Tuesday, 25 June 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Venezuela Tahan Pembantu Utama Pemimpin Oposisi
Friday, 22 March 2019 05:08 WIB | GLOBAL |

Pemimpin oposisi Venezuela yang menyatakan diri sebagai presiden sementara, Juan Guaido, mengatakan, para petugas intelijen telah menahan kepala stafnya.

Pembantu Guaido, Roberto Marrero, dibawa ke tahanan setelah penggerebekan di rumahnya semalam. Kediaman anggota parlemen Sergio Vergara juga digeledah tetapi ia tidak ditahan.

œKami tidak tahu keberadaannya, tulis Guaido mengenai Marrero dalam cuitan pagi hari. œIa harus dibebaskan segera.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Guaido sama-sama mengaku sebagai presiden yang sah di negara di Amerika Selatan itu.

Amerika Serikat telah sering memperingatkan pemerintah Sosialis Maduro agar tidak menangkap Guaido atau para pembantunya. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo segera mengecam tindakan itu dan menuntut agar Marrero dibebaskan.

œKami menyerukan pembebasannya segera, kata Pompeo melalui Twitter. œKami akan menuntut pertanggungjawaban mereka yang terlibat.

Presiden Amerika Donald Trump Selasa menegaskan bahwa œsemua opsi dipertimbangkan untuk menyingkirkan Maduro dari posisinya, memberi kesan tindakan militer jika diperlukan.

Guaido menyatakan diri sebagai presiden sementara pada 23 Januari. Ia mendapat dukungan dari Amerika dan sekitar 50 negara lainnya, terutama di Amerika Latin.

Maduro didukung Rusia dan Kuba, mempertahankan kesetiaan pimpinan militer dan mempertahankan kontrol atas aparatur negara.

Kementerian Informasi Venezuela belum segera mengomentari operasi yang berlangsung semalam.

Ekonomi negara kaya minyak itu mengalami kontraksi tajam dalam beberapa tahun ini dan inflasi telah melampaui 2 juta persen. Kondisi ekonomi yang mengerikan ini telah memicu malnutrisi dan penyakit serta mendorong eksodus lebih dari 3 juta warganya sejak 2015.

Kondisi ekonomi itu diperkirakan memburuk sewaktu Amerika, pembeli terbesar minyak mentah Venezuela, memberlakukan larangan terhadap semua penjualan minyak ke Amerika pada 28 April mendatang.

Maduro menyatakan pemerintahnya telah menjadi korban œperang ekonomi yang dipimpin lawan-lawan politiknya dan menyebut sanksi-sanksi finansial dan minyak Amerika sebelumnya sebagai penyebab krisis ekonomi negara itu

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Facebook akan Dukung Regulasi untuk Atasi Permasalahan Internet...
Monday, 24 June 2019 23:36 WIB

Seorang Eksekutif Senior Facebook mengemukakan situs media sosial itu mendukung peraturan untuk mengatasi beberapa masalah internet. Nick Clegg, mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Inggris yang s...

Trump: AS "Tak Ingin Perang" dengan Iran...
Monday, 24 June 2019 19:44 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan œtidak ingin berperang dengan Iran dan bersedia berunding tanpa prasyarat dengan para pemimpin negara itu, tetapi dengan alasan apapun Republik Islam Iran...

Kim Jong Un Memuji Isi Surat Pribadi dari Trump...
Monday, 24 June 2019 13:46 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menerima surat pribadi dari Presiden AS Donald Trump dan dia sedang mempertimbangkan isinya, media pemerintah Korea Utara melaporkan hari Minggu (23/6). Kantor Berita...

Pertemuan Pyongyang dipandang sebagai pendukung Xi jelang pembicaraan dengan Trump...
Friday, 21 June 2019 23:37 WIB

Kunjungan kenegaraan dua hari Presiden Cina Xi Jinping ke Korea Utara tidak mungkin terjadi pada waktu yang lebih baik bagi kedua negara, kata para analis. Untuk Pyongyang, ini bisa membantu membuka j...

AS-Iran Semakin Dekat ke Perang...
Friday, 21 June 2019 18:25 WIB

Ketegangan antara Amerika dan Iran bergerak semakin dekat ke arah konflik bersenjata, Kamis (20/6), setelah pesawat pengintai nirawak Amerika (drone) Global Hawk jatuh di atas Selat Hormuz. Presiden A...

LATEST NEWS
Minyak AS ditutup naik, tetapi Brent jatuh ketika pemerintahan Trump mengumumkan sanksi tambahan terhadap Iran

Minyak berjangka bervariasi pada Senin, dengan harga AS berakhir lebih tinggi tetapi acuan minyak mentah global Brent membukukan kerugian seiring AS mengumumkan sanksi baru terhadap Iran. Presiden Donald Trump pada hari Senin menandatangani sebuah...

Emas catat kenaikan sesi ketiga beruntun, yang kedua di atas $ 1.400

Emas berjangka menguat tajam pada Senin, lanjutkan kenaikan beruntun mereka ke sesi ketiga berturut-turut. Melemahnya dolar AS dan yield Treasury 10-tahun, ekspektasi untuk suku bunga yang lebih rendah di antara bank sentral global, serta...

Facebook akan Dukung Regulasi untuk Atasi Permasalahan Internet

Seorang Eksekutif Senior Facebook mengemukakan situs media sosial itu mendukung peraturan untuk mengatasi beberapa masalah internet. Nick Clegg, mantan pemimpin Partai Demokrat Liberal Inggris yang saat ini memimpin urusan global untuk Facebook,...

POPULAR NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Menurun Setelah Reli Empat Hari (Review)
Saturday, 22 June 2019 03:16 WIB

Saham Hong Kong merosot pada hari Jumat setelah mengalami reli selama empat hari, sementara pedagang mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan...

Minyak catat 9% kenaikan mingguan - terbesar sejak akhir 2016
Saturday, 22 June 2019 03:08 WIB

Minyak berjangka menguat pada Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan hampir 9% untuk minggu ini dan penyelesaian tertinggi bulan ini, terangkat...

Saham AS berakhir sedikit turun pasca S&P catat rekor penutupan
Saturday, 22 June 2019 03:15 WIB

Saham AS berakhir sedikit lebih rendah pada Jumat ini, tetapi membukukan kenaikan mingguan yang kuat setelah Federal Reserve pada Rabu...

Analis: Tidak Ada Hal Lain Selain Bullish Pada Emas Setelah Menembus $ 1.400
Monday, 24 June 2019 15:44 WIB

Kesabaran akhirnya terbayar untuk bullish emas, karena permintaan untuk logam mulia telah mendorong harga ke tingkat yang belum terlihat dalam...