan. Indeks CSI300 blue-chip turun 0,2% ke...

Minyak Dekati Level Tertinggi 12-Minggu Setelah Kejutan Saudi Dengan Membatasi Output

Minyak diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam hampir 12 minggu setelah Arab Saudi mengejutkan pasar Jumat dengan pemangkasan pasokan yang signifikan di luar yang disepakati dengan sesama anggota OPEC +. Futures di New York sedikit turun...

Harga Emas Mendekati Datar; Pertemuan Fed, Berita Perdagangan jadi Fokus Utama

Harga emas tetap mendekati datar pada hari Senin waktu Asia karena para pedagang menunggu pertemuan Federal Reserve A.S. akhir pekan ini dan pembaruan perkembangan perdagangan Sino-A.S. Emas Berjangka AS sedikit berubah pada $ 1,464.85 pada pukul...

POPULAR NEWS
Emas turun 1% pasca data pekerjaan AS yang kuat
Saturday, 7 December 2019 03:06 WIB

Emas turun 1% pada Jumat ini karena data pekerjaan AS yang kuat memperbarui spekulasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga dan mendorong...

Emas Berjangka Turun seiring Payroll AS Naik Lebih Dari yang Diharapkan
Friday, 6 December 2019 21:04 WIB

Emas berjangka melemah, menghapus kenaikan mingguan, seiring data pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan membantu meredakan kekhawatiran...

Emas Menuju Gain Mingguan ke-2 seiring Perdagangan dan Data Pekerjaan dalam Fokus
Friday, 6 December 2019 15:58 WIB

Emas menuju kenaikan mingguan kedua seiring perkembangan dalam perang perdagangan menjadi pusat perhatian dan karena para pedagang menunggu data...

Saham Hong Kong akhiri pekan dengan catatan positif (Review)
Saturday, 7 December 2019 04:32 WIB

Saham Hong Kong ditutup menguat lebih dari satu persen pada hari Jumat, didorong oleh harapan baru bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya...