Tuesday, 19 November 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Trump: AS "Tak Ingin Perang" dengan Iran
Monday, 24 June 2019 19:44 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan œtidak ingin berperang dengan Iran dan bersedia berunding tanpa prasyarat dengan para pemimpin negara itu, tetapi dengan alasan apapun Republik Islam Iran tidak boleh membuat senjata nuklir dalam jumlah besar.

Dalam program œMeet the Press di stasiun televisi NBC, Trump mengatakan jika Amerika ingin berperang dengan Iran, œini akan menjadi kehancuran yang belum pernah Anda lihat sebelumnya.

œTetapi, tambahnya, œsaya tidak ingin melakukan hal itu.

Pemimpin Amerika itu mengatakan œmereka tidak bisa memiliki senjata nuklir. Jika ingin bicara tentang itu, bagus. Jika tidak, mereka bisa hidup dalam kondisi ekonomi yang hancur untuk waktu lama.

Pernyataan Trump, yang direkam hari Jumat (21/6), diudarakan setelah hari Sabtu (22/6) ia “ tanpa merinci apapun “ mengumumkan berencana memberlakukan sanksi-sanksi œbesar yang baru terhadap Iran hari Senin ini (24/6). Trump mengatakan sanksi akan dijatuhkan begitu negara itu menjadi œproduktif dan makmur lagi.

Dua pejabat penting lainnya, yaitu Penasihat Keamanan Nasional John Bolton dan Wakil Presiden Mike Pence, juga mengeluarkan peringatan baru terhadap Iran tentang keputusan Trump pada saat-saat terakhir untuk tidak melakukan pembalasan secara militer terhadap serangan atas pesawat nirawak Amerika di dekat Selat Hormuz hari Kamis (20/6). Keputusan Trump ini seharusnya tidak dipandang sebagai tanda œkelemahan.

œBaik Iran maupun aktor-aktor jahat lain seharusnya tidak salah menilai kehati-hatian dan kebijaksanaan Amerika sebagai suatu kelemahan, ujar Bolton di Yerusalem, menjelang pertemuannya dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sementara Mike Pence mengatakan kepada jaringan televisi CNN, œIran seharusnya tidak menilai sikap menahan diri ini sebagai tekad yang kurang. Ini adalah presiden yang mengharapkan yang terbaik bagi rakyat Iran, tetapi kami akan bertahan atas provokasi mereka.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Korea Utara Katakan Tidak Ingin Bicara dengan AS...
Tuesday, 19 November 2019 11:04 WIB

Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utar...

Rusia Kembalikan 3 Kapal Angkatan Laut Ukraina...
Monday, 18 November 2019 23:35 WIB

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan tiga kapal angkatan laut Ukraina yang ditangkap dalam konfrontasi penembakan hampir setahun yang lalu telah dikembalikan. Dua kapal perang dan satu kapal tund...

AS, Korsel Batalkan Latihan Militer sebagai Iktikad Baik terhadap Pyongyang...
Monday, 18 November 2019 18:01 WIB

Amerika dan Korea Selatan hari Minggu (17/11) membatalkan latihan militer bersama. Menhan Amerika Mark Esper mengatakan, langkah itu merupakan œ iktikad baik terhadap Korea Utara. œSaya meliha...

Kepolisian Menyerbu Universitas yang Dibarikade oleh Pengunjuk rasa...
Monday, 18 November 2019 10:52 WIB

Ratusan mahasiswa pengunjuk rasa di Hong Kong yang telah membarikade diri mereka di sebuah universitas berusaha untuk melarikan diri dari kampus yang dikepung pada Senin pagi, setelah kebuntuan s...

Demonstran Mulai Tinggalkan Universitas Hong Kong...
Friday, 15 November 2019 23:26 WIB

Para demonstran yang sebelumnya membarikade diri mereka di sebuah universitas Hong Kong pekan ini mulai meninggalkan lokasi protes itu, Jumat (15/11). Belum diketahui pasti mengapa para demonstran di...

LATEST NEWS
Korea Utara Katakan Tidak Ingin Bicara dengan AS

Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utara telah mengikis keinginan negara itu untuk...

Saham Tokyo turun seiring penguatan yen membebani eksportir

Saham Jepang Nikkei melemah pada hari Selasa seiring investor menunggu kejelasan tentang kemajuan negosiasi perdagangan AS-Cina, dengan eksportir tertekan oleh penguatan yen terhadap dolar. Saham Nikkei turun 0,2% ke level 23.361,35 jelang...

Emas Tahan Gain Seiring Keraguan Perdagangan, Pertemuan Powell-Trump

Emas tahan kenaikan karena investor terus menunggu tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China di tengah keraguan yang masih ada bahwa kesepakatan tahap pertama akan menemui kesimpulan yang sukses. Bullion naik pada hari Senin...

POPULAR NEWS
Emas Menguat Terkait Kekhawatiran Tiongkok Terhadap Pendakwaan Trump
Tuesday, 19 November 2019 03:44 WIB

Emas kembali ke jalur untuk menjadi lindung nilai terhadap perang perdagangan pada hari Senin setelah pembicaraan tentang kekhawatiran Beijing atas...

Emas Melemah Seiring Penurunan Holdings ETF, Kemajuan Pembicaraan Dagang
Monday, 18 November 2019 16:00 WIB

Emas menurun setelah kenaikan mingguan kecil karena investor menunggu perkembangan baru di front perdagangan dan mempertimbankan data yang...

Emas Stabil Seiring Perkembangan Perdagangan, ETF dalam Fokus
Monday, 18 November 2019 09:36 WIB

Emas sedikit berubah pasca kenaikan mingguan  seiring investor menunggu perkembangan baru perdagangan dan mengkaji data yang menunjukkan...

Saham HongKong mulai perdagangan dengan Gain
Monday, 18 November 2019 09:05 WIB

Saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Senin menyusul penutupan dengan rekor baru lainnya di Wall Street, meskipun para pedagang tetap gelisah...