Wednesday, 19 February 2020
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
India Naikkan Tarif Impor atas 28 Produk Amerika
Monday, 17 June 2019 17:15 WIB | GLOBAL |Global

India telah menaikkan tarif impor atas 28 jenis barang buatan Amerika, dalam sengketa dagang antara kedua negara yang terus meningkat. Tindakan balasan itu dilancarkan beberapa hari setelah Amerika mencabut India dari daftar negara yang diberi akses khusus untuk mengekspor barangnya ke Amerika.

œIndia telah membuka kartunya di atas meja, kata pakar perdagangan India Biswajit Dhar dari Universitas Jawaharlal Nehru di New Delhi.

œPemerintah Amerika telah menaikkan taruhannya dan mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut. Karena itu India terpaksa membalas, tambahnya.

Sengketa perdagangan itu meningkat menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke India bulan ini. Pompeo telah mendesak India supaya memberikan akses pasar lebih luas kepada perusahaan Amerika dan sekaligus menurunkan hambatan-hambatan perdagangan.

Para pakar khawatir ketegangan yang meningkat ini akan berdampak pada kemitraan strategis Amerika-India yang ditujukan untuk melawan pengaruh China yang terus bertambah kuat di kawasan itu.

Barang-barang Amerika yang dikenai tarif impor lebih tinggi itu mulai hari Minggu termasuk kacang almond, apel, kenari dan buncis, dan juga sejumlah produk yang menggunakan baja tahan karat. India adalah pengimpor terbesar kacang almond dan pembeli terbesar kedua apel Amerika. Tarif yang dikenakan India itu akan berdampak pada barang-barang buatan Amerika bernilai 240 juta dollar.

Kenaikan tarif India itu diumumkan setahun lalu untuk membalas kenaikan tarif oleh Amerika atas baja dan aluminium, tapi ditunda pelaksanaannya beberapa kali sambil kedua pihak berusaha memperkecil perbedaan antara mereka.

Tapi India mengumumkan tarif impornya permulaan bulan ini setelah Amerika mencabut India dari daftar negara berkembang yang diberi akses khusus ke pasar Amerika. Kata Amerika, kelonggaran tarif itu dicabut karena India tidak memberi peluang cukup bagi barang buatannya masuk ke pasar India. Tarif itu akan berdampak pada impor India yang bernilai 5,6 milyar dollar dari Amerika.

Kementrian perdagangan India menyebut keputusan Amerika itu œdisayangkan.

Presiden Donald Trump telah berulang kali menyebut India sebagai salah satu negara yang menjalankan praktek dagang tidak adil terhadap Amerika, dan minta India supaya membereskan ketimpangan perdagangan bilateral berjumlah 142-milyar dollar yang menguntungkan India sekitar 30 milyar dollar.

Pemerintah Amerika juga khawatir akan peraturan baru India yang katanya berdampak pada perusahaan e-commerce Amerika seperti Amazon dan Walmart di India.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Bantu Venezuela, Perusahaan Minyak Rusia Dikenai Sanksi oleh AS ...
Wednesday, 19 February 2020 18:29 WIB

Pemerintah Amerika Serikat, Selasa (18/2), mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft, karena membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu. ...

Australia Bersiap Evakuasi Warga dari Kapal yang Dilanda Virus Korona...
Wednesday, 19 February 2020 10:21 WIB

Australia sedang bersiap-siap untuk mengevakuasi lebih dari 200 warganya dari kapal pesiar "Diamond Princess" yang dilanda wabah virus korona. Kapal dengan sekitar 3.700 penumpang dan awak itu telah d...

Uni Eropa Setujui Perjanjian Perdagangan dengan Vietnam...
Wednesday, 19 February 2020 00:09 WIB

Uni Eropa telah menyetujui perjanjian perdagangan dengan Vietnam, membuktikan kelirunya mereka yang skeptis karena mengira keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dan masalah HAM Vietnam akan menang...

Kematian Karena Virus Korona Lampaui 1.800 orang...
Tuesday, 18 February 2020 18:27 WIB

Pejabat kesehatan China, Selasa (18/2), melaporkan jumlah penderita virus korona yang sudah dikukuhkan mencapai lebih dari 71 ribu orang, dan korban yang meninggal lebih dari 1.800 orang. Kira-kira 1...

Hadapi Protes, Yunani Tunda Rencana Bangun Kamp Tahanan Migran...
Tuesday, 18 February 2020 10:34 WIB

Pemerintah Yunani mengatakan, menunda rencana darurat untuk membangun kamp-kamp penahanan migran di pulau-pulau Yunani yang terletak dekat pantai Turki untuk memungkinkan perundingan dengan otorita-ot...

LATEST NEWS
Minyak Mencapai Dua Minggu Tertinggi pada Harapan Stimulus China, Risiko Pasokan

Minyak naik ke level dua minggu tertinggi di tengah harapan bahwa stimulus ekonomi dari China dapat menghidupkan kembali permintaan yang tertekan oleh virus korona, dan ketika sejumlah negara OPEC menghadapi ancaman terhadap produksi mereka. Brent...

Bantu Venezuela, Perusahaan Minyak Rusia Dikenai Sanksi oleh AS

Pemerintah Amerika Serikat, Selasa (18/2), mengenakan sanksi-sanksi ke perusahaan dagang milik pemerintah Rusia, Rosneft, karena membantu Venezuela menghindari embargo ekspor minyak dari negara itu. Kata pejabat pemerintah AS, Rosneft Trading...

Saham Berjangka AS Menunjukkan Pembukaan Sedikit Lebih Tinggi

Indeks saham berjangka AS sedikit menguat pada Rabu pagi. Sekitar pukul 6 pagi ET, Dow berjangka menunjukkan pembukaan positif lebih dari 60 poin. S&P dan Nasdaq berjangka keduanya juga sedikit lebih tinggi. Fokus pasar sebagian besar tetap...

POPULAR NEWS
Emas Stabil Terkait Rencana Stimulus Dari Negara-Negara yang Terkena Virus Corona
Monday, 17 February 2020 08:36 WIB

Emas sedikit berubah karena investor menimbang rencana dari negara-negara yang terkena virus corona untuk menopang perekonomian mereka di tengah...

Saham Tokyo Dibuka Turun Terkait Kekhawatiran Virus yang Masih Berlangsung
Monday, 17 February 2020 07:37 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Senin karena kekhawatiran atas penyebaran global virus corona baru yang masih berlangsung. Indeks acuan...

Emas Bergerak Lebih Rendah Karena Harapan Stimulus Tiongkok Mendukung Aset Risiko
Monday, 17 February 2020 20:59 WIB

Harga emas fraksional lebih rendah pada hari Senin, sebagian besar tidak tergerak terkait oleh kekhawatiran virus atau oleh angka pertumbuhan yang...

Emas berjangka menandai penyelesaian tertinggi sejak Maret 2013
Wednesday, 19 February 2020 01:51 WIB

Emas berjangka menguat pada hari Selasa untuk mencatatkan penutupan tertinggi sejak akhir Maret 2013, dengan analis menghubungkan kenaikan dengan...