Friday, 24 May 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
AS dan Taliban Melihat tidak ada alasan untuk Memperlambat Perundingan Damai Afghanistan
Tuesday, 23 April 2019 10:44 WIB | GLOBAL |Global

Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah memulai perjalanan regional lain yang juga akan membawanya ke Qatar untuk putaran baru perundingan dengan Taliban, yang bertujuan untuk menemukan akhir politik perang Afghanistan.

Kelompok gerilyawan itu dengan cepat menyambut pengumuman itu, dengan mengatakan pihaknya tetap berkomitmen pada proses perdamaian Afghanistan dengan Amerika Serikat dan mengantisipasi kemajuan lebih lanjut ketika kedua pihak berkumpul kembali.

"Di Doha, dia akan terus melanjutkan perundingan dengan Taliban untuk mencapai konsensus tentang isu-isu inti keamanan nasional, dan mendesak partisipasi mereka dalam dialog intra-Afghanistan yang inklusif," kata Departemen Luar Negeri Senin ketika mengumumkan rincian rencana Khalilzad.

Kunjungan itu dilakukan di tengah kekecewaan Washington atas pembatalan pembicaraan Afghanistan yang banyak ditunggu-tunggu dengan Taliban yang akan diselenggarakan oleh ibu kota Qatar pada 20 April. Pertemuan dua hari dibatalkan pada menit terakhir setelah pejabat gerilyawan menolak untuk ukuran luar biasa dari delegasi Afghanistan yang beranggotakan 250 orang.

Sumber: VOA

RELATED NEWS
Pakistan Uji Coba Misil Balistik Yang Mampu Bawa Hulu Ledak Nuklir...
Friday, 24 May 2019 01:56 WIB

Pakistan menyatakan telah berhasil melakukan ˜latihan peluncuran™ sebuah misil balistik yang mampu membawa hulu ledak konvensional dan nuklir hingga jarak 1.500 kilometer. Kegiatan tersebut berla...

Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Terancam Kekurangan Dana...
Thursday, 23 May 2019 17:25 WIB

Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (22/5), memperingatkan pihaknya hanya memiliki dana untuk beberapa minggu kecuali para donor bertindak cepat. œSaat ini, UNRWA hanya punya ...

Inggris, Jepang Hentikan Peluncuran Telepon 5G Huawei...
Thursday, 23 May 2019 10:39 WIB

Perusahaan telepon seluler Inggris dan Jepang hari Rabu (22/5)mengatakan, mereka menunda rencana untuk menjual perangkat baru Huawei, dalam perselisihan terbaru atas pembatasan teknologi AS yang dituj...

Selain AS, Tiongkok Takut Sebagian Besar Pengaruh Jepang di Laut yang Sengketa...
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh B...

Repsol Keluar dari Venezuela...
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Inv...

LATEST NEWS
Harga minyak stabil setelah turun tajam di awal pekan

Pasar minyak stabil pada hari Jumat ditengah pengurangan pasokan OPEC serta ketegangan di Timur Tengah, setelah mencatat penurunan tertajam sejak awal tahun sebelumnya di pekan ini di balik perlambatan ekonomi global dan membengkaknya persediaan...

Saham Tokyo dibuka lebih rendah karena kekhawatiran perdagangan

Bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah pada Jumat ini di tengah kekhawatiran atas perang perdagangan AS-China sehingga mendorong safe-haven yen lebih tinggi terhadap dolar. Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,94%, atau 199,04 poin, menjadi...

Saham Hong Kong Ditutup Dengan Penurunan Tajam (Review)

Saham anjlok di Hong Kong dan China pada Kamis karena para pedagang resah tentang meningkatnya ketegangan antara China dan AS, dengan perusahaan teknologi dan energi berada di antara yang berkinerja terburuk. Indeks Hang Seng jatuh 1,58 persen,...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Menguat, Mendorong Naik Perdagangan Elektronik setelah Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 01:18 WIB

Harga emas membukukan kenaikan moderat pada hari Rabu, memulihkan sebagian dari kerugian pada hari sebelumnya karena indeks saham patokan A.S. AS...

Emas Berakhir di Level 3 Minggu Terendah Terkait Dolar, Saham Menguat
Wednesday, 22 May 2019 01:36 WIB

Emas berjangka berakhir lebih rendah pada Selasa ini karena saham global melakukan rebound dan dolar sedikit menguat, menumpulkan daya tarik emas...

Emas berjangka menetap di level tertingginya dalam sepekan
Friday, 24 May 2019 01:22 WIB

Emas berjangka menguat pada Kamis untuk menandai penyelesaian tertinggi mereka dalam sepekan, didukung oleh kerugian di pasar saham global dan...

Emas Rebound Terkait Perselisihan Perdagangan yang Persisten Menekan Ekuitas
Wednesday, 22 May 2019 21:19 WIB

Emas berjangka rebound dari level terendahnya dua minggu, didukung oleh ekuitas yang lebih lemah dan dolar yang goyah. Harga tembaga turun. Emas...