Wednesday, 24 April 2019
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Investigator Kecelakaan Ethiopian Airlines Temukan Kesamaan dengan Kecelakaan Lion Air
Saturday, 16 March 2019 02:12 WIB | GLOBAL |Global

Para penyelidik penerbangan telah menemukan sepotong stabilisator dalam posisi yang tidak biasa di reruntuhan pesawat Ethiopia yang jatuh hari Minggu (15/3) dan menewaskan seluruh 157 orang di dalamnya.

Sumber-sumber yang mengetahui insiden itu mengatakan, posisi stabilisator itu mirip dengan yang ditemukan pada pesawat Lion Air Indonesia yang jatuh Oktober lalu.

Data penerbangan dan perekam suara pesawat itu telah tiba di Perancis untuk dianalisis.

Boeing-737 Max

Data yang dicatat satelit telah menunjukkan bahwa Ethiopian Airlines nomor penerbangan 302 dan Lion Air nomor penerbangan 610 terbang dengan perubahan ketinggian yang tidak menentu “ bergerak naik dan turun dengan perubahan ratusan kaki. Ini mengindikasikan bahwa pilot bersusah payah untuk mengendalikan pesawat tersebut. Awak kedua pesawat itu sama-sama meminta izin kembali ke bandara tempat pesawat tersebut lepas landas.

Kedua kecelakaan itu melibatkan pesawat baru Boeing 737 Max 8.

Amerika dan lebih dari 30 negara lainnya telah melarang terbang untuk sementara armada Boeing 737 Max setelah kecelakaan pesawat Ethiopia itu. Lion Air Indonesia jatuh ke Laut Jawa pada 29 Oktober lalu, menewaskan seluruh 189 penumpang dan awaknya.

Sekitar 5.000 pesawat Boeing 737 Max 8 sedang dipesan, mengisyaratkan kesulitan finansial yang kemungkinan besar dihadapi produsen pesawat tersebut.

Sumber : VOA

RELATED NEWS
Meksiko Pecahkan Rekor Kekerasan dalam Kuartal Pertama 2019...
Wednesday, 24 April 2019 03:36 WIB

Kekerasan di Meksiko mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2019, dengan 8.493 pembunuhan tercatat mulai Januari hingga Maret, menurut angka resmi. Sekretariat Eksekutif Sistem Nasional Keama...

Amazon Hentikan Penjualan Barang Buatan China...
Tuesday, 23 April 2019 19:58 WIB

Perusahaan ritel raksasa Amazon akan mengurangi cakupan bisnisnya di China karena kalah bersaing dengan perusahaan lokal yang lebih kuat dalam satu dasa warsa terakhir. Kata Amazon, mulai tanggal 18 ...

AS dan Taliban Melihat tidak ada alasan untuk Memperlambat Perundingan Damai Afghanistan...
Tuesday, 23 April 2019 10:44 WIB

Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah memulai perjalanan regional lain yang juga akan membawanya ke Qatar untuk putaran baru perundingan dengan Taliban, yang bertuju...

Gempa di Filipina Akibatkan Korban Tewas...
Tuesday, 23 April 2019 04:00 WIB

Gempa kuat di Filipina utara, Senin (22/4), mengakibatkan beberapa orang tewas, dan menjebak lainnya dalam gedung-gedung serta merusak bandara sekunder di ibu kota, Manila. Gempa itu menghantam pulau...

Pemilihan Presiden Ukraina, Pelawak Zelenskiy Menang...
Monday, 22 April 2019 20:27 WIB

Volodymyr Zelenskiy, aktor televisi berusia 41 tahun, menang telak dalam pemilihan presiden Ukraina pada Minggu (22 April), dengan hasil exit poll menunjukkan ia meraih sekitar 73 persen suara pada pu...

LATEST NEWS
Indeks Saham HK Ditutup Datar (Review)

Saham Hong Kong datar pada sesi penutupan Selasa ini, dengan investor bersikap ragu menjelang hasil utama perusahaan untuk sesuai yang diharapkan pada akhir pekan ini. Indeks Hang Seng merosot 0,02 poin menjadi 29.963,24. Indeks Shanghai...

S&P, Nasdaq Torehkan Rekor Penutupan Tertinggi Didorong Laporan Penghasilan yang Kuat

S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi setelah reli berbasis luas pada hari Selasa karena serangkaian laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan meredakan kekhawatiran tentang perlambatan. Dow Jones Industrial Average...

Minyak Memperpanjang Reli; Saudi Terlihat Menjaga Pengetatan Pasar

Sekarang Saudi memiliki Presiden Donald Trump di mana mereka menginginkannya, mereka kemungkinan akan meringankan keputusannya untuk melarang minyak Iran untuk apa pun nilainya sebelum perlahan-lahan melepaskan lebih banyak barel mereka sendiri ke...

POPULAR NEWS
Emas Berakhir Lebih Tinggi Setelah Membukukan Minggu Terendah di 2019
Tuesday, 23 April 2019 03:46 WIB

Harga emas naik dari level terendah lebih dari empat bulan yang dicapai dalam sesi terakhir, sebagian karena penguatan minyak mengangkat momok...

Emas Dekati Level Terendah 2019 Seiring ETF Turun Terbanyak Dalam Setahun
Monday, 22 April 2019 09:39 WIB

Emas diperdagangkan di dekat level terendah tahun ini seiring investor keluar dari dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung oleh emas, dengan...

Emas Bergerak Lebih Tinggi Dari Dekat Level Terendahnya 2019 di Awal Minggu ini
Monday, 22 April 2019 15:12 WIB

Emas naik dari mendekati level terendah tahun ini karena investor mempertimbangkan sentimen risiko di tengah libur panjang akhir pekan Paskah di...

Emas bergerak naik dari level terendahnya di tahun ini
Monday, 22 April 2019 18:50 WIB

Harga emas naik dari level terendah empat bulan yang dicapai dalam sesi terakhir, sebagian karena kenaikan minyak mengangkat risiko inflasi, emas...